Ketua TP PKK Bengkalis : Kesehatan itu Tidak Bisa Dibeli
Senin, 16 Mei 2016 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril mengatakan, selain sebagai kebutuhan dasar hidup manusia, sehat itu susah. Kesehatan itu tidak bisa dibeli. Sekaya apapun dan setinggi apapun jabatan seseorang, namun bila ia sakit parah, tetap saja ia tidak bisa merasakan senangnya hidup.
"Selain itu, siapapun orangnya, dia tidak akan beraktivitas dengan baik jika dalam kondisi sakit atau tidak sehat," jelas mantan Camat Pinggir ini, Senin 16 Mei 2016.
Kasmarni mengatakan itu ketika menghadiri Seminar Awam Kesehatan yang ditaja atas kerjasama TP PKK Kabupaten Bengkalis dengan Eka Hospital Pekanbaru. Seminar yang mengangkat tema, 'Update layanan di bidang bedah jantung, mata dan bedah anak' itu dilaksanakan di ruang rapat lantai IV Kantor Bupati Bengkalis.
Karena itu dan sebagaimana diingatkan sebuah pepatah lama, yaitu mencegah lebih baik dari pada mengobati, Karmarni mengajak seluruh masyarakat didaerah untuk menjaga agar kita senantiasa sehat.
"Hal yang terbaik yang harus dilakukan memang dengan menjaga agar kita selalu dalam kondisi sehat. Yaitu dengan melakukan tindakan preventif atau pencegahan agar kita tidak jatuh sakit. Misalnya dengan menjaga pola makan, berolahraga, tidur cukup dan sebagainya," pesannya.
Ditambahkannya, jika kita atau keluarga dan kerabat kita jatuh sakit, pertolongan pertama yang harus lakukan adalah dengan memberikan obat, baik itu yang bisa dibeli bebas ataupun pergi ke dokter.
"Namun sesungguhnya tidak semua peyakit harus dilawan dengan obat. Sebab terkadang rasa sakit adalah sebuah sinyal tubuh agar kita lebih peduli terhadap kesehatan tubuh kita," pesannya.
Kasmarni menjelaskan, ditajanya seminar tersebut merupakan salah satu upaya TP PKK Kabupaten Bengkalis menjalankan program kerja, khususnya 10 program pokok PKK di bidang kesehatan.
"Untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pengobatan dengan cara operasi atau bedah. Khususnya untuk penyakit jantung, mata dan bedah anak. Sebab sebagai salah satu cara pengobatan yang lebih intensif, pembedahan ini diperlukan jika pertolongan pertama dengan memberikan obat tidak membuahkan hasil seperti diharapkan," katanya.
Kasmarni berharap, melalui kegiatan seminar yang diikuti berbagai organisasi wanita se-Kabupaten Bengkalis ini, pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang bedah atau operasi sebagai cara pengobatan semakin baik.
"Termasuk kami, sebagian masyarakat kita memang awam terhadap cara layanan pengobatan dengan teknik atau cara bedah ini. Apalagi saat ini teknik atau cara bedah tersebut terus berkembang dan mengalami kemajuan, sesuai pekembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang kesehatan,"jelasnya.
Melalui seminar ini juga, Kasmarni berharap, selain dapat melakukan tindakan preventif, masyarakat juga mengetahui bagaimana dan dimana kita dapat memperoleh layanan bedah jantung, mata dan bedah anak terkini.Terutama jika kita maupun kerabat dan keluarga kita harus mendapat pelayanan kesehatan yang demikian.
Bertindak selaku nara sumber dalam seminar tersebut, diantaranya Ahmad Marzuki (spesialis bedah Thorks, jantung dan pembuluh darah), Tubagus Odih R. Wahit (spesialis bedah mata) dan Dhana Cahyadi (spesialis mata).Seluruh narasumber berasal dari Eka Hospital Pekanbaru.
Turut hadir pada acara seminar yang diikuti sekitar 100 orang tersebut diantaranya Pelaksana Tugas Asisten Tata Praja Hj. Umi Kalsum, Wakil Ketua TP PKK Bengkalis Hj. Lindawati Muhammad dan anggota DPRD yang juga anggota TP PKK Kabupaten Bengkalis Pipit Lestari.
Sedangkan dari manajemen Eka Hospital Pekanbaru hadir diantaranya Kepala Devisi Pemasaran dan Humas Eke Hospital Pekanbaru Retno Putri Hapsari Dewi.**(fer)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Dumai Canangkan Gertak PSN DBD Tahun 2015
Gaungriau.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (Gertak PSN DBD) Kota Dumai Tahun 2015. Pembukaan kegiatan Pencanangan Gertak PSN DBD yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Ramlan Jaya Bukit Datuk, dibuka Penjabat Walikota…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Penyakit
Distanak Pekanbaru Sosialisasikan Cara Mencek Daging Qurban
Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





