Perwako Belum Selesai, Penempatan Rusunawa Tertunda
Selasa, 05 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU - Kendatipun sudah serah terima antara pusat dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Namun penempatan Rumah susun sewa (Rusunawa) Rejosari yang yang berdiri di lahan eks Teleju masih menunggu Peraturan Walikota (Perwako).
Kepala Dinas Cipta Karya dan Permukiman Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun mengatakan bahwa pengoperasian Rusunawa ini tinggal menunggu Peraturan Walikota (Perwako).
"Semua sudah siap, kita tinggal menunggu Perwako saja. Dalam Perwako inilah akan diatur bagaimana teknis pengoperasian, besaran sewa dan sebagainya," kata dia.
Zulkifli mengaku, Pemerintah pusat sudah sering melayangkan surat yang intinya meminta Pemko segera memfungsikan Rusunawa yang sudah berdiri hampir tiga tahun ini.
"Kita sebenarnya menginginkan juga Rusunawa itu segera dioperasikan. Pasalnya semua fasilitas sudah hampir rampung dikerjakan, seperti air, listrik, dan lain-lain," sebutnya.
Ketika ditanya kapan diperkirakan Rusunawa dapat ditempati masyarakat, Zulkifli memprediksi dua bulan ke depan Rusanawa Rejosari itu sudah dapat ditempati.
"Mudah-mudahan dalam dua bulan kedepan rusunawa sudah bisa ditempati. Saat ini sudah ada 163 orang yang mendaftar untuk menempatinya. Meski demikian, pihak tetap akan menunggu kepastian terbitnya Perwako. Pasalnya disana akan diatur besaran sewanya,"paparnya.
Disinggung soal tarif sewa yang dikenakan kepada penyewa Rusunawa, Zulkifli memperkirakan besarannya tidak sampai Rp500 ribu perbulan. Tarifnya pun akan disesuaikan dengan berdasarkan tingkatan atau lantai kamar di Rusunawa.
"Kita sudah ke Batam untuk mengambil contoh Perwako Rusunawa dan perkiraan sewa nanti serta klasifikasi masyarakat mana yang pantas untuk menempati Rusunawa. Mengenai biaya sewa Rusunawa nanti, jika mencontohkan seperti di kota Batam biaya sewanya yakni 1/3 dari Upah Minimum (UMK) Batam atau sekitaran Rp700 perbulan, namun untuk biaya sewa Rusunawa Rejosari mungkin tidak mengacu kesana, paling tidak di bawah Rp500 ribu/bulan," paparnya.
Sementara untuk Rusunawa yang ada di jalan Yos Sudarso Rumbai Pesisir, sampai kini belum bisa dipastikan kapan pengoperasiannya. Bahkan, tahun 2016 ini, belum tentu akan dapat dioperasikan. Hal ini lantaran fasilitas, pendukung seperti air, listrik, Jalan, tempat parkir dan fasilitas lainya belum terpenuhi.
"Kalau Rusunawa di Yos Sudarso itu belum dapat fungsikan. Fasilitas pendukung tidak ada, tidak mungkin kita menyewakan kepada masyarakat dengan kondisi seperti itu," tutupnya.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Asisten II: Dasar Acuan Pelaksanaan Kegiatan SKPD Ikut Perbup
Gaungriau.com -- Dalam rangka tertib administrasi kegiatan pembangunan di Kabupaten Kampar, agar sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundangan yang berlaku serta untuk penyeragaman tata cara pelaksanaan kegiatan pembangunan pada setiap SKPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Kampar. Asisten II bidang Administrasi Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Kampar H.Nukman Hakim…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator: Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru Tidak Tepat
Gaungriau.com -- Kebijakan yang dikeluarkan PT PLN (persero) yang memberlakukan pemadaman bergilir listrik diwilayah Pekanbaru dan sekitarnya dinilai Legislator DPRD Pekanbaru tidak tepat, karena kondisi udara saat ini yang tengah diselimuti oleh asap tebal. "Apapun masalahanya, jangan lakukan pemadaman bergilir disaat seperti ini. Situasinya sangat tidak tepat.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Di Perairan Bengkalis
Jarak Pandang Hanya 500 M
Gaungriau.com -- Sejumlah kapal Rool On Rool Off (Roro) yang berlayar di perairan Bengkalis saat ini harus ekstra hati-hati, karena kondisi perairan diselumuti kabut asap yang cukup tebal dan jarak pandangan hanya 500 meter dan sangat berisiko terhadap kapal-kapal yang berlayar saat ini. "Saat ini jarak pandang…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Rozie: Panitia Pansel Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dari Luar
Gaungriau.com -- Kepala Badan Kepegawain Daerah(BKD) Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa seluruh panitia seleksi jabatan tahap kedua jabatan pimpinan tinggi pratama dipastikan berasal dari luar lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. "Untuk panitia seleksi jabatan tahap kedua untuk posisi jabatan eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
JCH Kampar Kloter 20 Sudah Diberangkatkan ke Jeddah
Gaungriau.com -- Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar, yang tergabung dalam gelombang kedua kloter 20 embarkasi Batam, telah diterbangkan ke Jeddah Arab Saudi. Demikian disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar H Dirhamsyah MSy didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, Senin…





