• Bupati HM Wardan saat memberi arahan pada Rakoor DMIJ.

TEMBILAHAN --  Bupati Inhil HM Wardan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) mengatakan, melalui Rakor ini untuk mengetahui sejauh mana progres program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ). Sehingga bisa evaluasi, kerika di temukan kendala dan titik sukses program DMIJ. 

Rakor berlangsung Selasa,  29 Desember 2015 bertempat di Gedung Puri Cendana Tembilahan. Turut hadir, unsur Forkopimda Inhil, Kepala Dinas, Badan, instansi, pendamping desa se-Kabupaten Inhil serta seluruh camat, Kepala Desa yang bertujuan untuk, menyatukan presepsi dan sudut pandang program DMIJ serta untuk menilai hasil.

"Melalui rapat ini kita melakukan koordinasi. Dengan rapat ini kita ingin mengetahui sejauh mana progres program DMIJ. Oleh karena itu, perlu di lakukan evaluasi. Kalau ditemukan kendala dan titik sukses Program DMIJ itu yang harus dibenahi," katanya. 

Wardan menambahkan, kedepan program ini terus bisa berjalan lebih baik pada tahun-tahun berikutnya. Program DMIJ dilaksanakan seperti manajemen mesjid, semua dilaksanakan dengan terbuka dan transparan. Itu semua untuk memancing   partisipasi dari masyarakat untuk bisa ikut serta pelasksanaan Program DMIJ.

"Kehadiran pendamping juga harus dievaluasi. Kepala Desa harus tahu fungsi dari keberadaan pendamping desa, ketika pendamping desa tidak dirasa membantu jalannya program DMIJ perlu dilakukan evaluasi," katanya.

Sehingga apakah pada tahun seterusnya pendamping desa masih di perlukan atau tidak. Kita jangan tergiur dengan besarnya kucuran dana yang diberikan untuk program DMIJ, tapi kebijakan yang dibuat harus mempelajari peraturan yang telah ditetapkan. Pengggunaan dana desa harus tepat dan sesuai dengan aturan dan petunjuk teknis. **(rls/humas)