Minta Aneka Zone di Tutup
Warga Gunung Daek Ngaku Anaknya Habis Ratusan Juta di Gelper
Rabu, 27 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
TEMBILAHAN -- Masyarakat yang berdomisili di jalan Gunung Daek parit 12 Tembilahan sepakat untuk meminta Gelanggang Permainan Aneka Zone yang berada di jalan Baharuddin Yusuf untuk di tutup.
Kesepakatan itu didapat saat tokoh masyarakat jalan Gunung Daek mengelar rapat antar warga, Selasa 26 Juli 2016 malam.
Rapat yang diikuti sejumlah warga RT 06 RW 13 Gunung Daek, turut dihadiri Lurah Tembilahan Kota tersebut membahas dampak sosial yang ditimbulkan akibat permaian ketangkasan yang menurut warga bisa menimbulkan kerugian hingga ratusan juta perorangnya.
Menurut Wahyu warga setempat menceritakan awal mula berdirinya permainan ketangkasan atau Gelper dilingkungannya tersebut bermula saat salah seorang pengusaha permainan yang meminta izin dibukanya wahana permainan anak-anak.
" Tertulis disana usaha permainan anak-anak, tapi dengan janji apabila tidak sesuai akan kami evaluasi, apalagi apabila ada aduan dari masyarakat," cerita Wahyu.
Namun seiringnya waktu, beroprasinya permainan ketangkasan Aneka Zone tersebut warga mulai protes karena menurut penuturan warga setempat dikatakan Wahyu bukan ditujukan untuk permainan anak-anak dan lebih kuat kehal yang negatif.
"Katanya permainan anak-anak, tapi disana anak-anak tidak bisa masuk dengan suasana asap rokok yang mengebul," ujarnya.
Sementara itu, Abah Karno yang merupakan tokoh masyarakat setempat juga mengungkapkan kekesalannya, karena menurutnya dampak negatif yang ditembulkan beroprasinya Gelper dilingkungannya tersebut sangat dirasakannya.
"Anak saya kalah hingga ratusan juta, dan saya siap dibaris terdepan untuk menghentikan operasional Aneka Zone bila diperlukan," ucapnya dengan nada kesal.
Sementara itu lurah Tembilahan Kota Rio Aditya Pratama mengatakan akan menyampaikan keluhan warga Gunung Daek tersebut ke kecamatan yang kemudian akan di proses oleh pihak terkait.
"Eksekusinya tetap pihak terkait, seperti Satpol PP, Badan Perizinan maupun dinas Pariwista terkait hajat kita bersama," katanya.
Lanjutnya, ia akan tetap berpedoman kepada masyarakat dalam permasalahan ini. Dan ia berjanji akan mengupayakan yang dinginkan masyarakat yakni agar ditutupnya wahana anak-anak yang dianggap menyalahi perizinan awal.**(suf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penyalahgunaan Lem di Kalangan Anak
Pemkab dan Aparatur Inhil Diminta Serius Menyikapi
Gaungriau.com -- Maraknya fenomena 'ngelem' di kalangan anak-anak di Indragiri Hilir (Inhil), terutama di kota Tembilahan terkesan ada pembiaran oleh pemerintah Kabupaten Inhil. Sejauh ini belum ada langkah konkrit dari pemerintah untuk menyelamatkan generasi muda Inhil ini. Menanggapi hal itu, ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia cabang Inhil,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker TNI Ditertibkan
Gaungriau.com -– Satu Celana Loreng dan Puluhan Stiker yang berlabel TNI di tertibkan Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/3-1 Kota Dumai dalam operasi Pekan Disiplin TNI yang digelar di dua lokasi berbeda yakni di Jalan Sudirman dan Jalan Lintas Bukit Timah Dumai, Selasa 15 September 2015. Celana…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Terkait Dugaan Korupsi Bansos
Jamal Abdillah Sebut Politikus PKS Ikut Terlibat
Gaungriau.com -- Mega korupsi dana hibah atau bantuan sosial (Bansos) tahun anggaran 2012 sebesar Rp 290 miliar yang melibatkan mantan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Jamal Abdillah ternyata masih banyak yang keterlibatan sejumlah anggota dewan yang masih aktif. Selain Jamal Abdillah yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, juga…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
PKK Kampar dan Granat Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba
Gaungriau.com -- Tim Penggerak PKK Kabupaten Kampar bekerjasama dengan Granat (gerakan Nasional Anti Narkotika) Kabupaten Kampar mengadakan penyuluhan bahaya narkoba terhadap siswa dan siswi SLTA dari 5 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar yakni Bangkinang Kota, Bangkinang, Salo, XIII Koto Kampar, dan Koto Kampar Hulu, dilaksanakan di Aula Kantor Bupati…



