Pekanbaru (gaungriau.com) - Dalam rangka membantu perekonomian masyarakat pada masa pandemo covid 19 ini, pemerintah Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir menyelenggarakan Kegiatan Pelatihan Perikanan dan Pertanian bagi warga setempat.


Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Rumbai Pesisir Syamsudin. S.Sos didampingi Lurah Meranti Pandak Silvenus Hendra. SH. dan dihadiri oleh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Pekanbaru Awal Hasibuan,
Ketua Forum RT/RW Andri Resmana serta bapak dan Ibu RT dan RW se Kelurahan Meranti Pandak, bertempat di Aula Kelurahan Meranti Pandak, Rabu (11/11/2020)


Lurah Meranti Pandak Silvenus Hendra. SH. kepada media ini mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan selama 6 hari dengan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2020.

"Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 54 orang yakni 4 orang setiap RW. Dan mereka dibagi dalam dua kelompok yakni kelompok pelatihan pertanian dan kelompok pelatihan perikanan," katanya.

Dikatakan, Tenaga pengajar atau instruktur dari kegiatan ini adalah dari KTNA Kota Pekanbaru. "Untuk pelatihan perikanan ada ada dua jenis yakni ternak Ikan lele dan Ikan Koi. Sementara untuk pelatihan pertanian juga ada dua jenis pelatihan yakni Pertanian Jagung dan Pertanian Bawang merah," jelasnya.


Mantan Lurah Muara Fajar ini berharap semoga dengan dilaksanakannya pelatihan ini hendaknya kedepan dapat membantu perekonomian warga Meranti Pandak. Apalagi dampak dari Pandemi Covid 19 sangat di rasakan oleh masyatakat.


Sementara itu, Ketua Forum RT/RW Andri Resmana berharap kepada para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius sehingga ilmu yang diperoleh dalam pelatihan bisa bermanfaat untuk menambah pendapatan keluarga, apalagi dampak Pandemi Vovid 19 ini sangat dirasakan oleh masyarakat karena ruang gerak masyarakat untuk mencari napkah menjadi terbatas.

"Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para peserta mendapat ilmu tentang beternak ikan yang baik, atau ilmu tentang menanam bawang atau jagung yang benar, dan termotivasi untuk melakukannya dirumah masing-masing, sehingga kedepannya dapat membatu meringankan perekonomian keluarga," harapnya. (az)