BENGKALIS -- Setelah sukses melakukan alih status dari STAI Al Kautsar menjadi STAIN Bengkalis yang di resmikan langsung oleh Mentri Agama Repiblik Indonesia pada tahun lalu, kini Institut Agama Islam Sultan (IAIS) Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas  Kalimantan Barat akan mengunjungi STAIN Bengkalis.

Hal itu disampaikan Ketua STAIN Bengkalis  Prof Dr H Samsul Nizar MA, melalui Wakil Ketua III Wira Sugiartp SIP M PdI diruang kerjanya, Rabu 30 Maret 2016.

“Sesuai surat yang STAIN Bengkalis terima hari ini, IAIS Sambas akan datang ke STAIN Bengkalis pada 12 April mendatang untuk melaksanakan Studi banding atau mempelajari pengalaman STAIN Bengkalis dalam proses penegrian” kata Wira.

Dikatakan Wira pada perinsipnya Sekolah Tinggi Agama Islam Bengkalis (STAIN) dengan senang hati menerima kunjungan rombongan dari IAIS Sambas dan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas (Bupati Sambas dan DPRD Kabupaten Sambas).

“Sehubungan yang hadir bukan saja Perguruan Tinggi, tapi juga turut hadir Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat maka STAIN Bengkalis Juga akan membicarakan hal ini bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis’ dan Insya Allah pada senin mendatang, STAIN Bengkalis akan mengelar rapat bersama Bupati Bengkalis untuk membahas penyambutan rombongan dari Sambas” tutur Wira.

Lebih lanjut dikatakan Wira surat balasan kepada IAIS Sambas telah di balas dan surat undangan kepada Bupati Bengkalis juga telah disampaikan dengan agenda pertemuan Ketua STAIN Bengkalis dengan Bupati Bengkalis untuk membahas kunjungan Perguruan Tinggi dan Pemkab Sambas.

Sementara Rektor IAIS Sambas Drs H Jamiat Akadol MSi MH, melalui Kepala Biro Oskar Hutagaluh mengatakan  IAIS Sambas telah menyiapkan diri bersama civitas akademika dan seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk mengusung terwujudnya IAIS Sambas menjadi IAIN Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas.

“Benar IAIS Sambas akan ke Bengkalis untuk mempelajari bagai mana STAIN Bengkalis dan Pemkab Bengkalis dengan mudah menjadikan Perguruan Tinggi Swasta menjadi Negeri Selain itu, usulan penegerian juga sudah disampaikan ke Dirjen Pendis Kemenag RI. Tanggapan positif dari Direktur Pendis pada saat audiensi tanggal 24 Februari 2015 yang lalu semakin menerangkan jalan dan menjadi angin segar untuk menuju IAIN Sambas” tutup Oskar.**(put)