PEKANBARU -- Pengurus baru Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru Periode 2016-2020 gelar acara temu kenal pengurus dan rapat kerja, Sabtu 9 April 2016.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di auditorium H Ismail Suko gedung Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Riau tersebut, membahas berbagai isu terkini dan strategis yang akan dilaksanakan IKKS dalam waktu dekat dan dimasa akan datang.

Seperti menyiapkan nama untuk diusulkan sebagai calon Wakil Gubernur, menyiapkan putra terbaik Kuansing untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Pekanbaru, bahaya Narkoba di Kunsing, masalah lingkungan, pemekaran Kabupaten Kuansing dan lainnya.

Salah seorang Dewan Penasehat IKKS Soemardi Thaher mengatakan, khusus untuk Pemilukada Kota Pekanbaru, bagi yang merasa punya kemampuan kenapa harus takut untuk maju, dan bagi IKKS sudah selayaknya kalau yang ingin bertarung harus didukung.

"Kalau memang memiliki kemampuan dan dirasa sanggung, kenapa harus takut maju, orang Kuansing tidak boleh takut, harus berani. Dan bagi IKKS tentu jika ada yang maju harus kita dukung," ajak Soemardi.

Soemardi mengemukakan, memberikan bantuan kepada orang merupakan suatu hal yang mulia, dan tidak akan merugikan, karena itu, jika memang ada nantinya salah seorang warga IKKS Pekanbaru yang maju di Pemilukada, harus didukung.

"Sekarang ini yang penting maju dulu, kita berusaha untuk menjadi pemenang, kalau hal itu sudah dilakukan, dan tidak menang, itu merupakan takdir atau ketentuan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT," pungkasnya.

Ketua IKKS Pekanbaru dr H Taswin Yakub mengatakan, apa-apa yang menjadi pemikiran dari para dewan penasehat, dewan pembina dan anggota IKKS dalam rapat kerja tersebut, akan dituangkan dalam suatu rekomendasi yang akan dilaksanakan.

Karena menurutnya dalam menentukan sikap, Dia tidak mau memutuskan secara sendiri sebagai Ketua Harian, apa-apa yang akan dilaksanakan, merupakan hasil keputusan bersama.

"Tadi banyak hal yang kita bahasa secara bersama-sama, seperti mengusulkan nama untuk wakil Gubernur, persoalan lingkungan, Narkoba di Kuansing, BPJS dan Pemilukada Pekanbaru, khusus untuk yang terakhir, tadi kita belum menyebutkan nama, yang jelas bagi putra-putra terbaik yang ingin maju, silahkan bersosialisasi," ujarnya.

Sementara Salah seorang putra Kuansing yang disebut-sebut maju melalui jalur independen dalam Pemilukada Pekanbaru tahun 2017, Prof Syahril, mengaku sangat menghargai apa yang telah diputuskan dalam rapat kerja IKKS Pekanbaru tersebut.

"Kita hargai dan hormati apa yang diputuskan dalam rapat kerja tadi, meski sebagai warga Pekanbaru asal Kuansing, tentu saya  sangat berharap dukungan dari IKKS, jika nantinya Allah memberi kesempatan kepada saya untuk maju di Pemilukada Pekanbaru 2017 mendatang," kata Ketua PGRI Riau ini.**(mad)