SIAK -- Mengantisipasi terjadinya pungutan parkir yang tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan pada helat Musyabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau ke 34, Dinas Perhubungan (Dishub) Siak akan turunkan tim untuk melakukan kontrol dilapangan.

Hal itu dilakukan, agar jangan sampai terjadi oknum petugas parkir yang memungut uang parkir kepada para pengunjung atau peserta diatas tarif parkir yang dibolehkan, ini juga dalam rangka memberi rasa aman dan nyaman bagi setiap tamu dari Kabupaten dan Kota se Riau dan juga masyarakat Kabupaten Siak yang ingin menyaksikan helat MTQ tersebut.

"Kita akan melakukan pengawasan secara rutin dilapangan, agar pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi yang akan dipusatkan di Islamic Center Siak, 14 hingga 21 Nopember 2015 mendatang tersebut tidak memberi kesan negatif kepada kita sebagai tuan rumah," tegas Kepala Dinas Perhubungan Infokom Siak, Kaharuddin S Sos MM kepada media ini, Ahad 8 Nopember 2015.

Kaharuddin mengaku, dalam mengantisipasi hal itu, pihaknya akan menggandeng petugas parkir yang telah ditetapkan oleh panitia. Karena memang kondisi keramaian yang terjadi, sering dimanfaatkan oleh oknum petugas parkir dadakan untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya.

"Kepada seluruh tukang parkir yang ada, jika membuka lapak parkir, kutiplah dengan tarif  seperti hari biasa, jangan pula dengan banyaknya kenderaan dilapangan dijadikan sebagai lahan penghasilan sesaat, kutip biaya parkir boleh-boleh saja, tapi tarifnya tetap seperti hari-hari biasa," tegasnya mengingatkan.

Untuk diketahui, pada acara pembukaan dan penutupan helat MTQ Tingkat Provinsi Riau ini biaya parkir ditiadakan, kecuali hari kedua sampai dengan minus satu berakhinya di perbolehkan, "Tapi sekali lagi, jangan meminta uang parkir melebihi tarif paa hari-hari biasanya," ujarnya kembali mengingatkan.**(jas)