Gaungriau.com -- Memasuki minggu ketiga bulan Ramadan tahun 1447 Hijriah, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, mengadakan acara berbuka puasa bersama para jurnalis yang tergabung dalam Insan Media Sahabat eL_PALI, pada Senin 9 Maret 2026.

Kegiatan yang diadakan di Kantin eL_PALI Lapas Kelas IIA Bengkalis itu berlangsung dengan suasana yang sangat hangat. Moment ini digunakan untuk mempererat hubungan silaturahmi sekaligus meningkatkan kerja sama antara lembaga pemasyarakatan dan wartawan.

Acara dimulai dengan pembukaan dari pemandu acara, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari Kalapas Bengkalis. Dalam pertemuan tersebut, Priyo Tri Laksono mengungkapkan rasa terima kasih kepada para jurnalis yang selama ini berperan sebagai mitra penting dalam menyampaikan berbagai informasi tentang program pembinaan warga binaan kepada masyarakat.

Ia menilai, media memiliki peranan krusial sebagai jembatan informasi antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat.

“Peran media sangatlah vital sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Apa gunanya pekerjaan kami di Lapas jika tidak diberitakan oleh media. Tanpa media, beragam kegiatan dan program pembinaan yang kami jalankan tidak akan diketahui oleh masyarakat,” kata Priyo.

Ia menambahkan, hubungan baik yang selama ini terjalin dengan para jurnalis diharapkan dapat terus dipertahankan guna mendorong keterbukaan informasi serta membangun citra lembaga yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, perwakilan Insan Media Sahabat eL_PALI, Baktaruddin, turut mengapresiasi keterbukaan informasi yang diberikan pihak Lapas Bengkalis kepada insan pers.

Baktaruddin yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis mengatakan, kolaborasi antara media dan lembaga negara sangat penting agar berbagai program pembinaan serta capaian positif warga binaan dapat diketahui masyarakat luas.

Menjelang waktu berbuka, suasana semakin khidmat ketika tausiah singkat disampaikan oleh Muhammad Isa. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga lisan, integritas, serta kejujuran dalam menjalankan tugas, baik bagi aparatur negara maupun insan pers.

Ustadz Muhammad Isa juga memimpin doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh jajaran Lapas Bengkalis serta para jurnalis yang menjalankan tugas sebagai penyampai informasi kepada masyarakat.

Setelah azan Maghrib berkumandang, seluruh hadirin menikmati hidangan berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Kebersamaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Maghrib berjamaah.

Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi simbol kuatnya komunikasi dan kolaborasi antara lembaga negara dan media di Kabupaten Bengkalis. Melalui hubungan yang harmonis, diharapkan berbagai program pembinaan di Lapas Bengkalis dapat terus tersampaikan secara positif kepada masyarakat. (put)