Pencurian Sapi
Polisi Amankan 6 Pelaku Dan Selamatkan 11 Ekor Sapi
Minggu, 01 November 2015 - 00:00:00 WIB
PASIR PENGARAYAN -- Kepala Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono,SIK. Mhum mengakui akhir-akhir ini maraknya pencurian ternak sapi di wilayah hukumnya. Namun dari dua aksi, pihaknya berhasil menggalkan pencurian 11 ekor sapi. Selain itu, dari dua aksi itu juga berhasil diamankan enam pelaku.
Dikatakan AKBP Pitoyo, seperti aksi pencurian di Simpang Kumis Langgak, Kecamatan Tandun, Selasa 20 Oktober 2015 lalu sekitar pukul 07.10 WIB. Dua pelaku yang berhasil diamanakan yakni Muis dan Hengki yang tengah membawa satu ekor sapi curian pakai truk cold diesel nomor polisi BM 9285 KB, keduanya berhasil ditangkap anggota Polsek Tandun dibantu warga saat berusaha melarikan diri ke tengah kerumunan di Pasar Tandun.
Dijelaskan AKBP Pitoyo, sesuai Laporan Polisi LP: 66 / X / 2015 / Sek Tandun, Muis dan Hengki mengakui sapi curiannya merupakan milik Supardi (42), karyawan BUMN tinggal di Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujung Batu, yang. hilang sejak Ahad 18 Oktober 2015 lalu.
AKBP Pitoyo menerangkan salah satu pelaku, Hengki merupakan residivis dalam kasus yang sama. Dia pernah di penjara karena ketangkap mencuri sapi dan dipenjara di Lapas Bangkinang selama 2 tahun. Selain itu, AKBP Pitoyo juga menyebutkan pemilik truk yang digunakan untuk mencuri itu juga sudah dimintai keterangan.
"Kita masih dalami, jika memang pemilik truk ada keterlibatan juga akan kita proses" kata AKBP Pitoyo saat ekspose di Mapolsek Tandun, didampingi Waka Polres Rohul Kompol Indra Setiawan dan Kapolsek Tandun AKP Artisal, Sabtu 31 Oktober 2015.
Aksi pencurian sapi kedua, Rabu 28 Oktober 2015 subuh lalu sekira pukul 05.30 WIB, giliran anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Rohul menangkap 4 pencuri 10 ekor sapi milik tiga warga Surau Tinggi, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.
Emapat pelaku, yakni Junaidi dan Purwanto merupakan warga Sosa Sumatera Utara, serta M. Ihsan dan Andi Saputra merupakan warga DK-2 SKPA Desa Suka Makmur, Kecamatan Rambah Samo, sempat babak belur dihajar warga Surau Tinggi sebelum dibawa ke Mapolres Rohul.
"Untuk pencurian sapi di Surau Tinggi, Kepolisian masih mendalami penadahnya. Kita berupaya mengungkap kasus pencurian hewan ternak ini," ujar AKBP Pitoyo yang menerangkan akan menyelidiki siapa dalang dalam aksi pencurian ini.
AKBP Pitoyo mengungkapkan empat pelaku ditangkap saat menggiring 10 ekor sapi yang diambil dari satu kandang bersama milik tiga warga. Puluhan ekor sapi digiring di kebun kelapa sawit warga, namun sebelum hasil curian dinaikkan ke truk, empat pelaku lebih dulu ditangkap polisi.**(am)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…





