KUBU -- Tingginya gelombang di Laut Rokan Hilir akibat musim angin barat hingga mencapi 2,5 meter para nelayan dan pengguna jalur laut diminta untuk tetap waspada.Tingginya gelombang laut akibat kepatan angin yang dominan bertiup dari arah barat.

Demikian dikatakan kepala syahbandar Kecamatan Kubu kabupaten Rokan Hilir Else Syaiful Ahad 22 Mei 2016,  saat diminta penjelasanya di Bagansiapiapi. Dikatakan Else,angin kencang yang terjadi biasanya disertai hujan deras. Masyarakat nelayan menyebut musim ini musim barat, karena angin kencang yang bertiup dari arah barat.

"Maka para Nelayan dan pengguna jalur laut yang kerap beraktivitas disana harus terus waspada,sebab kondisi alam seperti ini bisa terjadi setiap saat dan tiba-tiba,"kata Else Syaiful.

Else Syaiful kerap mengingatkan,jika cuaca benar-benar tidak bersahabat, maka nelayan jangan dipaksakan untuk turun ke laut,pada musim ini Else menganjurkan para nelayan saat melaut biasakan berkelompok.

"Jika tiba-tiba saja bahaya datang, maka nelayan yang satu bisa memberitahu nelayan lainnya,terutma nelayan yang memiliki kapal-kapal kecil dengan ukuran 2-3 GT. Kapal-kapal kecil tersebut memang bisa mengikuti arah permainan ombak. Namun, jika ombaknya terlalu besar bisa mengkhawatirkan juga. Mereka biasa melaut di sekitar bibir pantai atau dibelakang pulau-pulau kecil,"pungkasnya.**(zai)