RAMBAH SAMO -- Pembangunan gedung bertingkat sangat dibutuhkan di SDN 002 Rambah Samo yang berlokasi di pusat Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu. Pasalnya, fasilitas tanah yang dimiliki sekolah saat ini tidak mencukupi untuk penambahan bangunan sekolah.

Kepala SDN 002 Rambah Samo, Kasman SPd, Kamis 26 Mei 2016 kepada media ini di sela-sela acara pengembalian siswa/wi kelas VI mengatakan, saat ini SDN 002 Rambah Samo ini masih menggunakan bangunan yang lama, dengan fasilitas sebanyak 12 ruangan belajar (Rumbel).

Dijelaskan Kasman, di sekolah tersebut setiap tahunnya jumlah peserta didik baru terus bertambah, oleh karenanya pembangunan gedung sekolah bertingkat sangat dibutuhkan untuk mengantisifasi peningkatan jumlah murid baru yang mendaftar di sekolah yang berlokasi di Jalan Lintas Ujungbatu-Pasir Pengarayan ini.

“Meskipun saat ini rumbel yang ada belum over kapasitas,  mengantisifasi hal ini kami berharap kepada pemerintah untuk membangun gedung sekolah bertingkat,”harapnya.

Kasman menerangkan, SDN 002 Rambah Samo sangat layak untuk dibangun gedung sekolah bertingkat, karena lokasi sekolah berada pusat kota Kecamatan Rambah Samo, serta lokasi tanah yang dimiliki sekolah sudah tidak mencukupi bila harus dibangun gedung yang baru.

Kasman juga mengaku telah menyampaikan hal ini kepada dua orang Anggota DPRD Rohul yakni, Hj Sumiartini dan Hj Zahara SE yang hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di sekolah tersebut. Diharapkannya, kepada kedua orang wakil rakyat tersebut agar dapat memperjuangkan pembangunan gedung di SDN 002 Rambah Samo ini.

“Mudah-mudahan Buk Sumiartini dan Zahara dapat memperjuangkan anggaran pembangunan gedung bertingkat yang telah disampaikan di DPRD Rohul, hal ini untuk memudahkan proses-belajar mengajar di sekolah ini,” tambahnya.     

Lebih dalam, disampaikan Kasman untuk tahun ajaran 2016-2017 ini, pihaknya tidak membebankan biaya sekolah kepada orang tua murid. Seperti seragam sekolah, pihaknya memperbolehkan orang tua murid untuk membeli seragam dari luar sekolah.

“Tahun ini kami tidak membebankan biaya sekolah para peserta murid baru kepada orangtuanya, seperti biaya pendaftaran sudah ditiadakan,” pungkasnya.**(lim)