Gaungriau.com -- Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Berdampak 2026 Desa Mentayan melaksanakan program kerja bertajuk Sosialisasi Anti Narkoba dan Anti Bullying di SDN 24 Bantan, Kabupaten Bengkalis, pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti oleh siswa SDN 24 Bantan dengan tujuan memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya mencegah tindakan bullying di lingkungan sekolah.
Program ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kukerta Universitas Riau Berdampak 2026 Desa Mentayan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Hendra Taufik, S.T., M.Sc. Adapun tim yang bertugas Hadi Assidiqi, Niko Herdiasnyah, Alpin Haikal, Dea Amelia Br. Tohang, Zulaikha Widyadhari, Aprini Harsalina, Imelia, Resya Nafatunnisa Isyara, Afifa Faiha Anwar, dan Rabiatul Adawiyah.
Penyampaian materi diawali dengan paparan mengenai bahaya narkoba oleh Niko Herdiansyah, yang menekankan pentingnya menjaga diri dan masa depan dari bahaya zat terlarang sejak usia dini.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan materi anti bullying oleh Hadi Asidiqi, yang membekali siswa dengan pemahaman untuk mengenali dan mencegah berbagai bentuk perundungan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Edukasi disampaikan secara interaktif dan komunikatif sehingga materi dapat ditangkap dengan mudah oleh para siswa.
Suasana sosialisasi berlangsung sangat hidup melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif bertanya serta menjawab pertanyaan dari pemateri.
Sebagai bagian dari proses refleksi, para siswa juga diminta untuk menuliskan pengalaman yang pernah mereka lihat atau alami terkait bullying pada selembar kertas. Sesi penulisan ini bertujuan memberikan ruang aman bagi siswa untuk mengekspresikan diri sekaligus membangun kesadaran bersama akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto dan dokumentasi bersama.
Kepala SDN 24 Bantan Khotimun, S.Pd. SD serta rekan-rekan guru SDN 24 Bantan menyambut baik pelaksanaan program ini sebagai langkah krusial dalam membentuk karakter dan melindungi para siswa dari bahaya perundungan. Honest Nazaldi, S.E., Sy. M.M. dan jajaran pemerintah Desa Mentayan juga turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa Kukerta Universitas Riau Berdampak 2026 yang terus konsisten menghadirkan program-program edukatif dan berdampak positif bagi anak-anak usia sekolah dasar di wilayah tersebut.
Mahasiswa Kukerta Universitas Riau Berdampak 2026 Desa Mentayan berharap kegiatan Sosialisasi Anti Narkoba dan Anti Bullying ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Melalui pemahaman yang utuh, para siswa diharapkan dapat tumbuh menjadi generasi muda yang bebas dari pengaruh buruk narkoba, peka terhadap sesama, serta berkomitmen mewujudkan lingkungan sekolah yang bebas dari aksi bullying.***






















