PELALAWAN -- Sekretaris Daerah Pelalawan H Tengku Mukhlis MSi, pimpin apel hari keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Tingkat Kabupaten Pelalawan sekaligus dimulainya bulan keselamatan dan kesehatan kerja nasional tahun 2016 bertempat dihalaman publik kreatif depan kantor bupati, Rabu 16 Maret 2016.

Sesuai amanat tertulis Menteri Tenaga Kerja RI yang dibacakan Sekdakab Drs H T Muklis mengungkapkan bahwa peringatan hari keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang diperingati pada setiap tanggal 12 Januari 2016 ini merupakan tahun kedua bagi bangsa Indonesia.

Dikatakanya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Agustus 2015 tercatat jumlah akatan tenaga kerja mencapai 122,4 juta orang.
"Angka tersebut masih didominasi pekerja dari tamatan SMA sederajat, ini menunjukkan tingkat kompetensi angkatan rata-rata masih rendah,"tuturnya.

Padahal, imbuhnya, kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) adalah sangat penting agar menjadi pemenang dalam kompetisi MEA.

"Ini adalah yang mutlak untuk kita miliki, ini erat kaitanya tampil sebagai pemenang,"ungkapnya.

Masih ditempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan H Nasri FE kepada media usai kegiatan apel mengatakan tema peringatan kali ini adalah Kemandirian Masyarakat Indonesia Berbudaya K3 tahun 2020. Sebagai tindak lanjut dari misi dan visi K3.

"Banyak yang telah kita capai dalam peningkatkan tenaga kerja, diantaranya meningkatnya kualitas peraturan perundang-undangan serta standar dibidang K3,"ungkapnya.

Kemudian tak kalah penting adalah meningkatnya masyarakat dalam K3 melalui peningkatan jumlah personil yang memiliki kompetensi K3. 

Sambung Nasri, 2015 hingga Maret 2016, ada sebanyak 2 kasus lakakerja yakni di perusahaan anak subkontraktor RAPP (PT MUP) dan PT Adei Platation.

"Kedua kasus tersebut yakni jatuh dari tempat kerja.Kedua perusahaan tersebut telah kita tegur agar hal serupa tidak terulang kembali," tegas  Nasri.**(ham)