Ratusan Rumah Makan Tidak Memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah
Minggu, 24 Juli 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Diperkirakan sebanyak ratusan rumah makan yang beroperasi di Kota Pekanbaru tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah yang dihasilkannya.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru, Zulfikri, memastikan jika ratusan rumah makan di Kota Pekanbaru tidak memiliki instalasi pengolahan air limbahnya. Bahkan air limbahnya cendrung dibuang pada parit.
"Hampir semualah tidak memiliki instalasi pengolahan air limbahnya, baik rumah makan besar atau juga rumah makan ampera yang ada dikaki lima,"sebut Zulfikri, Ahad 24 Juli 2016 dikantor Walikota.
Dijelaskan Zulfikri, saat ini air limbah yang dihasilkan langsung dibuang ke parit sehingga mengakibatkan parit menjadi kotor dan kadang jika dalam jumlah besar bisa menyebabkan penyumbatan.
"Jika musim penghujan, parit yang dibuat air limbah bisa menimbulkan banjir didaerah sekitar,"ungkapnya.
Zulfikri mengatakan, meski kadang hanya rumah makan ampera namun limbah yang dihasilkan sangat banyak karena pembeli yang datang juga banyak.
"Walaupun ampera tapi omset mereka setiap malam luar biasa, otomatis limbah yang dihasilkan juga banyak,"cetus Zulfikri.
Menurutnya ada alat yang bisa digunakan untuk pengolahan air limbah cucian piring berlemak itu. Bentuknya kecil dan harganya terjangkau. Sehingga air limbah yang dibuang keparit tidak lagi bercampur minyak.
"Saya rasa tidak sampai satu juta, berapalah jika dibandingkan omset rumah makan setiap hari,"kilahnya.
Mengatasi hal ini agar tidak terus menerus menjadi masalah lingkungan bagi Kota Pekanbaru, Zulfikri menyebut, pihaknya sudah menyurati seluruh rumah makan di Pekanbaru untuk membuat instalasi pengolahan air limbah .
"Memang sejauh ini surat dari BLH tersebut belum direspon oleh para pemilik rumah makan. Meski demikian, dalam kita tetap akan melakukan tindakan tegas bagi yang tidak mengindahkannya,"tutupnya.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 21 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Pimpin Apel Siaga Bencana Asap
Gaungriau.com -- Berdasarkan ketetapan Plt Gubernur Riau, tentang Riau dalam status darurat Asap, Walikota Pekanbaru melakukan gelar apel siaga bencana asap yang bertempat dihalaman Pusat Posko BPBPK, Jalan Cempaka Senin 21 September 2015 pagi. Upacara ini ikut dihadiri oleh Dandim bersama Pasukan cadangan dari Jakarta, Kadiskes dan…
-
Minggu, 20 September 2015 - 00:00:00 WIB
Menteri LHK: Penanganan Asap Tahun ini Lebih Baik dari Tahun Lalu
Gaungriau.com -- Menteri Negara Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar didampingi Plt Gubrnur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Forkopimda Riau, Bupati Kampar Jefri Noer meninjau lokasi kebakaran lahan dan hutan di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar, Minggu 20 sepetember 2015. Menteri LHK, Siti Nurbaya…
-
Sabtu, 19 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Dinilai Sukses Minimalisir Kasus Karhutla
Gaungriau.com -- Dibanding tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2015 ini Kabupaten Bengkalis dinilai banyak pihak cukup berhasil mencegah dan mengendalikan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Ini dapat dilihat dari menurunnya jumlah luas lahan Karhutla yang cukup signifikan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini pada tahun 2015 ini dibanding tahun 2014 lalu.
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pimpin Rakor Penanganan Asap
Plt Gubernur Minta Peran Masyarakat Ditingkatkan
Gaungriau.com -- Bertempat Balai Serindit digedung daerah Riau, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjualinadi Rachman pimpin Rapat koordinasi penanganan asap akibat kebakaran lahan dan hutan di Provinsi Riau tahun 2015. Dalam arahannya saat memimpin rapat, Andi Rachman -panggilan akrab Plt gubri- berharap agar disetiap…
-
Jumat, 18 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Tinjau Posko Kabut Asap
Gaungriau.com -- Walikota Pekanbaru, Firdaus MT melakukan kunjungan kesejumlah titik-titik posko darurat asap yang ada di Kota Pekanbaru. Dalam kunjungannya diposko darurat asap depan Ramayana, Walikota juga sempat memakaikan dan membagikan masker kepada para pengendara roda dua yang kebetulan melintas. Usai membagikan masker, peninjauan dilanjutkan keposko darurat…



