• Asisten 1 Setda Inhil menyampaikan sambutan saat membuka pelatihan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga bagi UPPKS

TEMBILAHAN -- Badan Perberdayaan Perempuan Perlidungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Inhil melaksanakan Pelatihan pemberdayaan ekonomi keluarga bagi kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) se-Kabupaten Indragiri Hilir tahun 2016 disalah satu penginapan kota Tembilahan.

Pelatihan ini di buka Bupati Inhil dalam hal ini di wakili Asisten 1 Setda Inhil Afrizal dan turut di hadiri Kepala BP3AKB serta beberapa Pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan peserta pelatihan, Rabu 14 Desember 2016.

Pelatihan ini akan di laksanakan dari tanggal 13 s/d 16 Desember 2016 yang diikuti sebanyak 49 kelompok UPPKS utusan se-Kab.Inhil dengan Jumlah peserta UPPPKS  95 orang  dan di tambah petugas lapangan 8 orang yang menghadirkan 1 orang narasumber dari BKKBN Prov Riau.

Dalam kesempataj itu, Asisten 1 Setda Inhil mengatakan, masalah kemiskinan masih menjadi salah satu persoalan mendasar yang menjadi pusat perhatian pemerintah di manapun, termasuk di kabupaten Indragiri Hilir.

"Kabupaten Inhil merupakan salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk miskin terbesar di provinsi riau. kondisi ini cukup memberikan pemahaman bahwa pemerintah daerah memiliki tugas berat untuk segera mengatasi permasalahan serius, yaitu menurunkan angka kemiskinan agar tidak berdampak semakin luas," katanya.

Berdasarkan laporan ketua panitia pelaksana, dari data BPS, persentase penduduk miskin (sangat miskin) inhil di tahun 2015 mencapai 8,10% atau 56.850 jiwa. jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2014 yang mencapai 7,51%.

Sementara data disdukpencapil, jumlah penduduk kabupaten indrgiri hilir semester I tahun 2016, mencapai 612.665. dari jumlah tersebut, 40% atau 163.092 jiwa tergolong penduduk dengan kesejahteraan rendah.