• Firdaus

Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Penambahan kasus covid-19 di Pekanbaru beberapa pekan ini cukup tinggi. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Pekanbaru bakal melakukan pengadaan Laboratorium Biomolekuler untuk pemeriksaan (cairan saluran pernapasan) sampel swab.

Walikota Pekanbaru Firdaus mengataka bahwa pengadaan Laboratorium Biomolekuler untuk pemeriksaan (cairan saluran pernapasan) sampel swab Covid-19 ini bertujuan untuk penanganan yang cepat dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Tes swab terhadap kontak erat pasien positif terus dilakukan guna melacak penyebaran covid-19," ujarnya, Selasa 18 Agustus 2020.

Firdaus menambahkan, jika saat ini Pemko Pekanbaru hanya mengirimkan sampel swab ke laboratorium biomolekuler milik Provinsi Riau, yang ada di RSUD Arifin Achmad untuk mengetahui hasil sampel tersebut.

"Kalau dengan kondisi seperti ini, kita hanya mengharapkan lab (laboratorium.red) dari provinsi, ini gak cukup," ucapnya.

Firdaus menilai, dengan tes swab yang terus dilakukan maka jumlah sampel yang dikirimkan terus meningkat setiap harinya ke laboratorium biomolekuler.

"Kalau bisa secepatnya untuk pengadaan lab. Tinggal lagi teknik pengadaannya yang cepat," terangnya.

Laboratorium biomolekuler milik Pemko Pemko sendiri rencananya akan diadakan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru, Jalan Garuda Sakti Km.2 Kecamatan Tampan.

Ditambahkannya, pengadaan Laboratorium biomolekuler akan diajukan ke Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Riau. Ia menyatakan untuk anggaran pengadaan akan diambil dari anggaran penanganan covid-19.**(saf)