• H Suyatno

BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir H Suyatno mengaku tidak mau disalahkan dalam penganggaran Dana Desa.Sebab penganggaran setiap desa akan berbeda-beda.H Suyatno juga mengaku dirinya tidak ada niat memperlambat pencairan.

"Saya sudah bicarakan,kalau bisa setiap desa itu rata penerimaannya anggaran untuk desa,tapi tak boleh sebab ada aturanya,"kata H Suyatno.

Dikatakan H suyatno bahwa pemkab Rohil tidak ada niat membedakan desa satu dengan desa yang lain dalam penganggaran ADD ini.Menurutnya penganggaran ADD berdasarkan luas wilayah.Kemudian jumlah penduduk dan jumlah penduduk miskin.

"Kalau desa bersangkutan sudah maju dan tidak banyak masyarakat miskinnya walaupun luas wilayahnya besar juga akan tidak sama dalam penerimaannya,"jelas H Suyatno. 

Menurut H Suyatno daerahnya yang masih banyak masyarakat miskinnya dan ia mengaku prihatin seperti Panipahan,Teluk Piyai,Teluk bano.H Suyatno minta kepada Dinas terkait untuk benar-benar memberikan anggaran kepada desa sesuai dengan ketentuan.

"Sebab program ADD ini,adalah program yang sangat menyentuh kepada masyarakat
kita,"katanya.

Bupati minta kepada kepala desa untuk bisa menggunakan anggaran dana desa sebaik-baiknya. Bupati menganjurkan agar dalam pembangunan melibatkan pihak di desa agar dibelakang hari tidak terjadi peersoalan,dicontohkan bupati dalam membangun harus sesuai dengan aspirasi masyarakat dan lebih kepada prioritas bersama.**(Us)