Dewan Sayangkan, PMI Pekanbaru tetap Minta Uang Kepada Warga yang Beri Darah Pengganti
Senin, 24 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Meskipun masyarakat telah membawa pendonor untuk mengganti darah yang diambil dari PMI Pekanbaru, tetapi tetap saja PMI meminta warga untuk membayar dengan dalih untuk pengolahan darah karena pembiayannya tidak ditanggung pemerintah.
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sigit Yowono ST, menyayangkan sikap PMI Pekanbaru yang terkesan memberatkan masyarakat.
"Seharusnya PMI tidak meminta kutipan uang, karena sudah ada pengganti, terkecuali tidak ada pendonor pengganti. Kalau alasan tidak dibantu dari Pemerintah, seharusnya PMI mengajukan anggaran ke DPRD, apalagi di Pekanbaru bank darah dipegang oleh PMI," tutur Sigit, Senin 24 Oktober 2016 kepada wartawan.
Politisi Partai Demokrat ini menyebut tidak habis fikir jika masyarakat yang membutuhkan darah untuk pengobatan malah makin diberatkan. Sigit berharap dalam waktu dekat ada komunikasi antara Pemerintah dan PMI kota Pekanbaru, terlebih ketua PMI merupakan Sekretaris Kota Pekanbaru yakni M Noer.
"Kita minta dari PMI untuk meringankan beban masyarakat dan membicarakan mengenai biaya pengolahan darah atau semacamnya ke pemerintah kalau mereka tidak punya anggaran. Kalau juga tidak ada titik temu segera laporkan ke DPRD," pungkasnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





