• Drs H Alfedri MSi

SIAK -- Sebagai upaya memberi kemudahan pelayanan bagi calon jamaah haji yang ingin melakukan pendaftaran, pihak bidang urusan haji dan Siskohat haji terpadu Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Siak melakukan Soft Opening Pelayanan Kantor Kas Syariah dengan pihak Bankriau Kepri (BRK) Syariah.

Kegiatan ini diresmikan oleh Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi di Pusat Informasi Haji (PIH) Kantor Kemenag Kabupaten Siak Rabu 20 Januari 2016. Turut juga hadir dalam kesempatan itu Kepala Devisi Syariah Provinsi Riau, Pimpinan Cabang Bank Syariah, Pimpinan Bank Riau Kepri cabag Siak T Toyib, Kepala Kemenag Siak Drs H Muharom, KasiUrusan Haji Kemenag Siak H Mukhyarudin M SAg, KUA se-Kabupaten Siak dan dihadiri pegawai Bankriau kepri dan pegawai kemenag Siak.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, menyampaikan kegiatan ini yang pertama di kabupaten untuk memberikan pelayanan terpadu bagi masyarakat Siak yang ingin mendaftarkan Haji.

"Maka dari itu kami atas nama pemda mengaturkan terimakasih kepada pihak Bankriaukepri yang telah menciptakan kerjasama dengan kemenag Siak dengan membuat Kas pelayanan Syariah di Kemenag Siak," kata Dia.

"Artinya bagi Calon Jamah Haji yang akan mendaftarkan Haji bisa dilakukan di kantor Kas layanan Syariah di kemenag Siak,tidak perlu lagi di kantor Bank riau kepri lagi," sambung Alfedri.

Semantara, Pimpinan BRK Syariah Propinsi Riau menjelaskan, Kantor Pelayanan Kas Syariah untuk pelayanan Haji ini pertama sekali di siak dan satu-satunya percontohan di Indonesia.

Sedangkan Kakankemenag Siak menyampaikan bahwa kerjasama pemerintah daerah, PT BRK Syariah dan kementerian agama sangat diperlukan dalam rangka untuk mempermudah pelayanan kas Syariah bagi masyarakat kita yang akan menjadi calon haji.

Dengan dilakukannya Soft opening pelayanan kantor Kas Syariah dari BRK Syariah ini akan dapat mempermudah sistem layanan siskohat terpadu, dan Insyallah pada hari ini secara online pendaftaran siskohat sudah bisa berjalan. Semoga kantor Kas Pelayanan Syariah di Kemenag Siak ini dapat menjadi percontohan yang utama di Indonesia," harap Muharom.**(jas)