Kelanjutan Pembangunan Jembatan Siak IV, DPRD Riau Usulkan 100 Miliar di APBD P 2016
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Sebagai bentuk keseriusan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau menggesa kelanjutan pembangunan Jembatan Siak IV, komisi D DPRD Riau mengusulkan anggaran sebesar Rp 100 Miliar di APBD Perubahan tahun 2016. Namun, jika hal itu belum dapat terealisasi dengan baik, maka akan dilanjutkan dalam kegiatan yang dilakukan pada APBD murni 2017.
Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Riau, Asri Ausar kepada media ini, Selasa 15 Maret 2016, saat ditanyai terkait kelanjutan pembanguan Megaproyek tersebut yang sempat terhenti.
Diakuinya, memasukkan usulan anggaran di APBD P 2016 bukanlah suatu hal yang dapat dipastikan. Artinya, Jika usulan tersebut tetap dilaksanakan juga, maka pihak pengembang tentu memiliki kerjaan yang terburu, mengingat waktu yang singkat jelang akhir tahun. Namun rencana tersebut bisa saja terealisasi asal Pemprov segera memasukkan KUA PPAS dalam waktu yang cepat pula.
"Jika pembahasan APBD P mau dipercepat, maka Pemprov harus memasukkan KUA PPAS nya di bulan Juni. Kami akan langsung membahasnya dan di bulan Agustus,insyallah sudah bisa disahkan. Nah, segala kegiatan yang masuk ke APBD P, termasuk kegiatan pembangunan Jembatan siak IV itu dapat pula direalisasikan dengan cepat," ujarnya
Diakui politisi Demokrat ini, pihaknya sangat berharap pemerintah bersama pihak yang digandeng Dinas terkait dapat menyelesaikan penghitungan independepen terkait beberapa hal seperti Estimed Engginering (EE), Inclue Material Onside (Penghitung material yang ada), serta sinkronisasi harga material lanjutan terhadap kebutuhan kelanjutan pembangunan. Sebab, seiring hasil verifikasi itu diselesaikan, maka langkah berikutnya hanya menunggu Pemprov Riau menyegerakan KUA PPAS untuk segera dibahas.
"Sudah banyak yang menanti-nanti selesainya Jembatan Siak IV itu. Jadi kita harap dapat dilaksanakan pada APBD P 2016, atau selambat-lambatnya dimasukkan ke APBD 2017," harap Asri.
Disinggung mengenai status pembangunan Jembatan Siak IV yang sebelumnya pernah dikabarkan tersandung kasus hukum, Asri menampik dan memastikan bahwa hal itu tidak akan mempengaruhi.
"Aman. Tidak ada kasus hukum. Saya sudah tanya sendiri ke BPK, BPKP dan instansi penegak hukum lainnya. Jadi tidak ada alasan memperlambat kelanjutan pembangunan Jembatan Siak IV yang diduga tersandung kasus hukum," bantahnya.**(wan)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Legislator Minta Pemko Pekanbaru Anggarkan Dana Taktis
Gaungriau.com -- Legislator yang merupakan Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Pekanbaru Nofrizal meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menganggarkan dana taktis untuk bencana dalam. "Kita berharap Pemko Pekanbaru menganggarkan dana taktis yang bisa digunakan sewaktu-waktu jika terjadi benca alam. Jika di…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Stand Riau Terbaik satu di Pameran Gelar Produk khas dan Unggulan Daerah
Gaungriau.com --- Provinsi Riau mampu mengukir prestasi dengan meraih predikat juara pertama untuk kategori stand terbaik pada ivent Ekspo 2015, gelar produk khas dan unggulan daerah. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau, Fahmizal Usman, pameran yang diikuti 32 daerah di Indonesia tersebut dilaksanakan pada…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pembongkaran Tower Ganggu Komunikasi
Hotman: Itu Tanggung Jawab Perusahaan
Gaungriau.com -- Adanya kebimbangan masyarakat akan rekomendasi yang dilontarkan Komisi I DPRD Pekanbaru terkait pembokaran tower ilegal, mendapat respon dari Ketua komisi I DPRD Pekanbaru Hotman Sitompul. "Saya pahami kegelisahan masyarakat jika ada tower yang dibongkar akan berdampak kepada jaringan telekomunikasi yang biasa dipakai. Tapi masyarakat juga…





