PEKANBARU -- Meski molor, akhirnya bulan depan gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru yang berada di Jalan Senapelan sudah bisa ditempati. Pasalnya segala persoalan yang menghambat sudah selesai.

Wakil Ketua LAM Kota Pekanbaru, Dastrayani Bibra, mengatakan bahwa saat ini gedung tersebut tinggal menunggu serah terima saja. Setelah itu baru bisa ditempati sebagai kantor LAM Pekanbaru.

"Dari Dinas Cipta Karya sudah selesai, tapi ada perbaikan sedikit. Juga administrasi, serah terima dari kontraktor ke dinas Cipta Karya, baru seterusnya ke pangguna (LAM)," terangnya.

Menurut Bibra, untuk kantor sendiri, LAM masih menumpang di rumah salah seorang pengurus LAM. Untuk itu, dirinya berharap agar gedung ini secepatnya diselesaikan persoalan administrasi, sehingga cepat untuk ditempati.

"Bulan depan sudah difungsikan, sekarang sekretariat masih menumpang di rumah salah satu pengurus," sebutnya.

Seperti diketahui, gedung LAM Pekanbaru sudah lama diresmikan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Tapi, sampai kini gedung itu belum bisa digunakan lantaran gedung LAM itu sampai saat ini belum serah terima dari kontraktor ke Pemko Pekanbaru untuk diteruskan ke LAM kota Pekanbaru. Hal itu juga tersangkut hutang Pemko Pekanbaru sebesar Rp1,8 miliar kepada pihak kontraktor.**(saf)