BENGKALIS -- Pemadaman listrik terus terjadi di sejumlah kecamatan kabupaten Bengkalis. Parahnya, kenerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Bengkalis melakukan pemadaman listrik tiga sekali dalam hari. Untuk mempertanggungjawabkan dampak kerugian serta ketidaknyaman masyarakat, dewan perwakilan daerah kabupaten Bengkalis diminta segera panggil pihak managemen perusahaan milik BUMN tersebut.
Ketua Lembaga Perlindung Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) Kabupaten Bengkalis Fadli Sariffudin mengatakan kenerja PLN Bengkalis sangat memprihatinkan dalam beberapa bulan terakhir menyusul terus berlangsungnya pemadaman listrik yang tidak menentu di kecamatan Bengkalis dan Bantan, kabupaten Bengkalis bahkan meminta pihak DPRD Bengkalis melakukan pemanggilan terhadap managemen PLN Bengkalis untuk mengetahui apa yang telah terjadi sebenarnya.
“Listrik mati sehari tiga kali. Bahkan hitungan jam listrik baru dinikmati masyarakat, listrik sudah mati, itu sudah tidak wajar. Yang dirugikan masyarakat sebagai konsumen apalagi pelaku usaha. Kenerja PLN Bengkalis sangat buruk, DPRD Bengkalis harus menyikapi persoalan ini,”ungkap Fadli Sariffudin menanggapi mantan Ketua PWI Bengkalis kepada wartawan, Rabu 27 September 2017.
Padahal. Dikatakanya, pihak PLN Bengkalis telah melakukan pergantian sejumlah mesin baru yang ada di sejumlah kecamatan guna mengoptimalkan kebutuhan listrik di wilayah kabupaten Bengkalis ternyata tidak menjamin.
“Mesin yang diganti belasan unit itu tidak berdampak positif bagi masyarakat Bengkalis. PLN Bengkalis belum siap melayanin kebutuhan masyarakat,”tuding Fadli.
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan mengaku sangat heran pemadaman listrik masih terus terjadi di wilayah kabupaten Bengkalis. PLN Bengkalis sudah mendatangkan mesin baru untuk mengganti mesin yang dinilai sudah tidak layak digunakan. Tetapi pemadaman listrik masih terus dilakukan tanpa adanya pemberitahuan kepada masyarakat Bengkalis.
“Warga jelas komplain karena tagihannya membengkak namun pelayanannya lebih banyak matinya,”tegas Politikus Golkar ini.
Terkait hal itu adanya permintaan pemanggilan terhadap managemen PLN rayon Bengkalis ini guna mempertanggungjawabkan atas kenerja perusahaan BUMN tersebut. “Jika ini terus terjadi, dan banyak warga yang mengadu ke DPRD Bengkalis kita akan berencana melakukan pemanggilan terhadap managemen PLN Bengkalis,”kata pria disapa Eet ini.**(put)






















