• Suhardiman Amby

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Ribuan pemangku adat, Ninik Mamak dan para raja dari seluruh daerah di provinsi Riau akan menggelar Apel Akbar tokoh adat di Pekanbaru April mendatang. Aksi dilakukan untuk menuntut tanah adat di Provinsi Riau.

"Nanti kita bahas bersama LAMR (Lembaga Adat Melayu Riau). Itu dilakukan untuk menuntut haknya sebagai pemilik tanah Ulayat di bumi lancang kuning, nanti kita bahas bersama Lam Riau," ungkap salah seorang pemangku adat dari kabupaten Kuantan Singingi yang juga Sekretaris komisi III DPRD Riau, Suhardiman Amby kepada wartawan kemarin.

Aksi rapat bersama akan dilakukan terlebih dahulu bersama dengan Lembaga Adat Riau (LAM) dengan pendapat bersama para pemangku adat seRiau, dan raja raja yang akan minta referendum untuk otonomi khusus.

"Ini dilakukan supaya kita diberikan kewenangan khusus misalnya seperti Aceh,"ujar Suhardiman.

Apalagi, Indonesia 72 tahun merdeka, namun saat ini pemangku adat, raja dan ninik mamak masih susah padahal pemilik lahan dulunya, ditambah lagi orang melayu semakin kepinggir dan semakin tidak jelas.

Menurutnya sudah saatnya Riau dijadikan sebagai otonomi khusus, untuk dapat mengelola sendiri ladang minyak Chevron dengan tujuan suapaya Riau menjadi makmur. Wacana Riau Otonomi khusus sudah lama tenggelam, namun isu rencana menuntut Riau dijadikan Otonomi Khusus kembali mencuat.**(rud)