Barang Tidak Bisa Sembarangan Masuk Meski ada MEA
Rabu, 27 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Meski saat ini Pekanbaru sudah tergabung dalam kawasan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), namun bukan berarti seluruh produk bisa masuk tanpa adanya pengawasan.
Hal ini ditegaskan oleh Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Zulfan Hafiz. Zulfan mengatakan bahwa bahwa barang-barang yang masuk ke Pekanbaru tetap harus diawasi oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
"Disperindag juga mesti berkoordinasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk melindungi produk-produk yang nanti dikonsumsi oleh masyarakat," ucapnya kepada wartawan, Rabu 27 Januari 2016.
Zulfan mengatakan bahwa saat ini, sidak ke lapangan perlu digiatkan pada titik-titik yang dianggap rawan agar bisa mendeteksi peredaran produk ilegal. Seperti pada temuan Disperindag Pekanbaru pekan lalu, adanya temuan produk makanan asing perlu untuk ditindak lanjut.
Zulfan juga menegaskan kepada pedagang dan pengusaha agar tidak semata mengejar keuntungan dari penjualan produk asing tersebut. "Penjual mesti ikuti prosedur seperti pemeriksaan kandungan zat makanan dan lainnya," ungkap politisi Partai NasDem tersebut.
Sebagaimana diketahui pekan lalu, Disperindag Pekanbaru melakukan penyidakan terhadap suatu rumah yang diduga dijadikan gudang. Berdasarkan laporan masyarakat, rumah yang beralamat di jalan Angkasa tersebut menyimpan makanan luar negeri yang tidak berizin.
Saat melakukan penyelidikan, ternyata gudang dalam keadaan terkunci dan pemiliknya tidak ditempat. Namun pihak Diseprindag menemukan adanya bungkusan makanan yang berasal dari Cina, Korea dan Jepang di pekarangan gudang tersebut. Makanan tersebut ditemukan tidak memiliki nomor registrasi dan diduga diselundupkan ke Pekanbaru. "Hingga kini, Disperindag masih terus melakukan pengawasan," ujar Kabid Perdagangan Disperindag, Masirba H Sulaiman.
Namun, ujar Irba, pemilik gudang tersebut hingga kini belum diketahui siapa. Beberapa kali pihaknya melakukan penyelidikan dan pemanggilan tetapi tidak membuahkan hasil. "Pemiliknya seperti tidak kooperatif terhadap pemanggilan kita," sebutnya.
Irba mengatakan, jika pemilik gudang tersebut tidak segera mengindahkan peringatan darinya, maka akan dikerahkan aparat untuk bertindak melalui jalur hukum. "Kita sudah berkoordinasi dengan Provinsi, jika ada produk yang di luar Asean dan masuk tanpa izin, maka dianggap melanggar hukum," ujarnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 17 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bupati Suyatno Janji Akan Bangunkan Fasiltas Pertanian di Darussalam
Gaungriau.com -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno tantang masyarakat di Kepenhuluan Darussalam mau minta dibangunkan apa, Tali air, Saluran Primer, dan apa saja pemerintah siap. Menurut Bupati masyarakat di Kepenghuluan Darusalam dinilainya sangat rajin bertani, ini terbukti dengan melihat hamparan kebun jagung, keladi ungu, kedelai dan…
-
Kamis, 17 September 2015 - 00:00:00 WIB
110,40 Km Jalan Kabupaten di Rohul Ditingkatkan Statusnya
Gaungriau.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, akhirnya mengakomodir 110,40 kilometer (km) jalan status kabupaten di Rokan Hulu (Rohul), untuk ditingkatkan menjadi jalan Provinsi, dengan adanya perubahan status, seluruh kewenangan jadi wewenang Provinsi Riau. Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (BMP) Rohul Harisman,…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kepala BPTP2M Rohul Optimis PAD Sektor Perizinan 2015 Over Taget
Gaungriau.com -- Badan Pelayanan Terpadu Perizinan Penanaman Modal (BPTP2M) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengaku optimis, pencapaian target penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2015 bisa mencapai over target. Pasalnya, sejak Januari hingga September 2015 realisasi penerimaan PAD BPTP2M Rohul, retribusi izin gangguan sudah mencapai Rp1…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Sebelum Idhul Adha
Pemko Pekanbaru Tetapkan HET Gas 3 kg yang Baru
Gaungriau.com -- Sebelum lebaran Idhul Adha 1436 H mendatang, Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru gas elpiji ukuran 3 kilogram untuk Kota Pekanbaru sudah ditetapkan walikota Pekanbaru. Kabid Perdagangan Disprindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa saat ini Disprindag Kota Pekanbaru sudah memperoleh penjelasan dari gubernur terkait…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
BUMdes di Rohul Siap Jual TBS Masyarakat ke PKS
Gaungriau.com -- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) di Rokan Hulu (Rohul) menyatakan kesiapannya ditunjuk untuk menyalurkan penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani langsung ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se Rohul. Ditunjuknya lembaga mikro ekonomi yang berada di…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dampingi Kepala BKPM Pusat
Firdaus Promosikan Investasi Pekanbaru di Beijing
Gaungriau.com -- Kota Pekanbaru bukan saja dikenal sebagai kota tujuan investasi terbaik seluruh Indonesia, namun juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara Tiongkok, Cina. Kabag Humas, Setda Pekanbaru, Alek Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Rabu16 September 2015 mengatakan, bahwa Walikota undang untuk mendapingi Kepala BKPM pusat…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…





