SIAK -- Sekarang muncul rencana aksi memperingati 102 tahun PKI di seluruh wilayah tanah air Indonesia, yang ditandai dengan telah beredarnya atribut PKI, menyikapi hal itu, seluruh jajaran TNI AD telah diperintahkan untuk selalu waspada agar faham PKI tidak tumbuh lagi.

Danramil Siak Mayor KAV Suherman ketika dihubungi Gaungriau.com melalui sambungan telponnya Selasa 10 Mei 2016, menyebutkan kalu mereka sudah diperintah untuk mewaspadai terhadap paham PKI, sebagai prajurit yang taat perintah dan cinta NKRI, selalu siap siaga dilapangan.         

"Sesuai dengan intruksi, sejak Ahad 8 Mei 2016 sampai dengan hari ini Selasa 10 Mei 2016, seluruh Kodim lakukan patroli gabungan di wilayah tanggung jawabnya (TNI, POLRI, SATPOL PP) Babinsa dengan Babinkamtibmas patroli di tiap desa / kelurahan wilayah tanggung jawabnya, dan begitu juga Danramil dan Kapolsek patroli bersama dengan satpol PP Pantau wilayah secara langsung," sebutnya.

Dia mengatakan, 15 Daerah kabarnya telah beredar atribut PKI seperti dipulau jawa diantaranya Madiun, Blitar, Trenggalek, Surabaya, Semarang, Pemalang, Pati, Banyumas, Cilacap, Solo, Bogor, Tangerang, Kebumen, Salatiga dan Jakarta.

"Untuk itulah walaupun sudah ada belasan Daerah dipulau Jawa yang menjadi titik  yang harus diwaspadai terhadap faham komunis ,walaupun di Siak tidak masuk didalam radar," tegasnya.

Sesuai perintah dari atasan serta sebagai prajurit yang taat akan tanggung jawab dirinya bersama Babinsa yang ada diseluruh wilayah Kabupaten siak telah melakukan patroli secara rutin.

"Kita mengajak seluruh elemen masyarakat yang ada diwilayah ini, mari kita bersama-sama untuk ikut berperan aktif guna menjegal munculnya nya faham komunis pada 102 Tahun PKI (G 30 S) yang harus kuta antsifasi bersama,"ajak Suharman.**(jas)