• Pelaku Ap sedang mendaoat perawatan di RSUD Pasir Pengarayan.

PASIR PENGARAYAN -- Malang sungguh nasib pria ini, belum sempat membawa barang hasil curian keburu dihajar massa yang geram akan tingkahnya yang mencoba membongkar rumah Pendi, warga Kaiti III RT 01 RW 04, Desa Rambah Tengah Barat, Kecamatan Rambah.

Pria pengangguran berinisial Ap, warga Kecamatan Rambah ini babak belur dihajar massa setelah kepergok masuk ke rumah korban yang saat itu sedang terlelap tidur, pada Rabu 18 Nopemebr 2015 sekitar pukul 04.00 WIB subuh.

Kepala Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) AKBP Pitoyo Agung Yuwono, SIK. Mhum melalui Paur Humas Polres Ipda P. Simatupang mengatakan, pelaku yang saat itu berjumlah dua orang sempat masuk ke rumah korban. Namun, belum sempat membawa barang-barang milik korban.

"Pelaku ada dua, pelaku Ap berhasil diamankan warga. Namun satu pelaku lagi masih dalam pengejaran," kata Ipda P. Simatupang yang menjelaskan identitas pelaku ke dua sudah dikantongi dan masuk dalam DPO Polsek Rambah.

Dijelaskkan Ipda P. Simatupang, awal mula gagalnya pencurian dengan pemberatan itu. Subuh itu sekitar pukul 04.00 WIB, saksi yakni Marandan yang merupakan tetang korban melihat dua pria tak dikenal sedang mengendap-endap masuk ke rumah korban.

"Dua pelaku masuk ke rumah korban dengan mencongkel pintu belakang rumah korban," tambah Ipda P. Simatupang, menyebutkan saksi Marandan langsung mencoba membangunkan pemilik rumah. Tak hanya itu, saksi saat itu juga membangunkan warga dengan meneriaki maling.

Ditambahkan Ipda P. Simatupang, tampa pikir panjang, kedua pelaku yang merasa keberadaanya sudah diketahui, akhirnya keduanya kabur meninggal rumah yang menjadi target operasinya.

Namun, berniat menghindar dari kejaran massa, keduanya malah kepergok dengan massa yang saat itu sudah menunggu. Satu pelaku berhasil ditangkap danbdihajar massa, sedangkan satunya lagi berhasil kabur.

"Setelah ditangkap warga, akhirnya pelaku diserahkan ke Mapolsek Rambah," jelas Ipda P. Siamtupang, dari tangan tersangka disita dua kunci pas yang sudah diruncingkan, diduga sebagai alat pembobol pintu rumah, selain itu, korban yang babak belur langsung dilarikan ke rumah sakit umum Pasir Pengaraian.**(am)