Disperindag Pekanbaru Jamin Gas Melon Aman Selama Ramadhan
Senin, 16 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Bulan suci Ramadhan hanya menyisakan sekitar Dua pekan lagi. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menjamin stok gas elpiji di Pekanbaru aman. Pasalnya, setiap menjelang dan selama bulan puasa, permintaan gas warna melon ini cenderung meningkat.
Kepala Bidang(Kabid) Perdagangan Disperindag Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman, Senin16 Mei 2016 mengatakan, bahwa pihaknya menjamin ketersediaan pasokan Gas Elpiji 3 kg di Stasiun Pengangkutan dan Pengisian Bulk Elpiji (SPPBE) aman.
"Kita masih menjamin, stok elpiji di Pekanbaru selama bulan suci ramadhan ini aman. Kita akan menjaga pasokan gas mulai dari tangki penampung sampai ke SPPBE,"ujarnya.
Irba menambahkan, SPPBE yang ada di Pekanbaru saat ini masih kurang. Pasalnya SPPBE yang beroperasi hanya dua unit. Bahkan, kedua SPPBE tersebut tidak saja menyuplai elpiji di Pekanbaru saja.
"Kita sudah minta ke Pertamina untuk penambahan SPPBE, karena kita hanya punya dua SPPBE. Di jalan Lintas Timur dengan Muara Fajar dan SPPBE itupun harus disuplai ke Pelalawan dan Siak," jelas Irba.
Lanjut Irba, pihaknya juga meminta Pertamina untuk menyediakan stok agar bisa menyuplai gas elpiji untuk Kota Pekanbaru. Karena kuota elpiji di Pekanbaru untuk tahun 2016 ini sebesar Rp11,7 juta ton.
"Kita mengakui ada terjadi peningkatan permintaan selama puasa. Untuk tahun kemarin saja permintaan gas elpiji mencapai 5 sampai 10 persen," sebutnya.
Disperindag juga mengantisipasi agar pangkalan elpiji untuk tidak bermain mendekati bulan Ramadhan mendatang.
"Karena daya beli masyarakat meningkat, kita minta kawan-kawan untuk tidak bermain. Dalam arti, menahan pasokan dan mendistribusikan ke warung atau kedai," tegasnya.
Ancaman bagi pangkalan yang sampai bermain pasokan gas, maka Disperindag akan memberikan sanksi tegas kepada pihak pangkalan tersebut. "Jika melakukan dengan sengaja kita akan cabut izin pangkalannya," tutupnya.**(saf)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…






