Petani Rohul Keluhkan Bantuan Bibit Kacang Kedelai
Senin, 25 April 2016 - 00:00:00 WIB
PASIR PENGARAYAN -- Sejumlah petani di beberapa kecamatan di Kabupaten Rokan Hulu mengeluhkan bantuan bibit kacang kedelai yang tidak dapat tumbuh, bibit kacang kedelai tersebut berasal dari bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN 2016.
Adapun para petani yang mengeluhkan pengadaan bibit kacang kedelai diantaranya, kelompok Tani desa di kecamatan Rambah Samo, yakni, desa Rambah Samo, Â Langkitin, Â Rambah Utama, Â Mazda Makmur dan Karya Mulya.
Selain itu, tidak tumbuhnya bibit kedelai bantuan itu juga terjadi di Dua Desa di kecamatan Rambah Hilir, yakni desa Surombou Indah dan Rambah Hilir Timur, satu Desa di Kecamatan Rambah, Menaming. Serta satu desa di kecamatan Bangun Purba, yakni Desa Bangun Purba Timur Jaya.
Para petani menduga pihak dinas terkait tidak serius dalam penyaluran bibit kacang kedelai pengadaan bantuan APBN yang didatangkan dari Balai benih Sukoharjo, Jawa Tengah ini. Bahkan mereka menganggap bibit yang diberikan ini adalah bibit usang.
Dari keterangan seorang petani kedelai di Kecamatan Rambah, Desa Menaming, Ratinas, sangat meragukan kualitas bibit kedelai bantuan APBN. Selain tumbuh kerdil, bahkan ada bibit yang tidak tumbuh. Ia sangat kecewa karena. Pemerintah menyalurkan bantuan bibit seperti itu.
"Kalau bibit bantuan sebelumnya lebih kecil dari ini, tapi mau tumbuh  dan bagus. Beda dengan bibit bantaun tahun ini. Katanya bibit unggul tapi tak mau tumbuh" ungkap Ratinas kepada wartawan, Senin 25 April 2016 yang merasa ada kejanggalan dalam pemberian bantuan bibit kedelai APBN ini.
Kejanggalan lainnya, yakni pada label kemasan bibit kedelai itu, tertulis kadar air bibit 9,9 persen. Namun, dari hasil uji tester milik Penyuluh Pertanian Lapangan, kadar air di bibit bantuan ini sekitar 17,6 persen.
Para petani mengeluh Bibit bantuan kedelai dari APBN tersebut karena kualitas bibit masih kalah dengan bibit lokal. Petani mengaku rugi, akibat kualitas bibit bantuan pemerintah tersebut tak mau tumbuh meski sudah ditanam hampir sebulan.
Ditambahkannya, Dinas Pertanian Provinsi Riau dan Dinas TPH Rohul pernah turun ke lahan petani, karena bibit kedelai bantuan dari pemerintah pusat ada yang tidak tumbuh. Walaupun tumbuh, tanaman yang sudah berusia tiga pekan tetapi tumbuh kerdil.
Kepada petani, para pejabat di dua Dinas ini mengatakan akan menguji kualitas bibit kedelai di laboratorium, dan hasilnya akan diketahui pada Kamis 21 April 2016 lalu. Namun, kabar yang ditunggu petani tak kunjung diterima.
"Kami minta kepastian dari pemerintah. Apakah hasil pengujian bibit sudah keluar atau belum," tanya Ucok, petani kedelai di Desa Menaming.
Guna menanggapi permasalahan ini, belum ada keterangan resmi dari Kepala Dinas TPH Rohul Mubrizal sampai saat ini. Ketika berusaha dikonfirmasi melalui selulernya, belum ada jawaban.**(her)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Airport Duty Manager SSK II : Penambahan Rute Baru Masih Besar
PEKANBARU -- Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru terus membuka penerbangan dan rute-rute baru dari dan menuju Pekanbaru. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Airport Duty Manager SSK II, Ibnu Hasan bahwa pihaknya sudah menerima adanya…
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pembolehan Kenderaan Dinas Gunakan Premium, Pelalawan Sesuaikan Jatah BBM
PELALAWAN -- Dinas Perindustrian, perdagangan dan pasar (Disperindagsar) Kabupaten Pelalawan telah menerima surat edaran dari pertamina melalui Provinsi Riau terkait kembali diperbolehkannya kembali kendaraan Dinas menggunakan premium. "Ya, Kita sudah dapat surat edarannya, jadi mobil dinas boleh…
-
Minggu, 14 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Plt Gubri Launching Samsat Online
PEKANBARU -- Terus menurunnya penerimaan dana perimbangan atau Dana Bagi Hasil (DBH) membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau harus memutar otak untuk menutupi kekurangan tersebut dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Riau menjadi…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
TNI Polri di Rokan IV Koto Aktif Kawal Ketahanan Pangan
ROKAN IV KOTO -- TNI dan Polri di Kecamatan Rokan IV Koto pro aktif kawal program-program ketahanan pangan, dan itu sebagai wujud kedua intansi tersebut mendukung program pemerintah dalam mensejahterakan rakyat. Itu diakui Danramil Rokan IV Koto,…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
DPRD Riau Desak Pemprov Siapkan Draft APBD Perubahan 2016
PEKANBARU -- Menghindari minimnya serapan APBD, DPRD Riau mendesak Pemprov agar segera menyiapkan draft APBD Perubahan tahun 2016 untuk segera disampaikan secepat mungkin. Diberi waktu hingga Mei dan selambat-lambatnya Juni 2016, Pemprov Riau diminta harus sudah menyerahkanuntuk…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Setelah Dana Wajib Dikeluarkan
Sisa Anggaran APBD Murni Pelalawan Tahun 2016 Hanya 438 Milyar
PELALAWAN -- Pemerintah Kabupaten Pelalawan saat ini mengalami kekurangan dana sebesar Rp 262 miliar yang merupakan pemotongan Dana Bagi HAsil (DBH) sebagai dampak turunnya harga minyak dunia dari APBD Pelalawan senilai Rp 2,160 triliun. Namun sebelum dilakukan…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Banjir, Stok dan Harga Sembako Pekanbaru Masih Aman
PEKANBARU -- Kendatipun terjadi bencana banjir dimana-mana. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru memastikan jika harga dan stok bahan makanan pokok (sembako) aman hingga beberapa hari kedepan. Kepala Bidang(Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan(Disperindag) Kota Pekanbaru,…
-
Kamis, 11 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
DBH Turun, Pemko Kembali Tinjau Ulang Semua Kegiatan
PEKANBARU -- Imbas dari turunnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pusat dan provinsi, Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru terpaksa kembali melakukan peninjauan ulang berbagai kegiatan yang sudah terlanjur dialokasikan dalam APBD 2016. Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, M Noer…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Antisipasi Pengurangan DBH, Dewan Minta Pemkab Maksimalkan Pendapatan Non Migas
PELALAWAN -- Guna mengantisipasi pemangkasan APBD Pelalawan sebesar Rp 262 miliar dari APBD yang disahkan sebesar Rp. 2,160 Triliun sehingga menyebabkan pemotongan anggaran rata per SKPD sebesar 39 persen,Dewan meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pelalawan untuk memaksimalkan pendapatan non migas. …
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Stok Terjaga, Pasokan Sembako Untuk Pekanbaru Aman
PEKANBARU -- Sempat khawatir akan terjadinya lonjakan harga sembako, Pemerintah melalui Dians Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru menyatakan bahwa stok bahan makanan pokok dan sembako akan aman hingga beberapa hari kedepan. Banjir yang melanda kawasan aliran…
-
Rabu, 10 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pasarkan Produk Makanan dan Minuman Khas Riau
Dinas Koperasi dan UMKM Pekanbaru Sediakan Display Gratif Bagi UMKM
PEKANBARU -- Dinas Koperasi Kota Pekanbaru, menyediakan display gratis bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pekanbaru yang tergabung dalam anggota asosiasi. Lokasi display tersebut di salah satu pojok ruangan kantor bersama Disperindag, Dispenda dan Koperasi. Tujuannya display…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Berhasil Kelola Peternakan Sapi, Siak Kembali Dapat Bantuan dari Pusat dan Provinsi
SIAK -- Sejak dicanangkan Kabupaten Siak sebagai salah satu Daerah sentral penyuplai daging sapi, populasi sapi di Negeri Istana hingga tahun 2016 sudah mencapai 20300 ekor sapi, melihat perkembangan yang cukup bagus tersebut, Pemerintah Pusat dan Provinsi kembali akan menyalurkan bantuan. "Ya, Alhamdullilah…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Padi Bungaraya Mulai Panen, UPTD: Diperkirakan Produksi Meningkat
SIAK -- 2.200 hektar luas lahan padi yang ditanam oleh masyarakat Kecamatan Bungaraya secara serentak oleh petani pangan setempat beberapa waktu yang lalu, sekarang ini sudah memasuki masa untuk dipanen. "Ya, sesuai waktu tanaman, pangan di kecamatan…
-
Selasa, 09 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
APBD Pelalawan 2016 Dipangkas 262 M
Bupati Harris Instruksikan Evaluasi dan Rasionalisasi
PELALAWAN -- Bupati Pelalawan HM Harris menyatakan keadaan yang harus diterima. APBD Pelalawan tahun 2016 yang telah disahkan Rp 2.160 Triliun rupiah, akhirnya dipangkas lebih kurang Rp 262 Miliar. Dengan pemotongan anggaran, Pemda Pelalawan harus melakukan evaluasi…
-
Jumat, 05 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Tahun 2015, Ekonomi Riau Tumbuh 0,22 Persen
PEKANBARU -- Ekonomi Provinsi Riau tahun 2015 tumbuh 0,22 persen, namun demikian jika dibandingkan dengan tahun 2014, pertumbuhannya melambat sebesar 2,70 persen. Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Joni Kasmuri SST, SE…
-
Kamis, 04 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Pengguna Elpiji Dihimbau Untuk Berhemat
RENGAT -- Sehubungan akan ada Turn Around (Service engine) RU II Dumai mulai awal februari 2016 akan ada pengalihan supply point stasiun dari RU II Dumai ke Teluk Kabung Padang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Menyikapi hal ini…
-
Kamis, 04 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Bupati Rohul Minta Seluruh SKPD Siapkan Dokumen Kegiatan
PASIR PENGARAYAN -- Bupati Rokan Hulu, Drs H Achmad MSi, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah(SKPD) segera mempersiapkan dokumen Pelelangan kegiatan yang dibiayai Dana Alokasi Kusus (DAK) dan Bantuan Keuangan (Benkeu) dari Provinsi Riau. Dikatakan Bupati Achmad,…
-
Rabu, 03 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Firdaus: APBD 2016 Sudah Bisa Digunakan
PEKANBARU -- Angbgaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru untuk tahun 2016 yang disahkan dalam sidang paripurna DPRD Kota Pekanbaru akhir November lalu saat ini sudah bisa digunakan. Demikian disampaikan Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus ST…
-
Rabu, 03 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
Dewan Ingatkan Pemkab, Efisiensi Anggaran Jangan Menyimpang
PELALAWAN -- Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan H Abdullah AMd mendukung langkah Pemkab Pelalawan melakukan efisiensi anggran. Dimana efisiensi adalah satu satunya jalan yang bisa dilakukan menindaklanjuti turunnya DBH mencapai Rp 300 Milyar, serta menjaga pertumbuhan ekonomi 2016. …
-
Rabu, 03 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PD Siap Kelola 50 Bus Bantuan Dari Kementerian Perhubungan
PEKANBARU -- Direktur Utama PD Pembangunan Kota Pekanbaru, Heri Susanto menegaskan, jika pihaknya siap untuk mengelola 50 unit bus yang merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan untuk Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Heri menyatakan bahwa sebagai operator PD siap…





