Peserta Mandiri Merasa Tertipu
BPJS Kes Dumai Tarik Iuran Orang yang Sudah Meninggal Dunia
Selasa, 06 September 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- BPJS Kesehatan Kota Dumai menarik iuran anggota keluarga peserta mandiri secara sepihak. Hal itu membuat peserta jadi kecewa dan merasa tertipu.
Ternyata, besarnya tunggakan iuran itu lantaran BPJS Kesehatan Kota Dumai telah memasukkan secara sepihak isteri dan anaknya menjadi peserta BPJS Kesehatan tanpa sepengetahuan peserta bersangkutan. Bahkan orang tuanya yang sudah meninggal dunia juga dicatat sebagai peserta BPJS Kesehatan Dumai.
"Saya tadi mau stor melalui bank Mandiri, ketika saya cek tunggakan BPJS Kesehatan mencapai Rp 3 juta. Pada hal, saya peserta mandiri. Sebab itu saya sengaja mendatangi kantor BPJS Kesehatan Dumai untuk mempertanyakan kenapa iuran bulan September 2016 mencapai sebesar Rp 3 juta lebih. Pada hal, iuran sebelumnya hanya Rp 80 ribu per bulan,"ungkap Johannes Eduard Siregarkepada wartawan di kantor BPJS Kesehatan Dumai, Selasa 6 September 2016.
Ironisnya, sebut Johanes, pegawai BPJS Kesehatan bernama Ilham saat ditanya dengan enteng menjawab bahwa pengikutsertaan keluarga menjadi peserta BPJS Kesehatan merupakan system yang sudah berjalan di BPJS Kesehatan dan sudah disosialisasikan melalui radio. "Data ini diambil dari kartu keluarga (KK) yang anda serahkan saat mendaftar sebagai peserta,"kilah Ilham.
Tidak hanya Johanes, salah seorang rekan media di Kota Dumai juga kecewa berat terhadap pelayanan BPJS Kesehatan Dumai. Pasalnya, Wartawan sudah memiliki 4 orang cucu itu dan sudah terdaftar sebagai peserta Mandiri BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terkejut ketika hendak membayar iuran BPJS Kesehatan melalui transper BRI Dumai muncul tulisan peserta (PCT) 5 orang dengan tagihan sebesar Rp 400 ribu rupiah.
Pada hal, biasanya iuran BPJS Kesehatan yang dibayar melalui transfer BRI hanya sebesar Rp 80 ribu per bulan. Merasa tak terima, dia juga mendatangi kantor BPJS Kesehatan Dumai untuk mempertanyakannya. Alhasil, jawaban yang dia terima dari pihak BPJS Kesehatan Dumai sangat mengecewakan.
Pegawai BPJS Kesehatan, Ilham kembali berdalih dan mengatakan bahwa mengikutsertakan keluarga peserta mandiri menjadi peserta BPJS Kesehatan sesuai program gotong royong. Data tersebut diambil dari KK peserta mandiri saat mendaftar jadi peserta.
Mendengar ungkapan pegawai BPJS Kesehatan tersebut, jelas tak diterima peserta sehingga terjadi komplain. "Saya butuh penjelasan, peserta mandiri itu seperti apa? Karena, saya sudah dua tahun lebih jadi peserta baru bulan ini ada masalah. Ada apa ini? Saya mohon penjelasan,"tegas wartawan dari salah satu koran terbitan harian di Pekanbaru yang bertugas di Kota Dumai tersebut.
Untuk diingat, peserta BPJS Kesehatan mandiri adalah masyarakat dan kalangan pekerja bukan penerima upah (PBPU) yang mendaftar sendiri menjadi peserta BPJS kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Iuran untuk kedua BPJS tersebut juga dibayar sendiri setiap bulan.**(yus)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 18 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Disperindag Pekanbaru Bakal Sidak Penjual Makanan Sekolah
PEKANBARU -- Guna memberikan rasa aman bagi anak-anak dilingkungan sekolah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) penjual makanan yang berada dilingkungan sekolah. Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan bahwa…
-
Minggu, 17 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Tekan Penyebaran DBD, Diskes Latih Pelajar Sebagai Jumantik
PEKANBARU -- Untuk menekan penyebaran nyamuk yang membawa penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di masyarakat. Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru membidik peserta didik untuk dijadikan Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Diskes Pekanbaru, Gustiyanti, kepada…
-
Minggu, 17 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Permintaan Banyak, PMI Pekanbaru Gencarkan Kumpul Darah
PEKANBARU -- Kebutuhan darah di Kota Pekanbaru masih tinggi. Untuk itu, setiap bulan Palang Merah Indonesia (PMI) Pekanbaru harus bisa mengumpulkan 3000 kantong darah. Ketua PMI Pekanbaru, M Noer kepada wartawan Ahad 17 Juli 2016, membenarkan jika…
-
Kamis, 14 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Jumlah Penduduk Naik Drastis, Bukan Berarti KB Tak Jalan
SIAK -- Dalam kurun waktu 16 tahun sejak dimekarkan dari kabupaten induk, telah terjadi lonjakan pertumbuhan penduduk luar biasa di Kabupaten Siak. Pertumbuhan jumlah penduduk Negeri Istana” ini disebut-sebut sebagai lonjakan jumlah penduduk tertinggi di Provinsi Riau, dengan presentasi mencapai 37 persen pertahunnya. Hal…
-
Kamis, 14 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Inovasi RSUD Siak Tembus Nominasi Tiga besar Nasional
SIAK -- Berbagai inovasi yang digagas RSUD Tengku Rafian Siak Sri Indrapura dalam mendukung optimalisasi pelayanan publik, khususnya Layanan Promosi Konseling Kesehatan Reproduksi (Kespro), mengundang rasa kagum dan apresiasi dari Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat Sri Rahayu. Sri Rahayu bersama Kepala Perwakilan BKKBN Riau Yendrizal…
-
Rabu, 13 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Pj Kades Selari Gelar Musyawarah Perpindahan Posyandu
SUNGAIPAKNING -- Pj Kades Sungai Selari Mulyadi, SH akan mengelar musyawarah bersama masyarakat untuk memindahkan posyandu yang berada di jalan Sudirman (samping PLN). "Sudah banyak saya mendapatkan laporan dari masyarakat tentang posyandu itu, karena sangat mengangu penguna…
-
Senin, 11 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
Sampah Belum Juga Teratasi, ini Kata DPRD
PEKANBARU -- Momok sampah yang hingga kini masih terlihat menumpuk dan berserakkan dibeberapa ruas jalanan kota Pekanbaru tampaknya belum juga bisa teratasi dengan baik oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Pertanaman (DKP) sebagai penanggung jawab kebersihan, setelah pemerintah memutus hubungan kerja dengan…
-
Kamis, 30 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Amril Terima Kunjungan Tenaga Kesehatan Program Nusantara Sehat
TANJUNGMEDANG -- Disela-sela kesibukannya sebagai orang nomor satu di wilayah berjuluk Negeri Junjungan, Bupati Bengkalis Amril Mukminin berkesempatan menerima kunjungan enam tenaga kesehatan program Nusantara Sehat dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Rabu 29 Juni 2016. …
-
Kamis, 30 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Tidak Ada Vaksin Palsu di Kaabupaten Pelalawan
PELALAWAN - Hingga kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pelalawan tak menemukan adanya vaksin palsu yang beredar di daerah ini. Begitu juga dengan di puskesmas-puskesmas, sejauh ini tak menemukan vaksin palsu yang beredar. "Memang di Pekanbaru, BPOM menemukan…
-
Kamis, 30 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Diskes Pekanbaru Himbau Masyarakat Lakukan Vaksinasi di Instansi Milik Pemerintah
PEKANBARU -- Pemerintah Kota Pekanbaru menghimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru untuk melakukan vaksinasi diinstansi milik Pemerintah. Sebab, bisa dipastikan vaskin yang digunakan sudah aman teregister dari Kementerian Kesehatan RI. Menyusul hebohnya kasus peredaran vaksin palsu beberapa hari…
-
Kamis, 30 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Pekanbaru Minta Usut Tuntas Pembuat dan Penyebar Vaksin Palsu
PEKANBARU -- Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Yose Saputra, berharap kepada penegak hukum agar dapat mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku pembuat dan penyebar vaksin palsu. Hal ini disampaikan Politisi Golkar tersebut terkait terungkapnya kasus…
-
Rabu, 29 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
BPJS Kesehatan Permudah Prosedur Pelayanan Kesehatan Bagi Pemudik
PEKANBARU -- Sebagai wujud kepedulian terhadap kenyamanan dan kepuasan peserta dalam penjaminan pelayanan kesehatan menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2016, BPJS Kesehatan menerapkan kebijakan khusus terkait pelayanan kesehatan. Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Utama Pekanbaru Chandra…
-
Rabu, 29 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Diskes Tunggu Temuan Vaksin Palsu dari BPOM
PEKANBARU -- Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru saat ini masih akan menunggu hasil temuan vaksin palsu dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Pekanbaru. Untuk saat ini, temuan vaksin palsu sudah dikirim ke Kementrian Kesehatan dan menunggu bukti apakah vaksin tersebut palsu atau tidak.
-
Rabu, 29 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Terkait Temuan Vaksin Palsu
Pemko Mengaku Telah Perintahkan Diskes Ambil Langkah Antisipatif
PEKANBARU -- Ditemukannya vaksin palsu oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Riau, yang beredar di Kota Pekanbaru membuat khawatir semua pihak. Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, H M Noer MBS mengatakan telah memberi amanah kepada Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru untuk melakukan dan mengambil…
-
Selasa, 28 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Antisipasi Vaksin Palsu, Kadiskes Siak Terjunkan Tim
SIAK -- Saat ini isu vaksin palsu sudah menjadi perbincangan hangat publik. Hal ini membuat masyarakat galau, khususnya para orang tua yang memikirkan anaknya. "Untuk memastikan agar Kabupaten Siak bebas dari vaksin palsu Dinas kesehatan setempat telah…
-
Selasa, 28 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Dinkes Dumai Anggarkan 6,6 Miliar Untuk Pembangunan dan Pengrehaban Pukesmas
DUMAI -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Dumai pada tahun 2016 ini akan melakukan pembangunan dan pengrehaban sejumlah Puskesmas yang ada dibeberapa wilayah kecamatan yang ada di Kota Dumai. Untuk melaksanakan pembangunan dan pengrehaban tersebut, Dinkes Kota Dumai menyiapkan anggaran dana sebesar Rp 6,6 miliar yang bersumber dari…
-
Minggu, 26 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Pengamanan Bidang Kesehatan Jelang Lebaran, Diskes Pelalawan Trunkan 30 Personil
PELALAWAN -- Untuk pengamanan di bidang kesehatan jelang lebaran ini, Dinas Kesehatan Pelalawan menurunkan 30 personil yang terdiri dari tenaga medis, paramedis dan supir. Dari jumlah 30 personil tenaga kesehatan itu, akan disebar di lima titik yang ada di Kabupaten Pelalawan. …
-
Sabtu, 25 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Disperindag dan BPOM Diminta Turun Periksa Kue Lebaran di Pinggir Jalan
PEKANBARU -- Menjelang lebaran idul fitri 1437 Hijriah, pedagang kue dadakan bermunculan di sepanjang jalanan Kota Pekanbaru. Pedagang ini berasal dari luar kota. Mereka menjual berbagai jenis kue kering. Guna memastikan apakah kue ini aman dikonsumsi masyarakat…
-
Rabu, 22 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Masa Libur Panjang
Diskes Pelalawan Janji Beri Pelayanan Kesehatan Maksimal Bagi Masyarakat
PELALAWAN -- Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan tetap terus melakukan pemantauan kesiapan pelayanan kesehatan dan jaringannya selama masa liburan panjang. "Diskes juga menginstruksikan kesiap siagaan terhadap menyebarnya penyakit-penyakit yang berpotensi berkembang menjadi kasus Keadaan Luar Biasa (KLB)…
-
Minggu, 19 Juni 2016 - 00:00:00 WIB
Posyandu di Palika Tetap Buka Selama Ramadhan
PANIPAHAN -- Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) selama Ramadhan tetap buka seperti biasanya. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan secara Prima kepada Masyarakat. Selain itu, Dibukanya posyandu selama bulan Ramadhan ini tidak akan menjadi penghalang puasa atau alasan untuk…






