TEMBILAHAN -- Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan diingatkan untuk mengingat kembali pada visi misi pasangan warohmah yang dituangkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir.

Hal tersebut disampaikan Malian Ghazali Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat dimintai tanggapan oleh awak media terkait rencana pemerintah untuk membangun kantor Bupati baru.

"Di RPJMD tidak menyebutkan pembangunan gedung. Yang ada pembangunan infrastruktur pedesaan dan penyelamatan perkebunan masyarakat," kata Malian melalui Blackberry messenger, Kamis 10 Desember 2015.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Inhil diminta untuk mendahulukan apa yang sudah dituangkan dalam RPJMD daripada membangun kantor Bupati yang baru dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 120 Milyar.

"Dahulukan kepentingan orang banyak. Saat ini masyarakat perlu infrastruktur, petani kelapa sangat membutuhkan kebunnya diselamatkan dari rongrongan instruksi air laut dan lain sebagainya. Itu lebih baik daripada membangun gedung untuk kesan mewah dan prestisius," katanya.

Sedangkan penolakan dari berbagai elemen, Malian mengatakan itu merupakan hal wajar mengingat saat ini adalah era Demokrasi.  "Justru itu harusnya menjadi  bagian dari koreksi terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah," katanya.**(suf)