PEKANBARU -- Gaungriau.com -- Seiring dengan telah keluarnya Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Nomor 203/A.II.04/12/2017 tentang pengesahan susunan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Riau masa khidmat 2017-2019, jajaran pengurus PWNU Riau telah mengadakan rapat terkait agenda pelantikan.

Rapat tersebut dilaksanakan Rabu 17 Janauri 2018 malam di Pekanbaru, yang dipimpin langsung oleh Ketua Tanfidziyah T Rusli Ahmad SE, didampingi Ketua Rais Syuriyah Dr H Hajar Hasan MA, Khatib DR H Muhammad Syaifuddin MAg, dan Sekretaris H Abdul Wahid SAg MIkom.

Rapat tersebut memutuskan akan diadakan pelantikan bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Riau, yang diharapkan bisa juga menghadiri acara pelantikan pengurus PWNU Riau.

"Kita akan mengupayakan kehadiran Bapak Presiden saat pelantikan nantinya, karena itu kita menyesuaikan waktu pelantikan tersebut dengan kunjungan Pak Presiden ke Riau, yakni tanggal 10 atau 11 Februari 2018," kata Rusli Ahmad kepada awak media, Kamis 18 Januari 2018 di sekretariat PWNU Riau Jalan KH Dahlan Pekanbaru.

Politisi PDIP ini menyebut, pelantikan pengurus PWNU Riau masa Khidmat 2017-2019 ini diharapkan bisa mengubah pandangan yang terjadi ditengah masyarakat Riau saat ini yang menyebut PWNU Riau 'tidak ada'. Kehadiran Presiden Jokowi diharapkan akan semakin menambah semangat pengurus untuk bisa bekerja maksimal membangun NU Riau lebih baik lagi kedepannnya.

Rusli menjelaskan, acara pelantikan pengurus ini akan dibarengi dengan kegiatan Sumatera Berzikir yang akan melibatkan sekitar 50 ribu masyarakat Riau ditambah dengan pengurus PWNU se Indonesia yang dan PCNU se Sumatera.

"Untuk mensukseskan acara tersebut kita telah membentuk kepanitian yang diketuai oleh H Ikhawan Ridwan SH MSi, sekretaris Ahyu Suhendra SE dan bendahara Arif Budiman," jelasnya.

Sebelum acara puncak, lanjut Rusli, terdapat juga serangkaian acara lainnya yang akan diadakan yakni Madrasyah Kader NU yang akan diikuti oleh pengurus PWNU Riau, ini sangat penting agara pengurus benar-benar mengerti dan paham apa itu organisasi NU. Untuk kegiatan ini diamanahkan kepada oleh Dr Syahril Romli MA dan M Ali Lc sebagai Ketua dan Sekretaris.

Kegiatan lainnya adalah Apel Akbar Badan Otonomi yang melibatkan Anshor, Banser, ISNU, JATMAN, IPNU, PMII, dan lembaga-lembaga yang dibawah naungan PWNU Riau, yang akan dihadiri sekitar sepuluh ribuh orang. Penanggungjawab kegiatan ini dipercayakan kepada Ade Agus Hartanto.

"Kita juga akan mengadakan seminar nasional tentang NKRI, NU dna Pancasila, dengan penanggungjawab acara Prof Dr Raihani MA, kegiatan ini akan menghadirkan narasumber seperti Kapolri, Panglima TNI, Ketua DPR RI, Yudi Latif dan Ibuk Megawati," pungkasnya.**(mad)