• Adiwirman saat memberikan materi Insan cakap.

TAMBANG -- Sebanyak 200 siswa-siswi dari Dua SMP di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kabuten Kampar mengikuti penyuluhan Internet Sehat, Cerdas, Kreatif dan Produktif (Incakap) dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obat terlarang (Narkoba).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Riau Ir H Yogi Getri dalam sambutannya diwakili oleh Kepala UPT Media Center Diskominfo Mastar Mahad mengatakan, internet memiliki banyak manfaat bagi siswa, diantaranya sebagai sumber informasi dan ilmu pengetahuan sehingga siswa dapat mencari informasi yang berhubungan dengan materi di sekolah dan membantu siswa dalam menyelesaikan tugas dengan mudah.

Hal tersebut dapat membuat siswa lebih kreatif dan aktif dalam mencari informasi dan ilmu pengetahuan. Namun, perkembangan teknologi saat ini bagaikan dua mata pisau yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Tak bisa dipungkiri bahwa di balik manfaat internet, juga menimbulkan banyak mudarat dan dampak yang mengkhawatirkan, mulai dari pornografi, kasus penipuan, dan kekerasan yang semua bermula dari dunia maya," kata Dia, Sabtu 14 Nopember 2015.

Semua permasalahan tersebut, menurutnya harus mendapat penanganan serius agar dampak negatif dari internet dapat diminimalkan. Karena penggunaan internet secara positif dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi penggunanya karena bisa meningkatkan daya kompetisi. "Oleh karena itu, para siswa diharapkan dapat lebih bijak dalam penggunaan internet sehingga manfaat maksimal dapat diperoleh,"ujarnya.

Dia menambahkan, tidak hanya dampak negatif perkembangan teknologi informasi seperti internet di kalangan pelajar yang semakin meresahkan. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di kalangan pelajar pun demikian. Di indonesia jumlah pengguna narkoba begitu besar dan semakin hari makin mengkhawatirkan.