Managemen PT SAI Komit Perhatikan Karyawan
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
PASIR PENGARAYAN -- Managemen PT Sawit Asahan Indah (SAI), Desa Sungai Kuning, Kecamatan Rambahsamo, komit dalam memperhatikan karyawannya, ini terbukti sudah tiga tahun lalu perusahaan ini tidak memakai tenaga kerja Buruh Harian Lepas (BHL), bahkan perusahaan tersebut bisa dijadikan contoh di Rohul.
Disampaikan, Kepala Bagian Personalia, Juanda, di Pasir Pangarayan, Rabu 6 Januari 2016, untuk gaji tenaga kerjanya, paling rendah itu sebesar Rp 2.125.500, itu sesuai dengan upah Sektor Pertanian dan Perkebunan, masih di atas Upah Miminum Kabupaten (UMK) hanya Rp 1.920.000.
"Untuk saat ini, karyawan sebanyak 1046 orang, sedangkan Hasil Guna Usaha (HGU) seluas 9.700 hektar, namun yang berhasil kita dikelola itu, seluas 5.600 hektar," ungkapnya.
Lanjutnya, untuk anak-anak karyawan juga perusahaan sudah siapkan 8 unit alat transportasi yang layak, sehingga setiap harinya kenderaan itu jenis bus, mengantar anak-anak karyawan untuk mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM).
"Untuk perumahaan karyawan juga sudah kita usahakan supaya bisa lebih bagus, bahkan kita sudah parmen, cuma kita tidak yang dari papan, namun kalau rumah baik papan dan parmanen itu tidak masalah yang penting itu sanitasinya," tuturnya.
Terangnya, perusahaan juga bertanggung jawab terkait penyediaan air bersih, bahkan untuk air bersih sudah ada dalam perumahan. "Kita menilai kalau karyawan itu sebagai aset, makan semua kabutuhan karyawan itu kita berikan secara optimal termasuk fasilitas kesehatan," pungkasya.
Di tempat berbeda, Tokoh Masyarakat Nias-Rohul, Fahrin Waruhu, mengaku kalau diperusahaan itu banyak warga asal Nias-Sumatera Utara, namun dirinya mengapresiasi perusahaan tersebut. Bahkan menurut dirinya kalau perusahaan ini bisa dijadikan contoh bagi perusahaan lainnya di Rohul.
"Kita sudah turun kelapangan nanti kita lihat kalau untuk tanggung jawab perusahaan terhadap karyawan sudah maksimal dan cukup bagus, kita berharap perusahaan-perusahaan lainnya, khususnya di bidang perkebunan supaya bisa mencontoh perusahaan ini," tutup Fahrin Waruhu.**(lim)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Asap Kiriman
BPBPK Pekanbaru Hanya Bisa Mensiagakan Anggota
Gaungriau.com -- Kendatipun Riau sudah ditetapkan sebagai darurat bencana kabut asap. Namun Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Pekanbaru sampai saat ini belum bisa melakukan tindakan apa-apa dalam penanganan kabut asap. Hal ini dikarenakan kabut asap yang menyelimuti Kota bertuah seluruhnya berasal dari kiriman daerah lain.
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Minta Pemko Pekanbaru Anggarkan Dana Taktis
Gaungriau.com -- Legislator yang merupakan Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru Nofrizal meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan dana taktis untuk bencana dalam. "Kita berharap Pemko Pekanbaru menganggarkan dana taktis yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi benca alam. Jika di…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Stand Riau Terbaik satu di Pameran Gelar Produk khas dan Unggulan Daerah
Gaungriau.com --- Provinsi Riau mampu mengukir prestasi dengan meraih predikat juara pertama untuk kategori stand terbaik pada ivent Ekspo 2015, gelar produk khas dan unggulan daerah. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, pameran yang diikuti 32 daerah di Indonesia tersebut dilaksanakan pada…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pembongkaran Tower Ganggu Komunikasi
Hotman: Itu Tanggung Jawab Perusahaan
Gaungriau.com -- Adanya kebimbangan masyarakat akan rekomendasi yang dilontarkan Komisi I DPRD Pekanbaru terkait pembokaran tower ilegal, mendapat respon dari Ketua komisi I DPRD Pekanbaru Hotman Sitompul. "Saya pahami kegelisahan masyarakat jika ada tower yang dibongkar akan berdampak kepada jaringan telekomunikasi yang biasa dipakai. Tapi masyarakat juga…





