TEMBILAHAN -- Wakil Bupati H Rosman Malomo yang juga Ketua Tim Koordinasi Penaggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengungkapkan ada beberapa permasalahan kemiskinan yang di hadapai masyarakat Inhil, salah satunya adalah persoalan infrastruktur.
Sebagaimana diketahui, sebagian besar masyarakat Inhil menggantungkan hidup mereka dari sektor pertanian dan perkebunan. Akibat Infrastruktur yang kurang menunjang, membuat pemasaran produk pertanian dan perkembunan jadi terhambat.
"Sebagian besar infrastruktur jalan yang menuju sentra pertanian dan perkebunan kondisinya tidak mendukung, sehingga pemasaran jadi sulit. Pada gilirannya produk pertanian dan perkebunan harganya jadi murah, karena distribusi yang sulit," jelas Rosman Malomo dalam sebuah acara belum lama ini.
Persoalan lainnya belakangan ini, banyak lahan pertanian dan perkebunan yang rusak. Apakah itu karena intrusi air laut, serangan hama, maupun kemampuan petani yang belum mampu mengolah sektor ini secara optimal.
"Dengan berbagai persoalan di atas, perlu dukungan penuh dari Provinsi Riau terkait dengan pendanaan. Kalau hanya mengandalkan keuangan Inhil yang nilainya kecil, tentu tidak mampu," tambahnya.
Selain itu penyumbang kemiskinan lainnya datang dari sektor pendidikan, dimana mayoritas warga Inhil hanya lulusan SD dan SMP. Angka putus sekolah juga tinggi, hal itu tidak terlepas ketidakmampuan orang tua untuk membiayai pendidikan anak mereka.**(Adv/Pemkab/Suf)





