Kerisauan Bupati Terkait Defisit Listrik di Siak
Kamis, 04 Agustus 2016 - 00:00:00 WIB
SIAK -- Bupati Siak Syamsuar, Rabu 3 Agustus 2016 kemarin curhat ke Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Agus Wibisono di Jakarta. Ayah tiga putra ini menceritakan kondisi wilayah di kabupaten Siak yang masih mengalami defisit listrik. Akibat defisit listrik tersebut, sejumlah kecamatan mengalami pemadaman secara bergilir.
"Dalam pertemuan yang tak terjadwal ini, Saya langsung menyampaikan aspirasi rakyat di daerah yang saya pimpin. Kami berdiskusi aktif dan saya mendesak ada solusi konkrit, seperti yang Ia tuliskan diakun facebooknya kemarin.
"Setelah pertemuan ini, saya tahu bukan berarti besok akan langsung ada solusi. Karena krisis listrik ini memiliki kompleksitas masalah yang penyelesaiannya berjenjang. Kewajiban kita adalah terus berikhtiar, berikhtiar dan berikhtiar.
"Saya mendapat laporan mengenai krisis listrik yang kian dahsyat di Siak. Lampu mati hidup tak kenal waktu. Banyak yang mengirim pesan memarahi-marahi saya juga. Sangat wajar dan sangat bisa saya pahami.
Untuk dimaklumi lanjutnya, persoalan listrik ini kewenangannya tidak hanya di Pemda saja. Sejak dulu saya telah meletakkan listrik sebagai prioritas utama. Semua kewenangan yang ada di kami seperti pembebasan lahan, terus dilakukan. Alokasi anggaran untuk itu tidak pernah berkurang. Kami turut mendesak agar pihak-pihak terkait lintas Kementerian dan Lembaga juga turut memberikan perhatian serius soal ini.
Usaha dan upaya terus dilakukan. PLN akan membangun gardu induk di Perawang yang saat ini dalam proses pembebasan lahan. Untuk pembangunan bidang kelistrikan, Pemda Siak juga terus berusaha. Elektrifikasi dari 33 % sampai sekarang mencapai 62,53%. Dari 6 Kecamatan yang belum ada listrik, sekarang hanya tinggal Kecamatan Sei Mandau saja. Saat ini sudah mulai dipasang jaringan dari Perawang ke Sei Mandau.
Mesin listrik sudah terpasang 14 unit dengan kekuatan 25 MW di Sei Rawa, namun sayangnya hanya hidup 0,8 KW karena gas kurang. Ini juga butuh solusi, yang kewenangannya juga tidak sepenuhnya ada di Pemda.
Setiap usaha tanpa henti saya akui tetap masih kurang, karena keterbatasan sumber energi dan bertambahnya volume kebutuhan di masyarakat. Tidak hanya rakyat saja yang kesal, saya pun kalau di kantor sedang asyik kerja dan memimpin rapat, masih sering diwarnai pemadaman listrik.
Meski bisa diakali memakai genset, saya memikirkan bagaimana rakyat yang tidak memiliki genset di rumah-rumah mereka. Sungguh saya turut merasakan apa yang rakyat kesalkan.
Karena listrik ini kebutuhan mendesak, kebutuhan orang banyak. Dulu mantan Dirut PLN yang juga mantan Menteri BUMN, Bapak Dahlan Iskan pernah berkata pada saya, bahwa krisis listrik di Siak bagai anak ayam mati di lumbung padi. Daerah kaya tapi persoalan listrik masih saja ada. Beliau sangat paham apa yang Siak alami.
Insya Allah, saya akan terus berkomitmen 'berteriak' menyuarakan masalah listrik ini pada pihak-pihak terkait. Seraya terus berupaya semaksimal mungkin mengeluarkan kebijakan yang menjadi kewenangan dan tanggungjawab saya sebagai kepala daerah. Masalah listrik ini sangat kompleks dan harus 'dikeroyok' sama-sama, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi dan di pemerintah pusat (Kementerian/Lembaga).
Saya mohon maaf bagi rakyat yang masih kesal dengan persoalan listrik. Percayalah, saya tidak diam. Semoga Allah SWT meridhoi setiap ikhtiar kita dan memberi jalan keluar terbaik untuk rakyat Siak.
Menurut data dari Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Siak jumlah Kampung yang belum dapat jaringan PLN sebanyak 25 kampung dari 131 Kelurahan/Kampung se Kabupaten Siak. Dari 25 kampung tersebut sebanyak 4 kampung telah dibangun jaringan listrik PLN dan Pemkab Siak, tetapi belum operasional. Dan sisanya 21 kampung belum ada jaringan listrik PLN/Pemkab Siak.**(rls/hms)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dewan Minta Pengerjaan Jalur Lambat Dilanjutkan
PEKANBARU -- Pengerjaan jalur lambat di Jalan HR Soebrantas hingga kini masih terhenti. Sejak awal pembangunan, jalur lambat ini diperuntukkan untuk mengurai kemacetan di kawasan Panam. Keberadaan jalur ini tentu sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat yang selama ini kerap terjebak macet disana. …
-
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Brantas Gepeng, Kastapol PP Berharap Koordinasi Semua Pihak
PEKANBARU -- Permasalahan Gelandangan dan pengemis (Gepeng) masih menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Kepala Badan Satpol PP kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan bahwa penanganan gepeng di Pekanbaru ?membutuhkan koordinasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah hingga seluruh lapisan masyarakat.
-
Selasa, 23 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
105 Naker Asing Beredar di Pelalawan
PELALAWAN -- Kepala Dinas Tenaga Kerjaa (Disnaker) Kabupaten Pelalawan Nasri,FE menyebutkan saat ini ada 105 Tenaga kerja asing tersebar disejumlah perusahaan di Kabupaten Pelalawan.Dimana setiap Tenaga kerja asing harus didampoingi tenaga ahli yang berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) selama bekerja. …
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Zaini Pertanyakan Kopian SKT Warga Ke Pemda Siak
SIAK -- Persoalan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) kampung Rawang Air putih Kecamatan Siak hingga saat ini belum juga tuntas, dan masih dalah tahap mencari jalan keluarnya. Untuk menyelesaikan masalah CPCL tersebut telah dilakukan puluhan kali pertemuan…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Masyarakat Dusun Takolu Kampung Kandis Dambakan Penerangan PLN
KANDIS -- Sekitar 30 Kepala Keluarga (KK) RT 02 RK 05 dusun Takolu Kampung Kandis sampai saat ini belum merasakan yang namanya penerangan listrik dari PLN, pasalnya dusun yang terletak di ujung Kecamatan Kandis yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkalis ini belum dimasuki jaringan listrik PLN.
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Warga Resah, Tapak Sepatu Berlafadz Allah Beredar di Pusat Perbelanjaan
PELALAWAN -- Warga Pangkalan Kerinci di Kabupaten Pelalawan terutama ummat Muslim dibuat resah, pasalnya sejumlah produk sepatu salah satunya bermerk precise buatan pabrikan Sepatu dari Surabaya ini terlihat Jelas menggunakan lafadz Allah ditapak sepatu buatannya. Hal ini…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Antisipasi ajaran Sesat, Camat Himbau Masyarakat Ikut Pantau Lingkungan
RAMBAH -- Camat Rambah, mengajak seluruh elemen baik Kepala Desa, RT,RW, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat, ikut berperan memantau wilayah di lingkungan tempat tinggalnya antisipasi masuknya ajaran sesat ke Kabupaten Rohul. Ajakan dan himbauan itu, disampaikan…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Ahmad Supardi: LGBT Berpotensi Jadi Ancaman Bagi Kehidupan Beragama
PASIR PENGARAYAN -- Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengatakan bahwa fenomena Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang akhir-akhir ini marak dan bahkan menjadi isu actual di Indonesia, berpotensi jadi ancaman bagi peningkatan kualitas kehidupan beragama. …
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Mesti Tepat Sasaran
Masyarakat Minta Dana Aspirasi Dewan disalurkan Murni Kebutuhan Rakyat
SELATPANJANG -- Aggaran aspirasi anggota DPRD perlu disorot semua pihak, apalagi dana tersebut mesti disalurkan sebesar besarnya untuk kebutuhan Rakyat bukan disalurkan untuk kepentingan Pribadi dan Kelompok. Hal itu di katakan Din Bangkok warga alah air Timur…
-
Senin, 22 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Hadiri Malam Perayaan Cap Go Me
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, menghadiri acara perayaan malam Cap Go Me bersama Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau di Jalan Karet Pekanbaru, Ahad 21 Februari 2016 malam. Seperti biasa, acara yang…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Baznas Cukup Berperan Dalam Membantu Kehidupan Warga Miskin
SIAK -- Dewan sangat memuji dan menyanjung terhadap pengelolaan zakat yang telah dilakukan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak. Pasalnya zakat yang berhasil dikumpulkan oleh Baznas Kabupaten Siak, cukup memberi andil positif bagi kehidupan masyarakat yang masuk didalam ketagori miskin. …
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Kemenbud Minta Pekanbaru Menjadi Kota Smart City
PEKANBARU -- Kementrian Kebudayaan Pariwisata (Kemenbud) melalui Mentrinya Arief Yahya meminta Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menuju smart city dan membuat branding sendiri. Demikian disampaikan Wali kota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT melalui Kepala Bagian (Kabag) Humas Pekanbaru,…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dua Desa di Pagaran Tapah Darussalam Terkesan Dianak Tirikan
PAGARANTAPAH -- Desa Pagaran Tapah Darussalam dan Kembang Damai yang berada di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu terkesan dianak tirikan oleh pemerintah. Pasalnya, di dua desa tersebut sejak beberapa tahun ini pembangunan di bidang infrastuktur bisa dikatakan tidak ada. …
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Quo Vadis PLN di Rohul
UJUNGBATU -- Sejumlah masyarakat Ujungbatu sangat mengesalkan pemadaman listrik yang dilakukan PLN. Selain tidak tau sebabnya, beberapa hari ini pemadaman listrik berlarut hingga delapan jam lamanya membuat aktifitas masyarakat terhambat. Selain itu, masyarakat juga menilai pemerintah terkesan…
-
Kamis, 18 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Kembali Ingatkan Pemko Kelola Baliho dan Reklame dengan Tertib
PEKANBARU -- DPRD Pekanbaru kembali mengingatkan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk lebih lagi memperhatikan penataan baliho dan reklame. Karena, saat ini masih ada beberapa baliho yang tidak terkelola dengan baik. "Seperti baliho dan reklame yang tidak berizin…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Sampah Berserak, DKP Kembali Evaluasi PT MIG
PEKANBARU -- Kendatipun Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sudah menunjuk pihak ketiga yakni PT Multi Inti Guna (MIG) untuk bertanggungjawab dalam pengangkut sampah di Kota Pekanbaru. Namun kenyataannya penumpukan sampah masih banyak ditemukan dibeberapa ruas jalan seperti jalan Nangka.
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Disnaker Diminta Periksa dan Awasi Sistem Manajemen K3 Perusahaaan
PELALAWAN - Dinas Tenaga Kerja (Disnaaker) Kabupaten Pelalawan diminta untuk Lebih ekstra ketat mengawasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Pasalnya Dewan menilai masih banyak perusahaan di Pelalawan yang belum menerapkan SMK3. "Sesuai PP 50 2012…
-
Rabu, 17 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dinilai Kangkangi Banyak Aturan, Besok Mahasiswa dan Pemuda Bunut Demo PT Adei
BUNUT -- Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kecamatan Bunut, akan menggelar aksi ke PT Adei Plantation. Aksi demo akan dilakukan, besok Kamis, 18 Februari 2016, di kantor PT. Adei Plantation desa Kemang Kecamatan Pangkalan Kuras. Koordinator lapangan (Korlap)…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tarik Wisatawan, ASITA Diminta Promosikan Wisata Riau
PEKANBARU -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman berharap Association of Indonesian Tours & Travel Agncies (ASITA) Riau bisa membuat paket-paket wisata yang bisa membawa orang lebih banyak datang ke Riau. Hal itu disampaikan Plt…
-
Selasa, 16 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Alfedri Paparkan Potensi Wisata Siak Dihadapan Peserta Musda ASITA Riau
PEKANBARU -- Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi, Selasa 16 Februari 2016, berkesempatan memaparkan berbagai potensi wisata yang ada di Kaupaten Siak, dihadapan peserta Musyawarah Daerah (Musda) ke VI Association of Indonesian Tours & Travel Agncies (ASITA) Riau.





