• Aherson

PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Anggaran sebesar Rp13 miliar sudah dianggarkan untuk Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau. DPRD Riau berharap agar pencegahan karhutla sudah dapat dioptimalkan sehingga tidak kembali terjadi lagi bencana kabut asap di Riau.

Pemprov Riau diharapkan dapat berupaya seoptimal mungkin dalam penggunaan anggaran supaya tidak terjadi karhutla di Riau.

"Anggaran sebesar Rp13 miliar tersebut dipriotaskan untuk pencegahan karhutla," ungkap Ketua Komisi V DPRD Riau Aherson kepada wartawan Kamis 22 Februari 2018.

Program untuk mencegah karhutla diutamakan untuk program pembinaan dan alokasi anggaran untuk pengadaan alat-alat pemadaman. Tidak hanya itu,pembangunan embung air di areal gambut, Kabupaten Pelalawan, dengan anggaran Rp1,7 miliar dan pembuatan plank di titik rawan bencana.

"Itu dialokasikan supaya penanganan karhutla berjalan efektif pada daerah-daerah rawan karhutla," tegas Aherson.

Untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi karhutla dibuatkan papan larangan membakar di kawasan rawan terbakar dan himbauan untuk tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan.

"Masyarakat diharapkan ikut proaktif memantau dan memberikan informasi apabila timbul titik api di wilayah mereka," pungkas Aherson.**(rud)