Pendidikan Agama Kunci Membangunan Generasi Muda Riau Beretika
Rabu, 26 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Seiring dengan perkembangan global perubahan budaya yang tak terelakan, santri harus memberikan respon positif dan mengikuti perkembangan tersebut dalam suatu hal yang positif.
Menteri Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan, Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah pusat telah menaruh perhatian khusus kepada santri, ulama dan kiai. Perhatian khusus tersebut dengan menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.
Penetapan itu karena pemerintah menilai peran santri, ulama dan Kiai dalam perjuangan kemerdekaan memiliki peran yang besar. Hal itu dikatakan Menteri ketika menghadiri apel akbar Hari Santri Nasional tingkat Provinsi Riau, di halaman kantor Gubernur Riau, Kamis 6 Oktober 2016, lalu.
Sementara Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman mengatakan kalau banyak lulusan santri-santri yang telah berhasil menunjukan eksistensinya didalam berpolitikan dan kemimpinan Indonesia. Seperti, Menteri Ketenagakerjaan RI, M Hanafi Dahkiri dan Khofifah selaku Menteri Sosial RI," ujar Gubri.
Untuk itu ia berharap agar para santri harus menunjukan eksistensinya, karena Menteri Ketenagakerjaaan, Menteri Sosial juga alumni pesantren. santri juga harus bisa mengikuti perkembangan yang ada saat ini. Santri juga memiliki peran dalam pembangunan dengan meningkatkan ilmu pengetahun dan teknologi.
“Santri menjadi pribadi yang utuh ke depan. Selain iman dan taqwa yang ada pada diri santri juga, ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan keduanya ini disatukan dalam payung pendidikan di pondok pesantren," ungkap Gubri.
Gubri menjelaskan, saat ini untuk Kota Pekanbaru sebanyak 2392, Kabupaten Kampar 204 santri, Pelalawan 100 santri, Siak 450, Bengkalis 20, Rohil 60, Rohil 10, Inhil 90 santri, Inhu 90, Meranti 20, Kota Dumai 70, dan Kuansing 45.
“Kehadiran ribuan santri se Riau pada peringatan Hari Santri Nasional, bisa membuktikan bahwa santri mengangkat harkat dan martabat santri tingkat nasional. Bapak Hanif Dhakiri adalah seorang santri, hingga menjadi menteri seperti saat ini. Kita harap kedatangan Pak Menteri bisa menjadi semangat bagi santi," katanya.
Perhatian khusus yang diberikan pemerintah Provinsi Riau kepada pesantren, dikatakan Gubernur sebagai bagian Pemprov Riau dalam membangun mentalitas, moral dan etika, atau lebih tegas lagi karakter (moral and character building) peserta didik, serta menumbuhkan akhlak mulia, moral, budi pekerti atau karakter peserta didik merupakan langkah paling fundamental dan dasariah untuk membentuk karakter bangsa.
Gubernur Andi Rachman, juga mengatakan, sebahagian besar cita-cita yang ingin dicapai oleh masyarakat Riau tertuang dalam Visi Riau 2020. Namun, tinggi dan luhurnya suatu cita-cita masyarakat itu diukur dari sejauh mana cita-cita tersebut mengandung nilai agama, filosofi, moral dan budaya.
Filosofi pembangunan daerah pemerintah Provinsi Riau mengacu kepada nilai-nilai luhur kebudayaan Melayu sebagai kawasan lintas budaya yang telah menjadi jati diri masyarakatnya sebagaimana terungkap dari ucapan Laksamana Hang Tuah, "Tuah Sakti Hamba Negeri, Esa Hilang Dua Terbilang, Patah Tumbuh Hilang Berganti, Takkan Melayu Hilang di Bumi".
Budaya Melayu adalah budaya yang dibangun atas nilai-nilai ke-Melayuan yang bersumber dari nilai-nilai atau ajaran Islam. Karena itu, budaya Melayu identik dengan Islam. Bagi masyarakat Riau, nilai-nilai ke-Melayuan yang mereka pegang tersebut baik secara sadar atau pun tidak sadar, langsung maupun tidak langsung, sesungguhnya sudah mereka jalankan selama puluhan bahkan ratusan tahun silam, jauh sebelum dicanangkannya Visi Riau 2020. Visi Riau 2020 secara eksplisit ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Riau No.36 tahun 2001 yakni,
"Terwujudnya Provinsi Riau Sebagai Pusat Perekonomian Dan Kebudayaan Melayu Di Asia Tenggara Tahun 2020 Dalam Lingkungan Masyarakat Yang Agamis, Sejahtera Lahir Dan Bathin," jelasnya.
Makna dari pernyataan tersebut menegaskan bahwa apapun tujuan yang ingin dicapai, betapa pun tinggi dan luasnya cita-cita tersebut, haruslah tetap berjalan dalam koridor agama.
Terkandung juga makna bahwa betapa pun hebat, megah dan gemerlapnya pembangun fisik-material yang dicapai oleh suatu bangsa, tidak akan ada nilainya kalau masyarakat jauh dari agama. Oleh karena itu, lingkungan masyarakat yang agamis adalah harga yang tidak bisa ditawar lagi dalam mewujudkan Visi Riau 2020.
Pilihan untuk menetapkan rumusan Visi Riau 2020 seperti tersebut di atas, tentunya didasari oleh pertimbangan yang amat matang dengan menggali nilai-nilai filosofis yang berakar dari budaya dan kehidupan masyarakat Riau yaitu budaya Melayu.
"Dan kalau kita berbicara tentang Melayu, mau tidak mau pastilah berkaitan dengan Islam. Karena Islam (Syariat Islam) itu menjadi bingkai tempat terkaitnya budaya Melayu. Bahkan dalam konteks budaya, penggunaan kata Melayu dan Islam seringkali saling mengisi dan merujuk satu dengan yang lain," ujarnya.
Dalam mewujudkan Visi Riau 2020 tersebut, lanjut Gubri, Pemerintah Provinsi Riau telah menyatakan komitmen dan melakukan berbagai langkah strategis pembangunan. Hal tersebut semuanya terangkum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2014-2019.
Dalam RPJMD itu terdapat sembilan penekanan yang salah satunya menyangkut keagamaan yaitu, "pembangunan masyarakat yang berbudaya, beriman dan bertaqwa". "Semua penekanan itu mengarah kepada pembangunan dan kesejahteraan untuk masyarakat,"sebutnya.
Demi memantau kinerja dan program-program tersebut dan sejalan dengan APBD Riau 2016, Gubri Arsyadjuliandi Rahman mengaku akan memantau secara terjadwal Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Tujuannya, agar kegiatan yang dijalankan masing-masing SKPD tidak keluar dari jalur RPJMD yang sudah disahkan.
"Kita ingin seluruh kegiatan SKPD berhubungan dan berkaitan dengan RPJMD yang telah ditetapkan," tegasnya.
Arsyadjuliandi juga mengatakan, pencapaian yang ingin diwujudkan melalui pokok-pokok visi tersebut adanya keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan pembangunan ekonomi melalui pelayanan dasar yang berkualitas, infrastruktur yang memadai dan pembangunan berkelanjutan dengan aparatur yang andal dan tetap berada dalam nilai agama, filosofi, moral dan budaya.
Sejauh menyangkut krisis mentalitas dan moral peserta didik, ada beberapa masalah pokok yang menjadi akar krisis mentalitas, moral dan etika di lingkungan pendidikan. Pertama, arah pendidikan telah kehilangan objektivitasnya.
Selama ini, lembaga pendidikan seolah bukan lagi merupakan tempat peserta didik melatih diri untuk berbuat berdasarkan budi pekerti luhur, moral, dan akhlak mulia.
Proses pendewasaan diri tidak berlangsung baik di lembaga pendidikan, yang bertugas mempersiapkan mereka meningkatkan kemampuan merespons dan memecahkan masalah dirinya sendiri maupun orang lain secara bertanggung jawab.
Pemecahan masalah secara tidak bertanggung jawab, seperti melalui tawuran dan kekerasan lain, merupakan indikator tidak terjadinya proses pendewasaan melalui sekolah. Ketiga, proses pendidikan di sekolah sangat membelenggu peserta didik dan, juga para guru.
Hal ini karena formalisme sekolah dan beban kurikulum sangat berat (overloaded). Akibatnya, hampir tidak tersisa ruang bagi para peserta didik untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas kognisi, afeksi, dan psikomotoriknya.
Interaksi sosial di sekolah hampir kehilangan human dan personal touch-nya hampir serbamekanistis dan robotis. Beban kurikulum berat yang masih saja hampir sepenuhnya diorientasikan pada pengembangan ranah kognitif.
Gubri menambahkan, para santri untuk dapat menjadi agent of change, dan pesantren dituntunt untuk pertahankan pendidikan keagamaan diera globalisasi. Agar santri menjadi pribadi muslim kedepan, antara imtek dan impek, dan diharapkan menteri untuk bisa ikut sertakan balai pelatihan di pondok pesantren.
"Hal ini menunjukkan eksistensi santri dalam dunia politik dan kepemimpinan di Indonesia. Ini harus jadi motivasi bagi para santri untuk terus membangun Indonesia lebih maju ke depannya tanpa lupa akan pendidikan agama,"kata Gubernur.**(Adv/Humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 11 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Madrasah Berperan Besar Lahirkan Tokoh Inhil
TEMBILAHAN -- Tidak bisa dipungkiri madrasah punya peran yang sangat besar dan panjang dalam sejarah pendidikan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Peran madrasah dalam melahirkan tokoh Inhil, sudah tidak terhitung jumlahnya. Melihat sejarah itu semua, Pemkab Inhil…
-
Senin, 11 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Plt Sekda Buka Acara Kursus Bahasa Inggris SMAN I Bangko
BAGANSIAPIAPI -- Sebanyak 35 orang siswa siswi SMAN I Bangko mengikuti kursus Bahasa Inggris di Pare Institute. Acara kursus bahasa inggris atas kerjasama SMAN I Bangko dan Pare Institute yang dilaksanakan di kampus UNRI Rokan Hilir di jalan kecamatan Bagansiapiapi dibuka langsung oleh Plt Sekda Rohil H…
-
Minggu, 10 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Rosman Malomo: Membangun Inhil Butuh Dana Besar
BENTENG -- Wakil Bupati H Rosman Malomo mengatakan, kondisi geografis Kabupaten Inhil cukup menyulitkan dalam membangun infrastruktur. Dibutuhkan dana yang besar mengingat wilayah terdiri dari daratan rendah. Ungkapan tersebut disampaikannya dalam peringatan maulid Nabi Muhammd 1437 H…
-
Minggu, 10 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Kekhawatiran Dewan Terjawab, Untuk Pelantikan Kades Dikenakan Biaya 15 Juta Rupiah
TEMBILAHAN -- Kekhawatiran banyak pihak terhadap penundaan pelantikan Kades terpilih di Kecamatan akan ada biaya tambahan terjawab sudah. Para Kades harus setor 15 juta untuk pelantikan mereka. Informasi yang diperoleh dari beberapa Kepala Desa terpilih yang sudah…
-
Minggu, 10 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Rohil Dapat Penghargaan Adiwiyata, Proklim dan PPL Teladan
BAGANSIAPIAPI -- Komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di sekolah mendapatkan apresiasi berupa penghargaan tingkat nasional dari Pusat. Tahun 2015 lalu, Rohil meraih tiga penghargaan sekaligus dibidang lingkungan. Tujuh dari 11 sekolah di Rohil dapat penghargaan adiwiyata, beberapa kecamatan…
-
Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Tekan Kematian Ibu Dan Bayi
Koordinasi, Sinergi Tenaga Medis Dan Bidan Kampung Terus Ditingkatkan
TEMBILAHAN -- Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan meningkatkan koordinasi sinergi tenaga kesehatan dengan dukun kampung. Langkah itu diambil untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Kepala Dinas Kesejatan (Dinkes) Kabupaten Inhil, H Zainal Arifin mengungkapkan, dalam rangka upaya tersebut, ia menggelar pertemuan bersama seluruh jajarannya…
-
Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Kepenghuluan Bagan Jawa akan Dijadikan Kampung KB
BAGANSIAPIAPI -- Pemerintah Rokan Hilir (Rohil) akan menjadikan Kepenghuluan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB), Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Riau telah melakukan peninjauan dan sosialisasi pembentukan Kampung KB di Bagan Jawa baru-baru ini. Kepala Bagian (Kabag) Keluarga Sejahtera dan…
-
Jumat, 08 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Wakil Walikota Apresiasi Program Sekolah Mengaji di SMAN 1 Pekanbaru
PEKANBARU -- Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi memberikan apresiasi kepada Sekolah Menengah atas Negeri (SMAN) 1 Pekanbaru yang menggelar acara Sekolah Mengaji. "Ini merupakan salah satu program dari Pemerintah Kota dalam mewujudkan pembangunan masyarakat yang mandiri, tangguh dan berdaya saing menuju visi Pekanbaru Madani 2034,"…
-
Jumat, 08 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Inhil Lampu Kuning Penyalahgunaan Narkoba
TEMBILAHAN -– Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melaksanakan upacara deklarasi Gerakan Anti Narkoba yang di pusatkan di lapangan upacara Gajah Mada Tembilahan, Jum’at 8 Januari 2016. Bupati Inhil HM Wardan bertindak sebagai inspektur upacara. Turut di hadir Kabid BNN Provinsi Riau, Unsur Forkopimda, Anggota DPRD,…
-
Jumat, 08 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Rohil Akan Bangun Sumur Bor di Rutan
BAGANSIAPIAPI -- Ratusan Warga Binaan yang menghuni Lembaga Pemasyrakatan (Lapas) Bagansiapiapi jarang mandi. Hal ini dikarenakan terbatasnya pasokan air bersih yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) itu. Agar kedepannya para warga binaan bisa mandi dengan puas, pemkab Rohil dalam waktu dekat akan segera membangun sumur bor dihotel Pradeo…
-
Jumat, 08 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Desember, Satu Unit Mesin Berkapasitas 7 MW Akan Masuk Sistem PLTU Parit 23
TEMBILAHAN -- Pembangkit Listrik Tenaga Uap yang dibangun oleh PLN di parit 23 hingga kini sudah mencapai 70 persen. Direncanakan pada akhir desember nanti 1 unit mesin dengan daya 7 MW akan masuk sistem. Hal itu diungkapkan…
-
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati: Penerimaan Dana Pusat Sering Telat
BAGANSIAPIAPI -- Pemkab Rohil bersama DPRD Rohil pada akhir Desember 2015 kemarin telah mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Rohil 2016. APBD Rohil 2016 yang disahkan itu Rp2,696 triliun. Penerimaan daerah Rohil, masih tergantung dengan penerimaan…
-
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Hadiri Acara Silaturrahmi tim Pendukung Programnya
PEKANBARU -- Bertempat di Kecamatan Bukit Raya, digelar acara silaturrahmi tim pendukung program Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, kegiatan ini dimanfaatkan oleh Walikota Firdaus untuk memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Pekanbaru sebagai Kota Metropolitan Madani.
-
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Nabi Muhammad Meski Dijadikan Contoh Dalam Setiap Aspek Kehidupan
TEMBILAHAN -- Kegiatan maulid hendaknya dapat dijadikan sebagai momentum untuk merenungkan kembali nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sehingga dalam menjalankan aktivitas, terhindar dari dosa dan perbuatan tercela. "Kita meski menjadikan maulid sebagai langkah untuk…
-
Kamis, 07 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Sebut 2016 Tahun Kerja Dan Prestasi, Dewan Apresiasi Bupati
TEMBILAHAN -- Pernyataan Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan yang menyatakan tahun 2016 sebagai tahun kerja dan prestasi mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Inhil. Sebagaimana yang diungkapkan Dani M Nursalam ketua DPRD Inhil, Rabu,…
-
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Sekdakab Said Syarifudin Pimpin Rapat Perdana Dengan SKPD
TEMBILAHAN -- Bertempat di ruang rapat Kantor Bupati, Sekretaris Daerah H.Said Syarifudin yang di dampingi Asisten I, II dan III memimpin rapat dengan pejabat eselon III dan VI di lingkungan Sekretariat Kabupaten Inhil, Selasa 5 Januari 2016. …
-
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Dewan Sampaikan Hasil Reses Ahir Tahun 2015
TEMBILAHAN -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat paripurna perdana tahun 2016 dengan berbagai agenda, salah satunya menyangkut hasil reses ahir tahun 2015. Rapat paripurna yang digelar di Aula Gedung DPRD Inhil,…
-
Rabu, 06 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Rohil Siapkan Lahan Multifungsi
BAGANSIAPIAPI -- Lahan kosong seluas 4 hektare di Kelurahan Barat, Kecamatan Bangko bakal dijadikan lapangan multifungsi. Rencananya lahan milik pemerintah daerah akan disemenisasi untuk berbagai kegiatan olahraga dan upacara bendera. Demikian diungkapkan Bupati Rohil H Suyatno, ketika…
-
Selasa, 05 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Wardan Buka MTQ ke VI Desa Harapan Jaya Tempuling
TEMBILAHAN -- Senin 4 Januari 2016, bertempat di Masjid Nurul Yaqqin Dusun Sumber Harum Desa Harapan Jaya Kecamatan Tempuling, Bupati Inhil HM Wardan membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat desa Ke-VI. Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua…
-
Selasa, 05 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Meski Berikan Penghargaan Untuk Sumber PAD yang Capai Target
TEMBILAHAN -- Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Inhil, setiap tahunnya mengalami peningkatan. Meski begitu, masih ditemui beberapa persoalan yang harus dilakukan pembenahan dan perbaikan. Salah satunya penetapan target PAD, untuk pos restribusi dan sektor lainnya belum terukur…





