Gaungriau.com -- Sebanyak 340 Mahasiswa penerima beasiswa berprestasi dan Tahfiz Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) mengikuti pelatihan pengembangan soft skill, kegiatan ini berlangsung dari 28 hingga 20 Januari 2024, di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru.

Dalam sambutannya, Rektor Saidul Amin menyampaikanucapan terimakasih kepada Pemprov Riau yang sudah memberikan beasiswa bagi para mahasiswa Umri. Beasiswa yang diberikan sangat banyak memberikan manfaat bagi para mahasiswa.

“Apa yang diberikan Pemprov Riau kepada Umri sejauh ini sangat membantu kami dan juga tentunya para Mahasiwa, kami sangat berterimakasih akan hal itu," kata Rektor.

Kerena itu, Rektor juga berpesan kepada Mahasiwa penerima beasiswa agar dapat memanfaatkan atau menggunakan sebaik mungkin uang negara yag disalurkan kepada mereka melalui beasiswa tersebut. "Jangan sia-siakan amanh ini," pesan Rektor.

Dalam kegiatan ini menghadirkan para narasumber atau pengajar yang sudah berkompeten di bidangnya. Ada 12 jenis kegiatan dalam pengembangan softskill seperti berpikir kritis, adaptasi, kepemimpinan, sikap positif, kerja tim, komunikasi, dan etos kerja.Selain itu ada juga materi tentang networking, problem solving, pengetahuan budaya, kecerdasan emosional dan spiritual.

"Ada motivasi yang disampaikan, juga pemberian semangat agar nantinya para mahasiswa ini ketika lulus sudah siap menghadapi persaingan global,” ucapnya.

Sementara, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Riau Imron Rosyadi mewakili Pj. Gubernur Riau Edy Natar Nasution pada kegiatan tersebut mengatakan kegiatan yang dilakukan UMRI ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial terhadap Pemprov Riau. "Karena mahasiswa penerima beasiswa tidak dibiarkan begitu saja, tapi diberikan pelatihan. Kami apresiasi itu, seharusnya ini juga diikuti perguruan tinggi yang lain,” katanya.

Imron juga menyampaikan bahwasanya UMRI dari tahun 2019-2023 telah disalurkan beasiswa sebesar Rp35.364.630.000 kepada 2.881 orang penerima. Untuk tahun 2024 Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan anggaran beasiswa sebesar Rp109.313.694.500 untuk 7384 orang, adapun untuk Umri sebesar Rp9.429.120.000 untuk 744 orang.

“Alhamdulilah, berkat segala usaha dan ikhtiar kita dalam memajukan pendidikan di Provinsi Riau pada tahun 2023, beberapa indikator makro provinsi Riau mengalami pertumbuhan positif. Diantaranya adalah tingkat pengangguran terbuka tahun 2023 turun sebesar 0,14 persen dari 4,37 persen pada tahun 2022 menjadi 4,23 persen pada tahun 2023.IPM Provinsi Riau tahun 2023 meningkat menjadi sebesar 74,95 lebih baik dibandingkan dengan IPM Nasional sebesar 74,39,” paparnya. (jal)