• Abdul Kadir saat menyampaikan sambutan

PEKANBARU - Dari pengamatan dan melihat data kunjungan di Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Riau, jumlah pengunjung yang berasal dari kalangan siswa-siswi masih cukup rendah dalam setiap harinya.

"Ini tentu merupakan suatu tantangan bagi kita bagaimana anak didik bisa menyukai dan menyenangi perpustakaan, karena dengan sering mengunjungi perpustakaan dan banyak membaca, tentu seseorang itu akan menjadi lebih banyak ilmunya," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) P2PAUDNI Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau, Drs H Abdul Kadir, saat mebuka kegiatan Pelatihan tata kelola tenaga pustaka SMK se provinsi Riau, Ahad 8 Nopember 2015 malam, disalah satu hotel di Pekanbaru.

Karena itulah menurut Kadir peran para pengelola perpustakaan ini sangat penting, karena dengan tertata dan terkelolanya ruangan perpustakaan dan isi didalamnya, akan mampu menarik para anak didik untuk mau masuk dan membaca buku didalam perpustakaan tersebut.

"Melalui pelatihan ini nantinya kita harapkan para pengelola perpustakaan di SMK se Riau, mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, hingga mampu membuat perubahan bagi kondisi perpustakaan disekolah masing-masing," harap Kadir.

Kadir menambahkan, kegiatan ini juga mendukung gerakan Riau gemar membaca yang telah dilanuching oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau beberapa waktu lalu. Karena dengan banyak membaca, maka seseorang akan memiliki banyak ilmu pengetahuan.

"Kita ingin menciptakan generasi muda Riau yang cerdas dan berkualitas, salah satunya adalah dengan mendorong mereka untuk banyak membaca, dan sekaligus mampu memahami dan menyimpulkan apa yang dibacanya tersebut," pungkasnya.**(mad)