• Dua Terduga Penganiaya Relawan MBG Diamankan Kurang dari 24 Jam

Gaungriau.com – Gerak cepat pihak Polsek Pinggir dalam menginvestigasi kasus dugaan kekerasan terhadap relawan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terletak di Desa Koto Pait Beringin, Kecamatan Talang Muandau, mendapatkan pujian dari Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Bengkalis, Fhirman Sinaga.

Fhirman menyatakan bahwa tindakan sigap dari kepolisian yang berhasil menangkap dua orang yang diduga pelaku dalam kurun waktu kurang dari satu hari menunjukkan dedikasi aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan bagi para relawan yang berpartisipasi dalam program strategis nasional tersebut.

“Kami sangat menghargai respons cepat Polsek Pinggir. Dalam waktu kurang dari 24 jam, dua orang yang dicurigai, yaitu UP dan AS, yang merupakan pemasok ayam untuk SPPG Koto Pait Beringin, telah ditangkap. Ini harus mendapatkan penghargaan,” kata Fhirman ketika dihubungi Rabu, 5 Agustus 2026.

Dia menegaskan bahwa seluruh anggota SPPG memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada Polsek Pinggir sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami yakin bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional. Kami menyerahkan seluruhnya kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.

Fhirman juga menambahkan bahwa semua SPPG di seluruh Indonesia memiliki tanggung jawab yang berat dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang termasuk salah satu program prioritas pemerintah untuk anak-anak di sekolah, perempuan hamil, ibu menyusui, dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Karena itu, setiap bahan pangan yang diterima wajib melalui pemeriksaan kualitas dan harus memenuhi standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

“Program MBG ini menyangkut kesehatan generasi penerus bangsa. Semua bahan makanan yang masuk harus dipastikan layak konsumsi dan sesuai SOP. Kami tidak bisa mentoleransi bahan pangan yang kualitasnya diragukan karena keselamatan penerima manfaat adalah prioritas utama,” tegasnya.

Sebelumnya, kasus dugaan penganiayaan terhadap relawan Dapur SPPG, Hafizat Hakim alias Adam, sempat menjadi perhatian publik setelah rekaman CCTV berdurasi 53 detik beredar luas. Dalam video tersebut terlihat dua pria mendatangi Dapur SPPG Desa Koto Pait Beringin pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 17.45 WIB.

Salah seorang pria diduga mendorong dan menampar korban hingga tersandar ke dinding. Tak lama kemudian, pria lainnya melayangkan pukulan ke arah wajah korban sebelum keduanya meninggalkan lokasi.

Sebelumnya Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kapolsek Pinggir Kompol Agung Rama Setiawan membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Pinggir. Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan dua pria berinisial UP dan AS yang diketahui merupakan pemasok ayam ke Dapur SPPG Desa Koto Pait Beringin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, insiden tersebut diduga dipicu persoalan pengembalian ayam yang sebelumnya dikirim ke dapur MBG karena diduga sudah tidak layak konsumsi.

Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan di Polsek Pinggir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah memeriksa korban, saksi-saksi, para terlapor, menerbitkan surat visum, serta melakukan penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Polsek Pinggir mengimbau seluruh masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan kekerasan dan mengedepankan jalur hukum dalam setiap penyelesaian sengketa. (put)