PEKANBARU -- Komisi III DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat kerja bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Pekanbaru, Rabu 1 Maret 2017. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di ruang rapat Komisi, Dinas PPA diminta untuk memaparkan kegiatan.

Dalam rapat ini, Kepala Dinas PPA Wahyuddin didampingi beberapa Kabid dan Kasi, kepada Komisi III yang dipimpin Ketua Komisi Ir Nofrizal MM, diterangkan bahwa kendala saat ini masih berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM).

“Sebagai OPD baru, inilah kendala kita, termasuk masalah anggaran. Sementara ini kita akan fokus untuk membenahi ini,” terang Wahyuddin.

Dijelaskan Wahyuddin, sekitar 90 persen tenaga yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru terbentuk di tahun ini, yakni Dinas PPA belum mengetahui tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Saya sebagai Kadis perlu konsolidasi dalam segi program ketenagaan, potensi yang ada semua dimaksimalkan, kebetulan 90 persen tenaga kita ini baru semua, belum memahami secara utuh tupoksi. Maka kedepan yang menjadi focus kita bagaimana SDM ini bisa memahami tupoksi masing-masing secara luas sehingga bisa dikembangkan,” urai Wahyuddin saat dikonfirmasi usai rapat.

Selain masalah SDM, kata Wahyuddin, mengenai anggaran yang disediakan untuk dinas yang dikelolanya dinilai masih sangat kecil yakni lebih kurang Rp2,7 miliar total secara keseluruhan. “Bayangkan satu dinas mengurus kemasyarakatan hanya sekitar itu,” keluhnya.

Dengan anggaran sebesar itu, Wahyuddin mengaku kesulitan untuk berkreasi. Dimana, dinas yang basisnya masyarakat, yakni pemberdayaan anak dan perempuan, ia ingin mengetahui seluruh kasus itu sampai ke pihaknya, tentu memerlukan SDM yang handal dan anggaran yang cukup.