Jago Merah Lahap 9 Unit Rumah di Dumai
Minggu, 20 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
DUMAI -- Berawal dari laporan warga, Ketua RT langsung mengerahkan warga untuk mencari sumber air dan menghubungi BPBD Kota Dumai untuk memadamkan kobaran api yang melahap rumah warga, Minggu 20 Maret 2016 pagi, sekira pukul 08.30 WIB.
"Saya mendapat laporan dari warga yang berteriak bahwa ada kebakaran rumah. Padahal saat itu kami sedang melakukan gotong royong bersama warga," kata Ketua RT setempat, Iwan.
Dari pantauan di lapangan, Jago Merah 'melahap' sedikitinya 9 unit rumah di Jalan Jenderal Sudirman, Gg Jihat. Diperkirakan api berasal dari lantai 2 (papan) rumah bulatan yang ditinggal pergi oleh pemiliknya. Kemudian api menjalar ke 3 rumah petak yang berada di belakangnya, serta 5 kamar kos kosong yang berada di sebelah kiri rumah itu.
"Tadi saya lihat ada api di tingkat 2 rumah bapak itu. Kalau tingkat duanya terbuat dari papan. Ya, saya panik dan langsung melapor ke Ketua RT, tiba tiba saja api sudah membesar," terang Munir yang menyaksikan kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan anak perempuan pemilik rumah yang terbakar, orang tuanya sedang keluar berjualan ke pasar. Hanya dirinya saja yang tinggal di rumah. Pas dirinya keluar dari rumah, langsung muncul api dari tingkat dua.
Melihat situasi tersebut, dengan sigap petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan kebakaran hebat tersebut. Ada 6 unit tangki pemadam kebakaran milik BPBD Kota Dumai dikerahkan, dan 1 unit tangki pemadam kebakaran milik Chevron.
"Saya dapat laporan kalau ada kebakaran di jalan jihat ini, langsung saya kerahkan petugas dengan 6 unit tangki pemadam kebakaran untuk memadamkan api," kata Kepala BPBD Kota Dumai, T Izmet.
Terkait musibah yang menghanguskan 9 unit rumah tersebut, Izmet menghimbau kepada masyarakat untuk tidak meninggalkan rumah dengan keadaan kosong. Warga juga diminta untuk mematikan seluruh aliran listrik sebelum keluar rumah.
"Kami masih belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran ini berasal dari apa, yang pasti kami berusaha untuk memadamkan api dulu," ujarnya.
Anggota Komisi II DPRD Dumai, Drs Paruntungan Pane MM yang berada di lokasi kejadian juga menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati lagi, jangan sembarangan meninggalkan rumah dengan kondisi yang tidak memungkinkan .
Butuh waktu sekitar 1 jam 30 menit untuk memadamkan kobaran api itu. Tidak ada sedikit pun barang barang milik mereka yang terselamatkan, kini hanya puing puing yang tersisa.
Untuk sementara, korban kebakaran tinggal di TPA Al jihad dan tenda bantuan milik Dinas Sosial Kota Dumai. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.**(ayu)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Jumat, 11 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Asisten I Setdakab Inhil: Pekan Ini PT IJA Janjikan Lakukan Pertemuan
TEMBILAHAN -- Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam mengatakan, PT Indogreen Jaya Abadi (IJA) desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra menjadwalkan pertemuan dengan Pemkab Inhil pada pekan ini. "Pekan ini janjinya. Perkiraan satu atau dua hari…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Bengkalis Tangani 4 Perkara Korupsi
BENGKALIS -- Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis saat ini sedang menangani empat perkara kasus korupsi, satu diantaranya sudah ditingkat penyidikan yakni perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam perkara PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dengan menambah 3 tersangka baru.Â
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Minta Satpol PP Antisipasi Penjual Petasan
PEKANBARU -- Menjelang memasuki pergantian tahun sudah menjadi hal yang lumrah penjual petasan akan kembali marak. Tentunya hal tersebut sangat membahayakan serta mengganggu kenyamanan masyarakat. Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Pekanbaru Zainal Arifin, memandang, perlu adanya razia…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kebakaran di Ramayana, Wakil Walikota Minta Data Jumlah Pedagang dan Kerugian
PEKANBARU -- Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengaku prihatin dengan musibah kebakaran yang terjadi, Selasa 8 Desember 2015 di pusat perbelanjaan Ramayana, Plaza Sukaramai Jalan Jendral Sukaramai Pekanbaru. Ayat mingintruksikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadan Kebakaran…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BPKPB Masih Berupaya Menjinakkan Api di Ramayana
PEKANBARU -- Meskipun sijago merah sudah mengamuk dari Selasa 8 Desember 2015 sore kemarin. Namun sampai berita ini diturunkan kondisi pasar Sukaramai Jalan (Ramayana Pusat red) Jalan Sudirman masih belum bisa dipadamkan. Bahkan Badan Pemadam Kebakaran dan…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ayat: Awasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
PEKANBARU -- Terkait perkembangan berita kekerasan terhadap anak yang akhir-akhir ini yang meresahkan masyarakat. Wakil WaliKota pekanbaru Ayat Cahyadi, Ssi menghadiri acara sosialisasi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak kota pekanbaru bertempat dihotel ameera pekanbaru Rabu pagi, 9 Desember 2015. …
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Sesalkan Basement Ramayana Menjadi Tempat Jual Beli
PEKANBARU -- Hingga saat ini api masih terus berkobar di Pasar Sukaramai (Ramayana) jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru . Komisi IV DPRD Pekanbaru yang meninjau lokasi, Rabu 9 Desember 2015 siang sangat menyesalkan tata letak dan tata…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Tabrak Lari, Jambret Dihajar Massa
PEKANBARU -- Hendi alias Andi (40), seorang residivis terpaksa harus kembali merasakan dinginnya lantai sel jeruji besi setelah menjambret yang dilakukannya pada Jum'at 4 Desember 2015, sekitar pukul 20.00 WIB lalu. Aksi pelaku kali ini gagal, karena…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dimintai uang keamanan, Pedagang Resah dan Lapor ke Camat
PEKANBARU -- Sikap oknum Pemuda Pancasila (PP) dikawasan Stadion Utama, Jalan Naga Sakti meresahkan para pedagang. Pasalnya, sejumlah anggota PP berseragam lengkap hampir setiap malam meminta uang 'keamanan' kepada pedagang. Memang tidak banyak setiap kali memungut, tapi…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Teledor dan Lalai
Hotman: Harusnya Pekanbaru Meluas Bukan Mengecil
PEKANBARU -- Masuknya tiga RW di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya yaitu RW15, RW16, dan RW18 ke wilayah Kabupaten Kampar menimbulkan pertanyaan dari kalangan anggota DPRD Kota Pekanbaru. Padahal selama ini wilayah itu menjadi bagian dari kependudukan…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
FKPT Diharapkan Mampu Cegah Masuknya Faham Radikalisme dan Terorisme di Riau
PEKANBARU -- Keberadaan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau diharapkan mampu mengantisipasi masuknya paham radikalisme dan terorisme di Provinsi Riau, karena itu mereka diminta menggandeng berbagai elemen masyarakat. "Kita minta FKPT segera melakukan aksi dengan pola…
-
Senin, 07 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Waspadai Modus Baru Dalam Merekrut Kelompok Radikal
PEKANBARU - Perekrutan pemuda dengan memanfaatkan sarana pendidikan dan agama menjadi salah satu modus dari kelompok radikal teror untuk meregenerasi dirinya. "Pemahaman ajaran agama yang fanatis-sempit, melemahnya implementasi pendidikan kewarnegaraan dan tergerusnya nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan serta nilai kearifan lokal menjadi factor pendorongnya rentannya masyarakat…
-
Jumat, 04 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
KPA dan PPTK Akan Dilaporkan Ke Kejari Bengkalis
Gagalnya Iklan KPU Bengkalis, Media Pendukung Rekanan Pemenang Akan Tempuh Jalur Hukum
BENGKALIS - Pembatalan secara sepihak yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, terhadap pelaksanaan Iklan Kampanye yang dimenangkan oleh CV Debby Mandiri Karya Teknik tampaknya bakal berbuntut panjang. Pasalnya sejumlah media massa pendukung CV Debby Mandiri…
-
Jumat, 04 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kebakaran KM BBM, Kapten Dan Dua ABK KM Sakina Alami Luka Serius
TEMBILAHAN - Kapten Kapal Motor (KM) Sakina, Agus (39) dan dua orang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Yusri (33) Yuswan (31) mengalami luka serius dalam musibah kebakaran Kamis Sore 3 Desember 2015. Ketiga korban saat ini, dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan.
-
Kamis, 03 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kapal Bermuatan BBM Ludes Terbakar di Parit 4 Inhil
TEMBILAHAN -- Satu unit kapal bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlabuh di Parit 4, Kecamatan Tembilahan Hulu ludes terbakar Kamis 3 Desember 2015 Sore, asal api belum diketahui hingga saat ini. Pantaun media ini, asap pekat…
-
Kamis, 03 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Bengkalis Sebagai Objek Kasupgah Korupsi ‎
PEKANBARU –- Kabupaten Bengkalis berkomitmen dalam memberantas tindak pidana korupsi. Terlebih sejak satu tahun ini, Kabupaten Bengkalis dipilih sebagai objek koordinasi, supervisi dan pencegahan (Korsupgah) korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Riau. Seperti diketahui, terdapat dua kabupaten…
-
Kamis, 03 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dishub Dumai Sosialisasikan Aturan Lalu Lintas Angkutan
DUMAI -- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Dumai melaksanakan sosialisasi terkait pengaturan kendaraan masuk keluar yang menuju ke kawasan Industri Lubuk Gaung di Kecamatan Sungai Sembilan. Rapat itu dipimpin langsung Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai H Bambang Sumantri SH,…
-
Kamis, 03 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Demo di Polda Riau, GMR Bengkalis Desak Herliyan Saleh Ditahan
PEKANBARU -- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Riau (GMR) asal Bengkalis, Kamis 3 Desember 2015 gelar aksi unjuk rasa di Mapolda Riau, Jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru. Unjuk rasa yang dilakukan dalam rangka meminta pihak…
-
Kamis, 03 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dishub Gandeng Satlantas Polres Rohil Sosialisasi Etika Berlalulintas
BAGANBATU -- Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Rohil gandeng Satlantas Polres Rohil dalam sosialisasi yang bertemakan " Etika Berlalulintas". Acara tersebut digelar di Hotel Bintang Mulia, Bagan Batu kecamatan Bagan Sinembah, Sosialisasi ini langsung dihadiri kepala Dishubkiminfo…
-
Kamis, 03 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kakan Kemenag Rohul: Agama Benteng Penyebaran AIDS
PASIR PANGARAYAN -- Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi mengatakan agama dapat membentengi diri dari penyebaran penyakit yang mematikan AIDS. Menurutnya, sampai kini baik ilmu medis maupun tradisional belum menemukan obat untuk bisa menyembuhkan penyakit menular, karena penyakit itu ditularkan…



