Diduga Melakukan Pencemaran Lingkungan
CV BAL Tak Indahkan Pangilan KLH Dumai
Selasa, 26 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- CV. Bumi Alam Lestari (BAL) yang terletak di wilayah Kelurahan Teluk Makmu Kecamatan Medang Kampai, diduga telah melakukan pencemaran lingkungan. Pasalnya CV. BAL melakukan pengolahan limbah minyak dengan cara menimbun ketanah. Hal ini menuai keresahan warga dan dikawatirkan berdampak menimbulkan penyakit, karena limbah itu mengandung bahan beracun berhaya (B3).
Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Dumai, Bambang Surianto ST, saat dikonfirmasi membenarkan adanya hal tersebut. "Benar adanya pengolahan limbah B3 yang dilakukan CV BAL di Kelurahan Teluk Makmur yang diduga telah mencemari lingkungan warga,"ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Selasa 26 Juli 2016.
Kata Bambang, pihaknya telah melayangkan surat panggilan kepada pihak CV BAL untuk dimintai keterangan soal izin pengolahan limbah tersebut. "Surat pangilan kepada pihak CV BAL sudah dilayangkan, namun hingga hari ini pihak pengelola limbah B3 itu belum mengindahkan panggilan kami,"sebutnya.
Menurut Bambang, masalah ini sudah terjadi sejak dua bulan lalu. "Kami sudah menijau langsung ke lokasi beberapa hari yang lalu, dan kami melihat kondisinya benar-benar parah. Pengelolaan limbah itu dilakukan cara menimbun kedalam tanah dengan tanki berkapasitas 15000 liter,"jelasnya.
Terkait hal itu, kata Bambang, sebelumnya sudah membuat laporan ke BLH Provinsi untuk menindak lebih lanjut. Dan BLH Provinsi Riau sendiri sudah melakukan peninjauan ke lokasi beberapabeberapa waktu lalu. "Kami bersama BLH Provinsi Riau akan membentuk tim untuk menindak persoalan ini, karena limbah-limbah itu sudah terkontaminasi dengan lingkungan sekitarnya,"terangnya.
Bambang menambahkan, KLH Dumai akan meminta pertanggungjawaban CV BAL karena sejauh ini mereka belum memberikan keterangan terkait izin pengelolaan. "Untuk pengelolaan dan pemanfaatan serta pemusnahan limbah B3 ini wajib memiliki izin dari pusat,"pungkasnya.**(yus)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 22 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kemarau Panjang
Satu Galon Air Dijual 20 Ribu Rupiah di Kecamatan Pelangiran
Gaungriau.com -- Sejak kemarau panjang melanda daerah ini, warga menjadi kesulitan air bersih untuk keperluan minum dan memasak. Akibatnya, harga air galon pun melonjak mencapai Rp 15.000 sampai Rp 20.000 di Kecamatan Pelangiran, kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Karena selama ini warga yang tinggal di pesisir Inhil, memanfaatkan…
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Meski Cuaca Cerah
Status Tanggap Darurat Asap Riau Belum Dicabut
Gaungriau.com -- Meski cuaca dan udara di Kota Pekanbaru khsusnya dan Riau pada umumnya yang sudah mulai membaik, namun untuk mencabut status tanggap darurat Kabut asap Provinsi Riau, akan dilakukan monitoring terlebih dahulu hingga beberapa hari kedepan. Hal itu ditegaskan Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi menjawab wartawan,…
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Jadwal Kedatangan Presiden Jokowi ke Riau Belum Pasti
Gaungriau.com -- Danrem 031/WB Brigjend TNI Nurendi menyebut kalau jadawal kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau yang semula dijadwalkan pada 24 atau 25 September 2015 belum bisa dipastikan. "Yang jelas pada tanggal 24 September atau saat lebaran Idul Adha 1436 H, Bapak Presiden akan berada…
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Pimpin Apel Siaga Bencana Asap
Gaungriau.com -- Berdasarkan ketetapan Plt Gubernur Riau, tentang Riau dalam status darurat Asap, Walikota Pekanbaru melakukan gelar apel siaga bencana asap yang bertempat dihalaman Pusat Posko BPBPK, Jalan Cempaka Senin 21 September 2015 pagi. Upacara ini ikut dihadiri oleh Dandim bersama Pasukan cadangan dari Jakarta, Kadiskes dan…
-
Minggu, 20 September 2015 - 00:00:00 WIB
Menteri LHK: Penanganan Asap Tahun ini Lebih Baik dari Tahun Lalu
Gaungriau.com -- Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar didampingi Plt Gubrnur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Forkopimda Riau, Bupati Kampar Jefri Noer meninjau lokasi kebakaran lahan dan hutan di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Minggu 20 sepetember 2015. Menteri LHK, Siti Nurbaya…
-
Sabtu, 19 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Dinilai Sukses Minimalisir Kasus Karhutla
Gaungriau.com -- Dibanding tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2015 ini Kabupaten Bengkalis dinilai banyak pihak cukup berhasil mencegah dan mengendalikan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Ini dapat dilihat dari menurunnya jumlah luas lahan Karhutla yang cukup signifikan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini pada tahun 2015 ini dibanding tahun 2014 lalu.
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pimpin Rakor Penanganan Asap
Plt Gubernur Minta Peran Masyarakat Ditingkatkan
Gaungriau.com -- Bertempat Balai Serindit digedung daerah Riau, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjualinadi Rachman pimpin Rapat koordinasi penanganan asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau tahun 2015. Dalam arahannya saat memimpin rapat, Andi Rachman -panggilan akrab Plt gubri- berharap agar disetiap…
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Tinjau Posko Kabut Asap
Gaungriau.com -- Walikota Pekanbaru, Firdaus MT melakukan kunjungan kesejumlah titik-titik posko darurat asap yang ada di Kota Pekanbaru. Dalam kunjungannya diposko darurat asap depan Ramayana, Walikota juga sempat memakaikan dan membagikan masker kepada para pengendara roda dua yang kebetulan melintas. Usai membagikan masker, peninjauan dilanjutkan keposko darurat…



