Selain SPPD, Kejari Usut Dugaan Kegiatan Fiktif di Bappeda Bengkalis
Kamis, 10 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
BENGKALIS -- Terkuaknya kasus dugaan tindak pidana korupsi di Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis berbuntut panjang. Bahkan selain Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang diduga fiktif, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis juga mengusut dugaan kegiatan lain yang terindikasi juga fiktif.
Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Rahman Dwi Saputra saat dikonfirmasi melalui Kasi Intel Kejari Bengkalis, Rully Affandy, SH membenarkan kalau pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi lainya di tubuh Bappeda Bengkalis tersebut.
"Hingga saat ini Kasus dugaan korupsi di Bappeda Bengkalis terus ditindaklanjuti dan kita telah lakukan pemanggilan kepada pejabat di SKPD tersebut," terang Rully.
Diakui Rully, Ada dua item kegiatan yang diduga fiktif sedang ditindak lanjuti. Diantaranya kegiatan pertimbangan dan kajian kebijakan bupati Bengkalis dan juga kegiatan monitoring dan pelaporan pelaksanaan rencana pembangunan gedung daerah.
Disenggol dugaan kegiatan forum koordinasi implementasi program corporate social responsibility (CSR) diduga juga fiktif, Rully menampik dengan alasan pihaknya masih konsentrasi dengan penindakan dua item dugaan kegiatan tersebut.
"Kita masih mendalami dugaan adanya korupsi dua item kegiatan tersebut. Dan saya tidak menyatakan, dan tidak tertutup kemungkinan telah terjadi penyelewengan keuangan Negara pada kegiatan lainya," terang Rully.
Sesuai informasi yang didapat, ada tiga item kegiatan yang diduga fiktif tersebut adalah, kegiatan pertimbangan dan kajian kebijakan bupati Bengkalis dengan anggaran Rp 794.553.000,00 menggunakan kode rekening 1.60.1.06.01.21.021. Kedua, kegiatan monitoring dan pelaporan pelaksanaan rencana pembangunan gedung daerah sebesar Rp 362.823.500,00 lewat kode rekening 1.06.1.06.01.21.013.
Sedangkan kegiatan ketiga adalah kegiatan forum koordinasi implementasi program corporate social responsibility (CSR) dengan dana Rp 211.232.800,00 rekening 1.06.1.06.01.16.008. Sementara dugaan SPPD fiktif adalah perjalanan dinas sebanyak 50 orang ASN dan pendamping Bappeda melaksanakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) di Jakarta tahun lalu.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif BAK-LIPUN Bengkalis Abdul Rahman S menyebut kalau memang ada informasi soal dugaan telah terjadi praktek korupsi pada 3 kegiatan tersebut, selain dugaan SPPD fiktif di Bappeda Bengkalis pada periode 2012-2014.
Ia mengharapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalismenelusuri kebenaran informasi tersebut. Kalau memang ada indikasi ketiga kegiatan itu fiktif atau tidak sesuai, tentu harus dilanjutkan ke tingkat penyidikan.
“BAk-LIPUN mendukung langkah Kejari Bengkalis yang mulai menangani kasus dugaan korupsi diBappeda Bengkalis. Apalagi dilihat dari ketiga kegiatan tersebut diatas, tidak tertutup kemungkinan telah terjadi penyelewengan keuangan Negara yang nilai melebihi Rp 1 milyar, belum lagi kegiatan-kegiatan lainnya,”ujar Abdul Rahman.
Untuk diketahui, Kasus dugaan korupsi di Bappeda Bengkalis mulai menggelinding ke meja penegak hukum, setelah kasusdugaan tindak korupsi berupa SPPD fiktif di Dispenda Bengkalis dan program penelitian Bioethanol di Balitbangda Bengkalis yang sudah terlebih dahulu ditangani Kejari Bengkalis.**(put)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 21 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Maling BB Tetangga, Pemuda Ini Malah Kepergok
TEMBILAHAN -- Ali Akbar (28) warga Jalan Kihajar Dewantara Gang Serai Tembilahan, terpaksa harus merasakan dingin sel tahan Polres Inhil. Ia tertangkap tangan saat melakukan aksi pencurian di rumah tetangganya Resti Dwi Monica. Kapolres Inhil AKBP Hadi…
-
Minggu, 20 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Polisi Diminta Periksa Plt Ketua PA Pasir Pengarayan
PASIR PENGARAYAN -- Kapolres Rokan Hulu (Rohul), AKBP Pitoyo Agung Yuwono SIk MHUM diminta memeriksa Pelaksana tugas (Plt) Ketua Pengadilan Agama (PA) Pasir Pengarayan, Rukiyah. Hal ini terkait maraknya Pungutan Liar (Pungli), seperti pembuatan surat gugatan, bayar biaya perkara tidak sesuai dengan radius dan lainnya.
-
Sabtu, 19 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Jual Ke Polisi, Pengedar Ganja 0,5 Kg Ditangkap
TAMBUSAI -- Seorang pria di Kecamatan Tambusai, ditangkap tim Opsnal Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) karena diduga sebagai pengedar daun ganja. Dari penangkapan itu, polisi berhasil menyita 0,5 kg ganja kering siap edar. Pria berinisial TB (33) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tambusai ini tak…
-
Sabtu, 19 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Sempat Heboh Dibidik Dua Penegak Hukum, Apa Kabar Dinas Bina Marga Inhil?
TEMBILAHAN -- Dugaan korupsi di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU Kimpraswil - red) Inhil belakangan ini bak hilang ditelan bumi. Padahal kasus tersebut sempat heboh, karena jadi rebutan antara Tipikor Polda Riau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan. Adu cepat dua penegak hukum tersebut, begitu…
-
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua PWI Inhil Minta Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Wartawan
TEMBILAHAN -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir menuntut Kepolisian Resor Inhil menangkap pelaku penganiayaan wartawan TV One, oleh salah seorang karyawan Humas PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP), baru-baru ini. Ketua PWI Inhil M Yusuf…
-
Selasa, 15 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua DPRD Inhil Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku pemukulan Wartawan
TEMBILAHAN -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, mengharap kasus pemukulan  reporter tv one, Superto yang dilakukan oleh Bowi Humas PT Tabung Haji Indo Platation (THIP) diusut tuntas. "Itu perbuata kriminal, harus…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Jual Sabu Ke Polisi, Bandar Di Tambusai Ditangkap
TAMBUSAI -- Trik atau strategi yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) dalam mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Rohul ini pantas diacungi jempol. Pasalnya, dengan menyamar sebagai pembeli, seorang pengedar narkotika jenis sabu di Dalu-dalu berhasil ditangkap. …
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
P2TP2A Minta Laporkan Tindakan Kekerasan Terhadap Anak
DUMAI -- Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Dumai, Timo Kipda mengajak masyarakat untuk melaporkan kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak. “P2TP2A siap menerima pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk itu kami mengajak…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Dumai Ringkus Puluhan Anak Punk
DUMAI -- Polres Dumai bersama Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia anak punk yang kebelakangan ini kian menjamur di Kota Dumai, Senin 14 Desember 2015. Alhasil, puluhan anak punk berhasil diringkus dan kemudian…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Rohil Bentuk TP4D
BAGANSIAPIAPI -- Kepala Kejaksaan Negeri (Ka Kejari) Rohil Bima Suprayoga SH Mhum mengatakan Kejari Rohil telah membentuk Tim Pengawal, Penyenggara, Pembangunan, Pemerintah Daerah (TP4). Pembentukan TP4D ini, jelas Bima Suprayoga, "Tim TP4D dibentuk guna mengawal pembangunan infrstruktur…
-
Sabtu, 12 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ditanya Tentang Kasus Pencurian, BW Langsung Pukul Wartawan
TEMBILAHAN -- Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini menimpa Superto wartawan tv one liputan Inhil yang mengalaminya. Kejadian terjadi di Kantin Polres Inhil, Sabtu Sore, 12 Desember 2015. Akibatnya, korban mengalami memar di bagian wajah. Dari…
-
Jumat, 11 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Asisten I Setdakab Inhil: Pekan Ini PT IJA Janjikan Lakukan Pertemuan
TEMBILAHAN -- Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam mengatakan, PT Indogreen Jaya Abadi (IJA) desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra menjadwalkan pertemuan dengan Pemkab Inhil pada pekan ini. "Pekan ini janjinya. Perkiraan satu atau dua hari…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Bengkalis Tangani 4 Perkara Korupsi
BENGKALIS -- Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis saat ini sedang menangani empat perkara kasus korupsi, satu diantaranya sudah ditingkat penyidikan yakni perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam perkara PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dengan menambah 3 tersangka baru.Â
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Minta Satpol PP Antisipasi Penjual Petasan
PEKANBARU -- Menjelang memasuki pergantian tahun sudah menjadi hal yang lumrah penjual petasan akan kembali marak. Tentunya hal tersebut sangat membahayakan serta mengganggu kenyamanan masyarakat. Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Pekanbaru Zainal Arifin, memandang, perlu adanya razia…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kebakaran di Ramayana, Wakil Walikota Minta Data Jumlah Pedagang dan Kerugian
PEKANBARU -- Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengaku prihatin dengan musibah kebakaran yang terjadi, Selasa 8 Desember 2015 di pusat perbelanjaan Ramayana, Plaza Sukaramai Jalan Jendral Sukaramai Pekanbaru. Ayat mingintruksikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadan Kebakaran…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BPKPB Masih Berupaya Menjinakkan Api di Ramayana
PEKANBARU -- Meskipun sijago merah sudah mengamuk dari Selasa 8 Desember 2015 sore kemarin. Namun sampai berita ini diturunkan kondisi pasar Sukaramai Jalan (Ramayana Pusat red) Jalan Sudirman masih belum bisa dipadamkan. Bahkan Badan Pemadam Kebakaran dan…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ayat: Awasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
PEKANBARU -- Terkait perkembangan berita kekerasan terhadap anak yang akhir-akhir ini yang meresahkan masyarakat. Wakil WaliKota pekanbaru Ayat Cahyadi, Ssi menghadiri acara sosialisasi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak kota pekanbaru bertempat dihotel ameera pekanbaru Rabu pagi, 9 Desember 2015. …
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Sesalkan Basement Ramayana Menjadi Tempat Jual Beli
PEKANBARU -- Hingga saat ini api masih terus berkobar di Pasar Sukaramai (Ramayana) jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru . Komisi IV DPRD Pekanbaru yang meninjau lokasi, Rabu 9 Desember 2015 siang sangat menyesalkan tata letak dan tata…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Tabrak Lari, Jambret Dihajar Massa
PEKANBARU -- Hendi alias Andi (40), seorang residivis terpaksa harus kembali merasakan dinginnya lantai sel jeruji besi setelah menjambret yang dilakukannya pada Jum'at 4 Desember 2015, sekitar pukul 20.00 WIB lalu. Aksi pelaku kali ini gagal, karena…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dimintai uang keamanan, Pedagang Resah dan Lapor ke Camat
PEKANBARU -- Sikap oknum Pemuda Pancasila (PP) dikawasan Stadion Utama, Jalan Naga Sakti meresahkan para pedagang. Pasalnya, sejumlah anggota PP berseragam lengkap hampir setiap malam meminta uang 'keamanan' kepada pedagang. Memang tidak banyak setiap kali memungut, tapi…



