Maksimalkan Peningkatan Siklus Perekonomian Rakyat di Pasar Resmi
Minggu, 08 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkeinginan kuat untuk memaksimalkan siklus perekonomian masyarakat di Pasar pasar resmi. Untuk itu, Pemko komit lakukan penertiban terhadap keberadaan pasar kaget. Penetiban dilakukan guna menertipkan mereka untuk berdagang di pasar-pasar resmi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, M Noer MBS mengatakan, banyak nilai manfaat yang dapat di petik ketikan keberadaan pasar kaget tertip dan berjualan hanya di pasar resmi. Diantaranya, dengan ditertipkanya pelaku pasar kaget dapat menata kegiatan di pasar resmi dan kondisinya dapat diakomodir dengan baik.
Selain itu, dengan keberadaan pedagang di satu tempat, kondisi harga dapat terus terpantau dan kestabilannya dapat terjaga dengan baik. Dan yang tidak kalah pentingnya, ketika pedagang itu tertip maka fasilitas dipasar dapat di manfaatkan secara optimal.
Untuk itu, pemko terus dengan gencar menertipkan keberadaan pasar kaget. Agar terciptanya siklus perekonomian yang lebih baik dipasar-pasar resmi. Menurut M. Noer, munculnya pasar kaget membuat minimnya aktivitas jual beli di pasar resmi. "Tempat dan lokasi sudah disediakan dengan baik," ungkapnya.
Yang jelas, niat utama dilakukannya penertiban terhadap pedagang pasar kaget, agar mereka secara bersama-sama berjualan di tempat yang aman. Da membangun perekonomian yang lebih baik secara bersama-sama pula. "Ketika mereka sudah terkumpul di satu titik pasar resmi maka dengan sendirinya akan tercipta siklus ekonomi yang aman pula," ungkapnya.
Menurut M. Noer, komit menertipkan pasar kaget bukan berarti dengan masuknya mereka di pasar resmi pendapatan Pemko melonjak tinggi. Tidak sama sekali. Pendapatan pemko menjadi PAD dari sektor pasar tidak siknifikan. "Paling pendapatan kembali lagi difungsikan untuk kepentingan pasar, seperti untuk biaya operasional dan biayalainnya di pasar," sebutnya.
Dijelaskannya juga, maraknya pasar kaget tidak lepas dari perkembangan dan pertumbuhan masyarakat. Dan mereka lebih cendrung untuk berbelanja di pasar kaget karena lokasiya amat sangat dekat dengan kediaman mereka. "Agar dapat lebih terkontrol maka mereka ditertipkan. Tertip jauh lebih bagus. Masyarakatpun bisa untuk berbelanja langsung ke pasar resmi," sebutnya.
Ke depan, tidak adalagi pedagang pasar kaget tumbuh dan berkembang seperti sebelumnya. Ketika satu atau dua orang pedagang yang berualan ditempat yang di larang maka akan di tertipkan. Selama ini terkesan lebih mengedepankan kemanusiaan sehingga pertumbuhan mereka terus bertambah hingga menjadi komunitas (kekuatan).
"Jika sudah seperti itu, maka akan sedikit sulit menertipkannya dan butuh waktu. Berbeda ketika pedagang baru satu atau dua orang, saat ditertipkan bisa langsung bersih," ungkapnya.**(adv/humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Kamis, 14 April 2016 - 00:00:00 WIB
Kembangkan Produk Lokal Perlu Bantuan Bapak Angkat
TEMBILAHAN -- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Inhil Zulaikhah Wardan mengatakan untuk mengembangkan produk asli daerah perlu dibantu oleh 'bapak angkat' yakni perusahaan-perusahaan yang ada di Inhil. Hal itu disampaikannya saat mendampingi Mendampingi Ketua Dekranasda…
-
Kamis, 14 April 2016 - 00:00:00 WIB
Penghulu dan Lurah Diminta Berhati-hati Gunakan ADD
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno meminta kepada seluruh camat agar proaktif melakukan pemantauan masing-masing datuk kepenghuluan maupun kelurahan terhadap penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2016 ini. "Kita mengharapkan jangan sampai terjadi hal-hal yang…
-
Rabu, 13 April 2016 - 00:00:00 WIB
Kerja Enam Hari, Setda Rohil: Belum ada Edaran Dari Menteri Terkait
BAGANSIAPIAPI -- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) belum mewacanakan pemberlakukan enam hari kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Hingga saat ini, Pemkab masih tetap mengacu pada peraturan Bupati Nomor 21 Tahun 2015 yang memberlakukan Lima hari kerja sejak tanggal 1 Agustus 2015. …
-
Rabu, 13 April 2016 - 00:00:00 WIB
Wardan Ingin Kepala SKPD Bantu Tangani Masalah Desa Perigi Raja
TEMBILAHAN -- Bupati Kabupaten Inhil HM Wardan mengajak Kepala SKPD untuk mencari solusi guna menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Perigi Raja Kecamatan Kuindra. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara temu wicara dengan masyarakat desa…
-
Selasa, 12 April 2016 - 00:00:00 WIB
Guru Diminta Kerja Sepenuh Hati
TEMBILAHAN -- Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil Syaifuddin, menghimbau seluruh tenaga pendidik atau guru yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal. Dikatakan Syaifuddin, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,…
-
Selasa, 12 April 2016 - 00:00:00 WIB
Badan Kesbangpollinmas Rohil Taja Sosialisasi Pembauran Kebangsaan
BAGANSIAPIAPI -- Kepala Badan Kesatuan Bangsa, politik dan PErlindungan Masyarakat (Kesbangpollinmas) Rokan Hilir (Rohil) Suwandi secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Percepatan Proses Pembauran di Lingkungan Masyarakat Riau dan Pemberian Tanda Penghargaan Pembauran Tahun 2016. Sosialisasi tersebut diselenggarakan oleh…
-
Selasa, 12 April 2016 - 00:00:00 WIB
Legislator Rohil Minta Pasien Gizi Buruk Dirujuk ke Pekanbaru
BAGANSIAPIAPI -- Guna mengatasi pasien gizi buruk bisa maksimal. Oleh karena iti, Anggota DPRD Rokan Hilir, Imam Suroso,SE menginginkan dapat dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru. "Kita sangat prihatin melihat kondisi pasien gizi buruk (Roni). Dan perlu…
-
Senin, 11 April 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Inhil Dukung Penuh Kegiatan Syiar Islam
TEMBILAHAN -- Bupati Inhil HM Wardan melalui staf ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik mengatakan, Pemkab Inhil menyambut baik dan sangat mendukung atas upaya masyarakat dalam mensyiarkan Islam yang salah satunya adalah pelaksanaan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
-
Senin, 11 April 2016 - 00:00:00 WIB
Dewan Rohil Minta Distanak Bina Petani
BAGANSIAPIAPI -- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) meminta Dinas Pertanian dan peternakan (Distanak) rohil untuk melakukan pembinaan secara maksimal kepada petani. Hal ini bertujuan agar para petani lebih semangat dalam mengembangkan lahan pertanian…
-
Senin, 11 April 2016 - 00:00:00 WIB
Sekda: Popda Kabupaten Lahirkan Atlet Berprestasi
BAGANSIAPIAPI -- Plt Sekretaris Daerah (Setda) Rokan Hilir (Rohil), Drs H Surya Arfan, MSi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daearh (Popda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), untuk dipertandingkan Senin 11 April 2016. Sekda minta, jadikan Popda Kabupoaten sebagai ajang melahirkan atlet berpestasi. …
-
Minggu, 10 April 2016 - 00:00:00 WIB
Kinerja Lamban, Pemkab Kembali Dapat Kritikan Dewan
TEMBILAHAN -- Lambannya kinerja Pemkab Inhil kembali menuai penilaian "miring" dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kali ini dilontarkan oleh Ketua Komisi I DPRD Inhil, Riau, HM Yusuf Said. Politisi Golkar mengaku kecewa dengan Pemkab Inhil lantaran…
-
Minggu, 10 April 2016 - 00:00:00 WIB
SKPD Diminta Gencarkan Promosi Daerah
TEMBILAHAN -- Minimnya promosi terhadap potensi yang ada di Kabupaten Inhil menjadi penyebab kurangnya minat investor untuk menanamkan modal. Padahal, Kabupaten Inhil sangat kaya dan memiliki banyak potensi daerah yang bisa kembangkan. "Kelemahan kita selama ini dikarenakan…
-
Minggu, 10 April 2016 - 00:00:00 WIB
MTQ Bentuk Akhlak dan Kerakter Masyarakat Menuju Pekanbaru Madani
PEKANBARU -- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) merupakan tradisi yang patut diapresiasi karena pelaksanaanya membawa misi mendekatkan umat Islam dengan Al-Quran. Diharapkan menjadi stimulan melahirkan generasi qari dan hafidz terbaik yang memotivasi segenap Muslim dan senantiasa meningkatkan kemampuan seni baca Al-Quran. …
-
Sabtu, 09 April 2016 - 00:00:00 WIB
Disdukcapil Inhil Belum Terima Acuan KIA Dari Pusat
TEMBILAHAN -- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) MJ Verman mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat untuk melaksanakan program Kartu Identitas Anak (KIA). Menurutnya, KIA tersebut memiliki manfaat…
-
Jumat, 08 April 2016 - 00:00:00 WIB
634 Orang PNS Inhil Akan Beralih Status Menjadi PNS Pusat dan Provinsi
TEMBILAHAN -- Sebanyak 634 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) akan beralih status menjadi PNS Pusat dan Provinsi Riau. "30 Orang akan beralih ke Pusat dan 604 Orang akan beralih ke Provinsi," Ungkap Rajuddin kepala…
-
Kamis, 07 April 2016 - 00:00:00 WIB
UN di Rohil Berlanngsung Tanpa kendala
BAGANSIAPIAPI -- Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA sederajat di kabupaten Rokan Hilir (Rohil), hingga hari tekahir pelaksanaannya Kamis 7 April 2016, berjalan tanpa kendala, berlangsung aman dan lancar. Untuk hari terakhir hari ini hanya menyisakan bagi SMK,…
-
Kamis, 07 April 2016 - 00:00:00 WIB
Selama 2016, 51 PMKS di Jaring Dinsos Inhil
TEMBILAHAN -- Selama periode Januari hingga April 2016, Dinas Sosial Tembilahan berhasil mengamankan 51 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Mereka yang terjaring antara lain,gelandangan dan pengemis (Gepeng) "Keberadaan puluhan PMKS tersebut melanggar Permendagri Nomor 8 Tahun…
-
Rabu, 06 April 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Suyatno Ingatkan Penghulu Jangan Salah Menggunakan ADD
BAGANSIAPIAPI -- Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno mengingatkan kepada datuk kepenghuluan (Kades-red) untuk memanfaatkan Anggaran Dana Desa (ADD dan DD) dengan baik, dan tidak main-main terhadap anggaran tersebut. kalau tidak akan berurusan dengan hukum. Pasalnya, Pemerintah…
-
Rabu, 06 April 2016 - 00:00:00 WIB
Pengelolaan PBBP2 Masih Terkendala Persoalan Administratif
TEMBILAHAN -- Sejak dialihkannya pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dari pihak Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) kepada Pemerintah Daerah Indragirti Hilir (Inhil) yang dikelola oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten (Inhil) per 1 Januari 2014, masih terkendala pada persoalan administratif.
-
Rabu, 06 April 2016 - 00:00:00 WIB
Pemkab Diminta Cairkan Dana Penyertaan Modal Untuk PDAM
TEMBILAHAN -- Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Riau, Iwan Taruna mengungkapkan, hutang PDAM Tirta Indragiri kepada PLN sebesar Rp 680 juta dan ditambah denda keterlambatan pembayaran menjadi Rp 771 juta. Untuk itu Pemkab diminta mencairkan dana penyertaan modal yang sudah disepakati.



