KPU Tetap Tolak SUA Ikut Pilkada, Panwaslu Pekanbaru Akan Perkarakan ke DKPP
Rabu, 05 Oktober 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- KPU Kota Pekanbaru tetap pada keputusan awal bahwa Said Usman Abdullah (SUA) tidak memenuhi syarat untuk ikut di Pilkada Pekanbaru 2017. Dengan demikian, surat rekomendasi Panwaslu Pekanbaru tidak digubris KPU.
Â
Ketua Panwaslu Pekanbaru Indra Khalid Nasution kepada wartawan saat dihubungi melalui selulernya, Rabu 5 Oktober 2016 membenarkan bahwa surat Panwas Nomor : 01/LP/RI-11/10/2016 tentang penerusan pelanggaran administrasi pemilihan, Panwas Kota Pekanbaru merekomendasikan KPU Kota Pekanbaru untuk menyatakan Said Usman Abdullah memenuhi syarat kesehatan sebagai bakal pasangan calon Wakil Walikota Pekanbaru 2017-2022 ditolak KPU.
Â
"KPU tetap pada keputusan awal bahwa Said Usman Abdullah tidak memenuhi syarat. Padahal kita merekomendasikan ke KPU bahwa Said Usman Abdullah memenuhi syarat kesehatan, Panwas langsung merekom ke KPU, namun tidak dilaksanakan," kata Indra.
Â
Karena tidak dilaksanakan, kata Indra, maka konsekwensinya adalah, Panwa memiliki peluang untuk membawa persoalan ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Â
"Tapi kita belum memutuskan, mungkin bisa jalur DKPP, kita bisa men-DKPP-kan. Calon itu ditetapkan tanggal 24 (Oktober) nanti, kita lihat kalau pasangan Said tidak masuk, maka Said bisa sengketakan surat rekomendasi (Panwas). Said bisa menyengketakan itu ke Panwas dan kita lakukan upaya DKPP, kita punya peluang itu tapi belum kita gunakan, kita lihat tahapan," ujar Said menjelaskan.
Â
Alasan Panwas berani merekomendasikan bahwa SUA memenuhi syarat untuk maju di Pilkada Pekanbaru, lanjut Indra, yakni hasil pertemuan dengan dokter yang melakukan pemeriksaan dan pihak RSUD Arifin Achmad, yang mana tidak pernah mengatakan SUA tidak layak.
Â
"Dokter saja yang menyatakan bahwa Said ditemukan disabilitas tidak berani menyatakan Said tidak memenuhi syarat, kenapa KPU bisa menafsirkan tidak memenuhi syarat. Ini sama mengkebiri hak politik seseorang untuk dipilih. Pelanggaran hak administrasi ini, kita lihat saat ini dia (SUA) mandiri, bisa sosialisasi, beraktifitas secara mandiri, dokter bilang penyakit dia ini bisa sembuh, orang sehat saat ini saja bisa sakit sewaktu-sewaktu, terlalu kejam kita sebagai penyelenggara Pemilu kalau seperti itu," pungkasnya.**(dwi)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Awalnya Teriak menolak
DPRD Pekanbaru Setujui Multi Years Sampah Rp 53 Miliar
Gaungriau.com -- Meski berulang kali anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menolak masuknya anggaran Multi Years di tahun jamak, karena dinilai bertentangan dengan aturan dan dinilai janggal, namun pada akhirnya semua berbeda pada Selasa 15 September 2015 malam. Anggaran Proyek Multi Years untuk angkutan dan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Abu Hasan : Sulaiman Zakaria sarat dengan pengalaman
Gaungriau.com -- Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Bupati Kabupaten Bengkalis Abu Hasan, menilai Sulaiman Zakaria adalah calon yang tepat untuk Memimpin Bengkalis lima tahun kedepan. Pasalnya Sulaiman Zakaria sarat dengan berbagai pengalaman yang ada baik birokrat maupun dan praktisi. Hal ini langsung di utarakan oleh Abu Hasan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Peduli Kabut Asap
Tim Pemenangan SNI Bagikan Tigaribu Masker
Gaungriau.com -- Prihatin dengan kondisi kabut asap yang kian pekat melanda Bengkalis membuat tim koalisi pemenangan Sulaiman Zakaria- Noor Choris Putra (SNI) bergerak peduli terhadap bencana kabut asap. Kepedulian itu terlihat, dari pembagian 3.000 masker kepada masyarakat, Senin 14 September 2015. Pembagian masker oleh koalisi pemenangan SNI…
-
Minggu, 13 September 2015 - 00:00:00 WIB
Sohibul Iman: Kami Oposisi Loyal
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-4 di Depok, Jawa Barat, pada 14 - 15 September. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan partainya tetap akan berada di…



