• Plt Gubri, Forkopinda dan Ribuan Masyarakat ikuti Sholat Istisqo di Halaman Masjid Agung Annur. (Humasprov)

PEKANBARU -- Hingga saat ini udara Kota Pekanbaru masih berada pada kualitas buruk akibat masih menyelimutinya kabut dampak dari pembakaran hutan dan lahan di Sumatra dan kalimantan. Ribuan jamaah kembali meminta hujan di Masjid Agung An Nur, Senin 26 Oktober 2015 pagi.
   
Salat Istisqa atau solat meminta hujan yang digelar jajaran Polresta Pekanbaru ini dipimpin oleh imam ustazd Harlis. Sementara doa dan Khutbah ceramah dipimpin ustadz Abu Zubair Hawani. Suasana haru pun terasa, tak sedikit jamaah yang menangis mendengarkan doa dan ceramah ustadz Abu Zubair Hawani.
   
Ustazd Abu Zubair Hawani dalam Khutbahnya mengajak seluruh umat muslim di Riau, untuk bertaubat kepada Allah SWT. Karena, bencana asap yang menimpa Riau saat ini merupakan teguran bagi masyarakat Riau.
   
"Kita lalai kepadanya, marilah sama-sama bertaubat. Mudah-mudahan Allah menjawab doa kita, agar diturunkan hujan, sehingga asap yang menimpa cepat hilang," kata dia.
   
Solat Istisqo yang digelar pukul 07.30 itu juga dihadiri Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Kapolda Riau Brigjen Dolly Bambang Hermawan, Danlanud Rosman Nurdjadin Kolonel Hendri Alfiandi dan jajaran Korem WB/031 Pekanbaru.
   
Sementara itu, aktifitas sekolah di Kota Pekanbaru kembali di liburkan. mulai dari tingkatan PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/Sederajat. kebijakan itu didapat atas kesepatan pada rapat koordinasi bersama Kepala Dinas Provinsi Riau.
   
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Pekanbaru, Prof Dr Zulfadil kepada wartawan. Kebijakan meliburkan peserta didik Kebijakan itu diambil mengingat belum membaiknya kualitas udara di kota Bertuah.