PELALAWAN -- Guna memberikan pembinaan kepada siswa, Satpol PP bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pelalawan menggelar razia gabungan ke sejumlah warnet yang berada di Kota Pangkalan Kerinci, Rabu 17 Februari 2016. Sebanyak 20 siswa berhasil terjaring terdiri dari SMA sederajat 13 siswa dan SLTP derajat 7 siswa.

Demikian disampaikan Kasatpol PP Pelalawan Abu Bakar FE M AP kepada RR, Rabu 17 Februari 2016. Menurutnya, banyak laporan dari guru, Masyarakat dan terutama orang tua Dimana anak-anak sekolah pada jam belajar asyik mangkal di warnet. 

"Makanya Kita Satpol PP bersama Disdik menggelar razia gabungan ke warnet - warnet sekira pukul 10.00 Wib hingga pukul 12.00 Wib dipimpin langsung Kasie Operasional dan pengendalian satpol PP Ramdani Kamal. Kita sisir warnet mulai dari jalan Akasia,Jalan Pemda Sampai ke SP 6 dan hasilnya Kita bawa 20 siswa masih berseragam sekolah sedang asyik bermain internet.Sebenarnya Lebih banyak lagi yang terjaring Karena Ada yang kabursaat dirazia," ungkap Abu Bakar.

Dilanjutkaan Abu Bakar,tak ketinggalan kepada pengusaha warnet Kita minta untuk tidak menerima siswa yang masih berseragam sekolah dan pada saat jam belajar berada di warnet. 

"Pengusaha jangan hanya sekedar mencari untung tapi juga membina.Jangan dibiarkan siswa berseragam sekolah dan pada jam belajar juga diterima main diwarnet apapun Itu alasannya," tegas Abu Bakar.

Abu Bakar menyebutkan Satpol PP dan Disdik akan rutin menggelar razia sampai batasa waktu yang tidak ditentukan. "Jadi siswa yang terjaring Kita beri arahan.Kita panggil gurunya untuk dilakukan pembinaan dan siswa-siswa Kita minta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," tukas Abu Bakar.**(ham)