Antara Harapan Dan Kenyataan
"Inhil Negeri Hamparan Kelapa Dunia"
Sabtu, 19 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
TEMBILAHAN -- Sektor perkebunan merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Indragiri Hilir. Berbagai komoditas tanaman perkebunan yang telah dikembangkan selama ini adalah kelapa lokal, kelapa hibrida, kelapa sawit, karet, kopi, coklat dan pinang dan juga sagu.
Dari berbagai komoditas tersebut, kelapa lokal merupakan primadona. Dari data yang dihimpun dari situs Pemerintah Daerah pada tahun 2010 potensi hasil perkebunan di Kabupaten Indragiri Hilir yakni produksi kelapa dalam mencapai 390.924,28 ton pertahun dengan luas lahan 295.380,24 hektar. Sedangkan untuk kelapa hybrida tercatat produksi sebanyak 67.055,69 ton dari luas lahan 28.770 hektar.
Dengan luas lahan sekitar 324.150 hektar dan tingkat produksi sekitar 457.979 ton/tahun, wajar kalau Kubuaten Indragiri Hilir mendapat julukan “Negeri Hamparan Kelapa Dunia”.
Meskipun potensi yang dimiliki sangatlah besar, berbagai pemasalahan yang mendera tidak sedikit. Tidak kurang dalam dasawarsa 10-20 tahun belakangan ini, sekitar ratusan ribu lahan pekebunan kelapa telah hilang. Salah satu penyebab utamanya adalah kelemahan pengelolaan trio tata air.
Sebagaimana diketahui, kanal atau parit yang sangat banyak terdapat di daerah ini, selain berfungsi sebagai sarana untuk mempermudah mengangkut kelapa, parit merupakan urat nadi dalam menjaga tingkat kestabilan lahan perkebunan. Disaat parit sudah tidak mampu menjalankan fungsinya, dikarenakan pintu klip yang rusak, tanggul jebol, adanya pendangkalan, hingga keluar masuknya air tidak lancar, itulah awal dari kerusakan lahan yang terjadi.
Selain itu, permasalahan lainya adalah serangan hama kumbang. Dalam berbagai kajian yang dilakukan oleh pihak yang berkompten,serangan hama dikarenakan oleh tumpukan limbah dari beberapa perusahaan yang beroperasi di sekitar areal lahan perkebunan yang dimiliki oleh masyarakat.
Permasalahan serius lainnya adalah intrusi air laut. Ada sekitar 30-50 persen lahan perkebunan masyarakat terutama yang belokasi di daerah pesisir sudah terkena dampak serius. Rata-rata keluhan dari petani kelapa kepada anggota dewan saat melakukan reses di kawasan pesisir terkait dengan permasalahan tadi.
“ Dalam setiap kali saya reses ke lapangan masyarakat selalu mengeluhkan lahan mereka yang terendam. Mereka meminta untuk dibangunkan tanggul dalam rangka menangkal kerusakan lebih parah akibat dari inrusi air asin yang menggenani areal perkebunan mereka,” ujar Herwanisitas salah seorang anggota DPRD Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) tiga kepada media ini beberapa waktu lalu.
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dari 61 Perusahaan HPH dan HTI
Hanya 22 yang Melaksanakan Rencana Aksi Pencegahan Karhutla
PEKANBARU -- Plt Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman mengumpulkan perusahaan sektor perkebunan dan kehutanan yang beroprasi di provinsi Riau dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Riau. Rakor penanggulangan Karhutla ini diselenggarakan guna melaksanakan aksi pencegahan kebakaran hutan sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) no…
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Dihadapan Wisudawan UR Plt Gubri Sebut Riau Masih Mendapat Asap Kiriman
PEKANBARU -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman, Senin 19 Oktober 2015 hadiri rapat senat terbuka Universitas Riau (UR) dalam rangka Milad ke -53 dan Wisuda Pascasarjana Ke-32, Profesi Ke-26, Sarjana Ke-95, Dan Diploma Ke-36, saat itu Plt Gubri menyebut kalau asap yang melanda wilayah…
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kebun Sawit Dirusak Oknum LSM
Warga Kuala Lemang Mengadu ke DPRD Inhil
TEMBILAHAN -- Puluhan lahan dan tanaman sawit dirusak pekerja suruhan oknum LSM Seribu Parit, warga Parit 6 dan 7 Dusun Lemang Jaya, Desa Kuala Lemang, Kecamatan Keritang didampingi Kepala Desa, Damsir Latif mengadu ke Komisi I DPRD Inhil, Senin 19 Oktober 2015. Kedatangan warga yang…
-
Senin, 19 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Tuntaskan RTRW Riau Plt Gubri Surati Menteri LHK
PEKANBARU -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan proses Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang sampai saat ini belum terealisasi di permerintah pusat, dengan mengirim surat kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, agar segera menindak lanjuti proses RTRW provinsi…
-
Jumat, 16 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Api Sudah Dipadamkan
Asap Masih Selimuti Bengkalis
SIAK KECIL -- Hingga Jumat 16 Oktober 2015 siang wilayah Bengkalis masih diselimuti kabut asap dan titik api ditemukan menjalar ke lahan karet di Dusun Teluk Patah Desa Tanjung Belit Kecamatan Siak Kecil, kabupaten Bengkalis. Pantauan di lapangan tim gabungan yang terdiri dari Damkar…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri akan Audit Perusahaan Perkebunan dan Kehutanan di Riau
PEKANBARU -- Berdasarkan peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 tahun 2015 tentang pelaksanaan rencana aksi pencegahan kebakaran hutan dan lahan di provinsi Riau. Plt Gubernur Riau, H.Arsyadjuliandi Rachman akan mengumpulkan pimpinan perusahaan sektor perkebunan dan Kehutanan, senin 19 Oktober 2015, di Pekanbaru. Kegiatan ini diselenggarakan…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
DKP Pekanbaru Jamin Tidak Ada Penumpukan Sampah
PEKANBARU -- Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru menjamin tidak akan ada sampah yang menumpuk kendatipun kerjasama pengelolaan sampah dengan pihak ketiga gagal terlaksana. Kepala DKP Pekanbaru, Edwin Supradana mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya memang belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya pihak ke tiga yang…
-
Rabu, 14 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Penanganan Karhutla
BEM UR Beri Apresiasi Kepada Pemprov Riau
PEKANBARU -- Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman melakukan pertemuan diskusi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) di rumah dinasnya, Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Rabu 14 oktober 2015. Perwakilan BEM Universitas Riau, Andres Fransiska mengatakan kepada Plt Gubri, bahwa selama 18 tahun pola kebakaran…
-
Senin, 12 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Revolusi Langit Biru
Berbagai Elemen Masyarakat Riau Gelar Aksi Damai
PEKANBARU -- Mengsung hashtag "Rindu Langit Biru" ratusan elemen masyarakat Riau di Kota Pekanbaru menggelar aksi damai di Jalan Cut Nyak Diek Pekanbaru tepatnya disamping gedung Perpustakaan dan kantor Gubernur Riau, Senin 12 Oktober 2015. Aksi dalam rangka menggunagah berbagai elemen masyarakat khsusnya para pejabat…
-
Minggu, 11 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Menipis
Masyarakat Inhu Merasa Lega
RENGAT -– Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (PBD) Pemerintah Kabupaten Inhu yang juga sekretaris Karhutla PB Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Arifwan mengatakan, untuk saat ini kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Inhu sudah mulai menipis. Menipisnya kabut asap di daerah Kabupaten Inhu empat hari terakhir ini…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Peraih Adipura Diumumkan Akhir Bulan ini
SIAK -- Piala Adipura merupakan predikat kota kecil terbersih yang setiap tahunnya di incar oleh setiap kabupaten kota yang ada di indonesia, kalau tidak ada halangan penetapan daerah mana yang akan memperoleh piala Adipura akan diumumkan pada akhir bulan ini. "Sebenarnya pengumuman daerah mana yang akan dinobatkan…
-
Kamis, 08 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap di Pekanbaru Mulai Menipis
PEKANBARU -- Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur kota Pekanbaru pada Rabu 7 Oktober 2015, berdampak terhadap menipisnya kabut asap pada hari ini Kamis 8 Oktober 2015. Hujan dengan intensitas sedang yang berlangsung tidak terlalu lama kemarin tersebut, membuat udara di Kota Pekanbaru sedikit lebih segar. Aroma…
-
Selasa, 06 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
RTRW Provinsi Hambat Perencanaan Program Kerja di Riau
PEKANBARU -- Persoalan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau yang belum juga terselesaikan telah menghambat berbagai program kerja yang akan dilaksanakan, terutama di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air (Ciptada) Provinsi Riau. "Baik itu program kerja yang dibuat oleh Pemerintah pusat, maupun yang…
-
Jumat, 02 Oktober 2015 - 00:00:00 WIB
Diskusi Kabut Asap
UMRI Hadirkan Plt Gubernur Riau
PEKANBARU -- Persoalan kabut asap yang melanda Provinsi Riau kurun waktu dua bulan terakhir telah mendapat perhatian dari berbagai pihak, tak terkecuali Universitas Muhamadiyah Riau (UMRI). Meski diwilayah Riau tidak ditemukan titik api beberapa hari tekahir, kabut asap masih saja terjadi. Untuk itu lah, Jum'at 2 Oktober…
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Anggota DPRD Inhil Tertahan di Jakarta
TEMBILAHAN – Kabut asap yang terjadi di Pulau Sumatera yakni di Provinsi Riau, Jambi, Palembang dan beberapa Provinsi lainnya membuat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) yang selesai mengikuti sebuah acara di Jakarta tak bisa pulang. “Kita masih di Jakarta dan belum bisa…
-
Rabu, 30 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penertiban Bangunan Liar di Bukit Suligi Tunggu Intruksi Bupati
PASIR PENGARAYAN -- Tim gabungan Balai Diklat Kehutanan Pekanbaru bersama Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul, TNI dan Polri, sementara waktu, hentikan aktivitas penertiban puluhan bangunan liar di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Bukit Suligi. Penghentian sementara penertiban puluhan bangunan liar, karena diduga adanya protes dari…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Warga Ukui Pelalawan Mulai Kesulitan Air Bersih
Gaungriau.com -- Saat ini, masyarakat di Kecamatan Ukui, Pelalawan, Riau, tak hanya harus menghadapi kabut asap saja namun juga mereka harus menghadapi kesulitan untuk mendapatkan air bersih pada musim kemarau seperti saat ini. Apalagi pemanfaatan air sungai belum dilakukan secara maksimal, karena minimnya dukungan pihak terkait. "Setiap…
-
Selasa, 29 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Pekanbaru Cairkan Dana Tanggap Darurat Asap
Gaungriau.com -- Setelah ditetapkannya Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru berstatus tanggap darurat asap. Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru telah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 1 Milyar. Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Musa mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menerima pengajuan proposal dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran(BPBPK) Kota Pekanbaru…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Status Darurat Pencemaran Udara Akibat Kabut Asap Diperpanjang
Gaungriau.com -- Melihat kondisi kabut asap di wilayah provinsi Riau masih sangat pekat, Plt Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman memperpanjang status keadaan darurat pencemaran udara akibat kabut asap. Hal ini disampaikan Plt Gubri kepada awak media setelah menggelar rapat internal diposko Satgas Karlahut Lanud Roesmin Nurjadin…
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Diselimuti Asap Kiriman dari Sumsel
Gaungriau.com –- Meski diwilayah Kabupaten Bengkalis nihil titip api, kabut asap masih pekat menyelimuti negeri junjungan dengan jarak pandang hanya 300 meter. Menurut Kepala Dinas Pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkalis Muhammad Jalal, kabup asap di pulau Bengkalis ini kiriman dari Sumatera penyumbang asap terbanyak yakni ada 285 titi…





